Rekor Gila! Misi SpaceX Crew-13 NASA Tembus ISS Cuma 7 Jam, Tercepat Sepanjang Sejarah AS

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 02 Oktober 2026
Rekor Gila! Misi SpaceX Crew-13 NASA Tembus ISS Cuma 7 Jam, Tercepat Sepanjang Sejarah AS

Kapsul Dragon Crew-13 milik SpaceX, yang diberi nama Grace, mendekati Stasiun Luar Angkasa Internasional untuk melakukan docking pada 1 Oktober 2026 (SpaceX)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Misi rekor SpaceX Crew-13 bersama NASA sukses mencatatkan sejarah baru sebagai penerbangan luar angkasa tercepat milik Amerika Serikat yang pernah mencapai Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).

Hanya butuh waktu 7 jam 55 menit bagi kapsul ini untuk bersandar dengan mulus sejak lepas landas dari pesisir Florida, membuktikan efisiensi luar biasa dalam perjalanan antariksa modern.

Baca juga:

Fenomena Langit Oktober 2026: Puncak Hujan Meteor Draconid 8-9 Oktober 2026 Hadir Tanpa Gangguan Cahaya Bulan

Keberhasilan misi SpaceX NASA terbaru ini langsung jadi sorotan hangat karena mampu memangkas waktu tempuh SpaceX ke ISS secara drastis dibanding pendahulunya.

Sebagai perbandingan, penerbangan luar angkasa AS tercepat sebelumnya untuk misi kargo dipegang oleh kapsul Dragon CRS-31 dengan waktu 12 jam 33 menit (November 2024), sementara untuk perjalanan astronaut SpaceX berawak rekornya ada di angka 14 jam 43 menit oleh misi Crew-11 (Agustus 2025).

Faktor Keberuntungan di Balik Kecepatan Kilat

Banyak yang penasaran, kok bisa tiba-tiba perjalanan ke orbit jadi secepat ini? Rupanya, ada peran perhitungan fisika dan sedikit keberuntungan di balik layar.

Julianna Scheiman, Direktur Program Sains NASA dan Dragon di SpaceX, memberikan bocoran usai peluncuran.

Kali ini kita lumayan beruntung. Stasiun luar angkasa berada di posisi yang sangat pas, dan secara mekanika orbital maupun fisikanya sangat mendukung untuk menghasilkan waktu luncur-ke-sandar paling singkat yang pernah kita capai sejauh ini,

jelas Scheiman.

Masih Kalah Cepat dari Kosmonot Rusia? Ini Alasannya

Meski mencetak rekor di level Amerika Serikat, Crew-13 belum memegang rekor tercepat di dunia.

Titel tersebut masih dipegang oleh pesawat antariksa Soyuz milik Rusia yang pada Mei 2020 lalu sukses membawa tiga astronaut ke ISS hanya dalam waktu 3 jam 3 menit, atau cuma butuh dua kali mengorbit Bumi.

Menariknya, kecepatan Soyuz ini bukan karena mesin mereka lebih canggih atau lebih bertenaga daripada kapsul Dragon milik SpaceX.

Perbedaan waktu tempuh ini murni soal strategi dari tim pengendali misi. Rusia memang dikenal lebih suka menggunakan perhitungan lintasan "jalur cepat" yang cukup agresif untuk mengejar stasiun luar angkasa.

Rotasi Kru dan Rencana Enam Bulan ke Depan

Penerbangan bersejarah Crew-13 ini sukses mengantarkan empat astronaut untuk bertugas di laboratorium orbit.

Kuartet yang terdiri dari Jessica Watkins dan Luke Delaney (NASA), Joshua Kutryk (Badan Antariksa Kanada), serta Sergey Teteryatnikov (Roscosmos Rusia) ini dijadwalkan bakal menetap dan bekerja di luar angkasa selama enam bulan ke depan.

Baca juga:

Link Live Streaming Peluncuran SpaceX Starship: Misi Perdana Roket Raksasa Elon Musk ke Luar Angkasa

Kehadiran mereka sekaligus menjadi momen pergantian shift bagi empat astronaut misi Crew-12 yang sudah bertugas sejak pertengahan Februari lalu.

Tim lama yang beranggotakan Jessica Meir, Jack Hathaway, Sophie Adenot, dan Andrey Fedyaev ini rencananya bakal segera berkemas dan pulang ke Bumi menggunakan kapsul Crew Dragon mereka pada hari Senin, 5 Oktober mendatang.

#SpaceX #NASA #Stasiun Luar Angkasa Internasional
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Rekor Gila! Misi SpaceX Crew-13 NASA Tembus ISS Cuma 7 Jam, Tercepat Sepanjang Sejarah AS
Misi SpaceX Crew-13 NASA baru saja memecahkan rekor penerbangan tercepat Amerika Serikat ke ISS hanya dalam 7 jam 55 menit. Cek fakta di balik rekor kecepatan ini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 02 Oktober 2026
Rekor Gila! Misi SpaceX Crew-13 NASA Tembus ISS Cuma 7 Jam, Tercepat Sepanjang Sejarah AS
Dunia
Link Live Streaming Peluncuran SpaceX Starship: Misi Perdana Roket Raksasa Elon Musk ke Luar Angkasa
Jangan lewatkan sejarah peluncuran SpaceX Starship Flight 14 yang siap menembus orbit Bumi untuk pertama kalinya. Cek jadwal, link live streaming, dan misi utamanya di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 28 September 2026
Link Live Streaming Peluncuran SpaceX Starship: Misi Perdana Roket Raksasa Elon Musk ke Luar Angkasa
Dunia
Australia Serukan Pengendalian AI, China dan AS Diminta Melakukan Kesepakan
Washington dan Beijing untuk bekerja sama membentuk kesepakatan internasional yang serupa dengan perjanjian non-proliferasi nuklir
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Australia Serukan Pengendalian AI, China dan AS Diminta Melakukan Kesepakan
Indonesia
Temuan Praktisi Indonesia di Sistem NASA Berpotensi Paparkan Lebih dari 5.000 Kredensial
Praktisi keamanan siber Indonesia Stephanus Sunarto Purnomo menemukan celah pada sistem NASA yang berpotensi memaparkan lebih dari 5.000 credential records.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 04 September 2026
Temuan Praktisi Indonesia di Sistem NASA Berpotensi Paparkan Lebih dari 5.000 Kredensial
Dunia
Roket Long March 7A China Gagal Sentuh Orbit Bumi, Satelit ChinaSat-4B Hancur Berkeping-keping
Peluncuran roket Long March 7A milik China yang membawa satelit ChinaSat-4B berakhir gagal akibat anomali penerbangan di Hainan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 11 Agustus 2026
Roket Long March 7A China Gagal Sentuh Orbit Bumi, Satelit ChinaSat-4B Hancur Berkeping-keping
Indonesia
Baru Kelas 6 SD, Bocah Boyolali Ini Temukan Celah Keamanan NASA hingga Dapat Tiket Pendidikan BSSN
Ibrahim Al Abrar, siswa kelas 6 SD asal Boyolali, mendapat apresiasi NASA dan tiket pendidikan Siber & Sandi dari BSSN setelah menemukan celah keamanan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 Juli 2026
Baru Kelas 6 SD, Bocah Boyolali Ini Temukan Celah Keamanan NASA hingga Dapat Tiket Pendidikan BSSN
Indonesia
Hebat! Siswa SD Boyolali Dapat Surat Apresiasi dari NASA usai Temukan Bug Keamanan
Siswa SD Boyolali mendapat surat apresiasi dari NASA, setelah menemukan adanya bug di situs mereka.
Soffi Amira - Sabtu, 18 Juli 2026
Hebat! Siswa SD Boyolali Dapat Surat Apresiasi dari NASA usai Temukan Bug Keamanan
ShowBiz
NASA Ungkap Kru Artemis III, Siap Balik ke Bulan
Kru yang dijadwalkan meluncur paling cepat pada akhir 2027 itu terdiri dari tiga astronaut NASA dan satu astronaut Badan Antariksa Eropa (ESA).
Dwi Astarini - Rabu, 10 Juni 2026
 NASA Ungkap Kru Artemis III, Siap Balik ke Bulan
Tekno
Your Name in Landsat NASA: Begini Cara Buat Nama dari Satelit yang Viral
Your Name in Landsat NASA viral! Simak cara membuat nama dari citra satelit Landsat lengkap dengan langkah mudah dan penjelasannya.
ImanK - Jumat, 24 April 2026
Your Name in Landsat NASA: Begini Cara Buat Nama dari Satelit yang Viral
Dunia
Astronaut Artemis II Kembali Selamat ke Bumi, Misi Bersejarah NASA Berakhir Sukses
Astronaut Artemis II kembali dengan selamat ke Bumi. Kapsul Orion mendarat sempurna di Samudra Pasifik dekat lepas pantai San Diego, Amerika Serikat.
Soffi Amira - Sabtu, 11 April 2026
Astronaut Artemis II Kembali Selamat ke Bumi, Misi Bersejarah NASA Berakhir Sukses
Bagikan