Sains

Mengukur Besarnya Lubang Hitam

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 02 Februari 2022
Mengukur Besarnya Lubang Hitam

Black Hole memiliki tarikan gravitasi yang sangat kuat. (Astronomy)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ANGKASA luar acap kali memiliki pertanyaan sederhana, tetapi sulit untuk dijawab. Salah satunya ialah menyangkut berapa ukuran lubang hitam (black hole). Lebih dari 100 tahun yang lalu, teori relativitas umum Albert Einstein mengejutkan dunia dengan konsep lubang hitam. Setelah bertahun-tahun kematian sang ilmuwan jenius, para astronom menemukan bahwa prediksinya benar. Mereka telah menemukan lubang hitam dengan tarikan gravitasi yang begitu kuat sehingga cahaya pun tidak dapat melarikan diri.

Menurut beberapa sumber, para astronom menggunakan Event Horizon Telescope untuk menangkap gambar pertama lubang hitam yang sulit untuk dilihat. Black hole muncul sebagai kekosongan gelap yang dikelilingi piringan materi bercahaya yang mengorbit. NASA mengatakan jarak lubang hitam ialah 55 juta tahun cahaya dan mengkategorikannya sebagai lubang hitam supermasif.

BACA JUGA:

Menghitung Jumlah Black Hole di Alam Semesta

Untuk menjawab pertanyaan berapa ukuran lubang hitam, ada dua pendekatan yang bisa digunakan. Pendekatan yang lebih filosofis mengungkapkan lubang hitam punya kekuatan yang sangat besar sehingga hal tersebut membengkokkan dan mendistorsi ruang dan waktu yang membuat pengukuran menjadi tidak mungkin. Namun, NASA mengambil pendekatan yang lebih praktis dengan mengukur rotasi, putaran, dan massa black hole untuk mengetahui ukurannya.

einstein
Prediksi Albert Einstein tentang konsep Black Hole terbukti benar. (Biography)

NASA juga membuat katalog lubang hitam dari kecil atau primordial hingga bintang dan supermasif. Mereka juga membedakan antara black hole yang berputar dan yang tidak berputar. Hal tersebut penting untuk memahami bagian black hole dan untuk mencapai akar masalah ukuran. Bagian tengah lubang hitam yang disebut dengan singularitas merupakan wilayah yang memiliki kepadatan tidak terbatas. Jadi seberapa besar Black Hole?

Teori relativitas umum mengatakan tidak ada batasan ukuran pada lubang hitam karena black hole bisa memiliki diameter sekecil atom atau miliaran mil. Black hole terkecil dikenal sebagai primordial, yang secara teoritis memiliki massa seukuran gunung yang dikompresi hingga seukuran atom.

lubang hitam
Black Hole bisa memiliki diameter sekecil atom atau miliaran mil. (Astronomy)

Sementara itu, black hole bintang memiliki massa 20 kali ukuran matahari, tetapi terkondensasi dalam bola berdiameter 10 mil. Jenis terakhir yaitu lubang hitam supermasif memiliki massa lebih dari satu juta matahari yang terkompresi menjadi bola raksasa seperti tata surya.(frs)

#Sains
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Ilmuwan Peringatkan Nyaris Semua Terumbu Karang Bisa Hilang dalam 50 Tahun
Penilaian dari International Union for Conservation of Nature (IUCN) menemukan 96 persen sistem terumbu karang air dangkal kritis dan dapat lenyap pada 2075.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
 Ilmuwan Peringatkan Nyaris Semua Terumbu Karang Bisa Hilang dalam 50 Tahun
Lifestyle
NASA Rencanakan Misi VIPER pada 2027, Cari Air di Bulan
Wahana penjelajah NASA, Volatiles Investigating Polar Exploration Rover (VIPER), dijadwalkan untuk memulai misi ke wilayah kutub selatan bulan pada 2027.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
NASA Rencanakan Misi VIPER pada 2027, Cari Air di Bulan
Lifestyle
Misi Antariksa Meluncur ke Mars, Ambil Sampel dari Phobos
Jika berhasil, ini akan menjadi kali pertama sampel dari Mars atau bulan-bulannya dikembalikan untuk dianalisis di laboratorium di Bumi.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Misi Antariksa Meluncur ke Mars, Ambil Sampel dari Phobos
Lifestyle
Manusia Purba Obati Sakit Gigi Pakai Biji Pinang, Menenangkan Saraf
Para arkeolog dan ilmuwan internasional bersama BRIN menemukan bukti empiris praktik ini telah dilakukan sejak 25.000 tahun lalu.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Manusia Purba Obati Sakit Gigi Pakai Biji Pinang, Menenangkan Saraf
Dunia
Gletser Swiss Kehilangan Es, Pasokan Air Terancam
Data terbaru menyebut hal itu terjadi akibat gelombang panas musim panas yang ekstrem di puncak-puncak pegunungan Alpen.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Gletser Swiss Kehilangan Es, Pasokan Air Terancam
Lifestyle
Penelitian Ungkap Orang Indonesia sudah Tahu Narkotika Sejak 25.000 Tahun Lalu, Teler Pakai Biji Pinang
Bukti terbaru menunjukkan biji pinang telah digunakan sebagai zat psikoaktif oleh sejumlah komunitas di Indonesia pada 25.000 tahun lalu.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Penelitian Ungkap Orang Indonesia sudah Tahu Narkotika Sejak 25.000 Tahun Lalu, Teler Pakai Biji Pinang
Fun
Kena Masalah Keuangan, Marmot Cari Duit di OnlyFans
Mengunggah ‘konten marmot tanpa sensor'.
Dwi Astarini - Kamis, 06 Agustus 2026
Kena Masalah Keuangan, Marmot Cari Duit di OnlyFans
Indonesia
Prodi Sains PTN Sepi Peminat, DPR: Alarm Keras bagi Masa Depan Bangsa
Habib Syarief menilai turunnya minat calon mahasiswa terhadap prodi sains di SNPMB 2026 menjadi ancaman bagi riset, inovasi, dan daya saing Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
Prodi Sains PTN Sepi Peminat, DPR: Alarm Keras bagi Masa Depan Bangsa
Lifestyle
Arkeolog Temukan ‘Stonehenge Mini’, Amat Mungkin Prototipenya
Para arkeolog menyebut struktur itu mungkin merupakan prototipe dalam pengembangan Stonehenge.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Arkeolog Temukan ‘Stonehenge Mini’, Amat Mungkin Prototipenya
Lifestyle
Pemanasan Bumi makin Menjadi, Dua Spesies Ikonis Kutub Terancam Punah
Status baru tersebut dipublikasikan pada Rabu (8/4) oleh International Union for the Conservation of Nature (IUCN).
Dwi Astarini - Jumat, 10 April 2026
  Pemanasan Bumi makin Menjadi, Dua Spesies Ikonis Kutub Terancam Punah
Bagikan