NASA Rencanakan Misi VIPER pada 2027, Cari Air di Bulan

Dwi AstariniDwi Astarini - 2 jam, 18 menit lalu
NASA Rencanakan Misi VIPER pada 2027, Cari Air di Bulan

NASA Rencanakan Misi VIPER pada 2027, Cari Air di Bulan.(foto: Instagram @NASA)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — BADAN antariksa Amerika Serikat (NASA) merencanakan sebuah misi ke bulan untuk mendukung ekplorasi berkelanjutan. Eksplorasi ini akan menjadi pijakan penting dalam aktivitas manusia di bulan di waktu mendatang. Kini, NASA mempercepat pengembangan wahana untuk misi tersebut.

Wahana penjelajah (rover) Bulan ini, baik yang berawak maupun robotik, digunakan untuk mendukung inisiatif pangkalan bulan (moon base) yang telah direncanakan. Dalam pernyataan pada Selasa (20/10), NASA menyoroti upaya mengembangkan kemampuan monilitas permukaan yang diperlukan untuk eksplorasi pada masa mendatang serta keberlangsungan aktivitas manusia di bulan.

Wahana penjelajah NASA, Volatiles Investigating Polar Exploration Rover (VIPER), dijadwalkan untuk memulai misi ke wilayah kutub selatan bulan pada 2027 guna menelusuri kawah-kawah yang selalu berada dalam bayangan. Misi ini berupaya mencari air serta sumber daya lainnya yang berpotensi berharga dan mendukung eksplorasi bulan yang berkelanjutan.

VIPER akan dikirim ke permukaan bulan menggunakan wahana pendarat Blue Moon Mark 1 milik Blue Origin. Wahana tersebut diperkirakan akan menempuh jarak lebih dari 30 kilometer untuk mengumpulkan data mengenai suhu, kondisi pencahayaan, dan medan setempat.

Baca juga:

Rekor Gila! Misi SpaceX Crew-13 NASA Tembus ISS Cuma 7 Jam, Tercepat Sepanjang Sejarah AS



NASA menyatakan data tersebut dapat membantu para ilmuwan untuk lebih memahami asal-usul dan distribusi air di bulan, serta menilai bagaimana sumber daya bulan dapat dimanfaatkan untuk mendukung eksplorasi di masa depan.

Sementara itu, NASA telah memberikan perintah tugas kepada Astrolab dan Lunar Outpost untuk membangun fase pertama rover moon base yang mampu mengangkut awak, yang disebut sebagai kendaraan medan bulan (lunar terrain vehicles/LTV). Wahana ini dirancang untuk tiba di bulan sebelum misi Artemis berawak dilaksanakan.

Blue Origin telah ditugasi untuk mengirimkan rover ke kutub selatan bulan paling lambat 2028 melalui inisiatif Commercial Lunar Payload Services NASA. Dengan LTV, para astronaut dapat menjelajahi area-area yang beragam secara geologis di dekat kutub selatan bulan, mengumpulkan sampel, serta mengangkut peralatan. LTV juga dapat dioperasikan dari jarak jauh dari Bumi untuk memetakan permukaan bulan sebelum para astronaut tiba.

Menurut NASA, LTV dirancang untuk menempuh jarak hingga 10 kilometer dalam sekali pengisian daya baterai, mendukung hingga tiga aktivitas berjalan di bulan (moonwalk) untuk setiap misi Artemis. Kendaraan ini juga dirancang mampu membawa sampel bulan dan peralatan dengan berat hingga 80 kilogram.

"Wahana penjelajah bulan merupakan elemen sentral dalam strategi mobilitas permukaan kami," ujar Robert Pickle, selaku Director of Surface Mobility Office NASA dalam Program Moon Base.

Pickle menyebut kinerja wahana penjelajah bulan akan membantu meletakkan dasar bagi sistem mobilitas yang diperlukan untuk membangun, mengoperasikan, dan memperluas infrastruktur guna mendukung eksplorasi bulan dalam jangka panjang.(*)

Baca juga:

Hebat! Siswa SD Boyolali Dapat Surat Apresiasi dari NASA usai Temukan Bug Keamanan

#Sains #NASA #Bulan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
NASA Rencanakan Misi VIPER pada 2027, Cari Air di Bulan
Wahana penjelajah NASA, Volatiles Investigating Polar Exploration Rover (VIPER), dijadwalkan untuk memulai misi ke wilayah kutub selatan bulan pada 2027.
Dwi Astarini - 2 jam, 18 menit lalu
NASA Rencanakan Misi VIPER pada 2027, Cari Air di Bulan
Lifestyle
Misi Antariksa Meluncur ke Mars, Ambil Sampel dari Phobos
Jika berhasil, ini akan menjadi kali pertama sampel dari Mars atau bulan-bulannya dikembalikan untuk dianalisis di laboratorium di Bumi.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Misi Antariksa Meluncur ke Mars, Ambil Sampel dari Phobos
Lifestyle
Manusia Purba Obati Sakit Gigi Pakai Biji Pinang, Menenangkan Saraf
Para arkeolog dan ilmuwan internasional bersama BRIN menemukan bukti empiris praktik ini telah dilakukan sejak 25.000 tahun lalu.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Manusia Purba Obati Sakit Gigi Pakai Biji Pinang, Menenangkan Saraf
Dunia
Rekor Gila! Misi SpaceX Crew-13 NASA Tembus ISS Cuma 7 Jam, Tercepat Sepanjang Sejarah AS
Misi SpaceX Crew-13 NASA baru saja memecahkan rekor penerbangan tercepat Amerika Serikat ke ISS hanya dalam 7 jam 55 menit. Cek fakta di balik rekor kecepatan ini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 02 Oktober 2026
Rekor Gila! Misi SpaceX Crew-13 NASA Tembus ISS Cuma 7 Jam, Tercepat Sepanjang Sejarah AS
Dunia
Gletser Swiss Kehilangan Es, Pasokan Air Terancam
Data terbaru menyebut hal itu terjadi akibat gelombang panas musim panas yang ekstrem di puncak-puncak pegunungan Alpen.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Gletser Swiss Kehilangan Es, Pasokan Air Terancam
Lifestyle
Penelitian Ungkap Orang Indonesia sudah Tahu Narkotika Sejak 25.000 Tahun Lalu, Teler Pakai Biji Pinang
Bukti terbaru menunjukkan biji pinang telah digunakan sebagai zat psikoaktif oleh sejumlah komunitas di Indonesia pada 25.000 tahun lalu.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Penelitian Ungkap Orang Indonesia sudah Tahu Narkotika Sejak 25.000 Tahun Lalu, Teler Pakai Biji Pinang
Indonesia
Temuan Praktisi Indonesia di Sistem NASA Berpotensi Paparkan Lebih dari 5.000 Kredensial
Praktisi keamanan siber Indonesia Stephanus Sunarto Purnomo menemukan celah pada sistem NASA yang berpotensi memaparkan lebih dari 5.000 credential records.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 04 September 2026
Temuan Praktisi Indonesia di Sistem NASA Berpotensi Paparkan Lebih dari 5.000 Kredensial
Indonesia
Fenomena Langit Bulan Purnama September 2026: Jadwal Puncak, Mitos Budaya, dan Cara Terbaik Memotret Harvest Moon
Bersiaplah untuk Bulan Purnama September 2026 atau Harvest Moon! Temukan jadwal puncak, mitos budaya, dan cara terbaik memotret fenomena langit eksotis ini dari rumahmu
Angga Yudha Pratama - Selasa, 01 September 2026
Fenomena Langit Bulan Purnama September 2026: Jadwal Puncak, Mitos Budaya, dan Cara Terbaik Memotret Harvest Moon
Fun
Kena Masalah Keuangan, Marmot Cari Duit di OnlyFans
Mengunggah ‘konten marmot tanpa sensor'.
Dwi Astarini - Kamis, 06 Agustus 2026
Kena Masalah Keuangan, Marmot Cari Duit di OnlyFans
Indonesia
Kalender Lengkap Bulan Purnama 2026: Jadwal, Nama Unik, dan Cara Seru Menikmatinya
Bulan jarang sekali benar-benar 'penuh' 100 persen
Angga Yudha Pratama - Kamis, 30 Juli 2026
Kalender Lengkap Bulan Purnama 2026: Jadwal, Nama Unik, dan Cara Seru Menikmatinya
Bagikan