MERAHPUTIH.COM — ONLYFANS kedatangan bintang baru: marmot. Hewan pengerat bertubuh gempal yang hidup di liang tanah dan masih satu keluarga dengan tupai ini menjadi bintang terbaru di platform OnlyFans. Marmot hadir di OnlyFans demi mengumpulkan dana penelitian.
Marmot ini masuk OnlyFans berkat inisiatif ahli biologi asal Colorado, Dr Daniel Blumstein, yang memimpin penelitian lapangan jangka panjang tentang marmot. Ia khawatir masa depan proyek penelitian tersebut terancam setelah pendanaan federal untuk universitas dipangkas.
Seperti dilansir BBC, Blumstein mengatakan ia baru-baru ini membuat akun di OnlyFans, platform yang lebih dikenal karena konten dewasa, lalu mulai mengunggah ‘konten marmot tanpa sensor. Blumstein menyebutnya sebagai ‘tindakan putus asa’.
Namun, konten yang dimaksud sama sekali tidak mengandung unsur dewasa. Palagi pornografi. Video-video tersebut menampilkan marmot berlarian di habitat alaminya, keluar-masuk liang, dan beraktivitas seperti biasa. Hingga kini, konten itu telah menghasilkan lebih dari USD 5.000 (sekitar Rp 89 juta).
Setelah dipotong biaya layanan OnlyFans, Rocky Mountain Biological Laboratory yang berafiliasi dengan University of California, Los Angeles (UCLA), diperkirakan menerima sekitar USD 4.000 dolar AS (sekitar Rp 71 juta).
Baca juga:
Penelitian Telah Berlangsung Lebih daripada 60 Tahun
Marmot Project telah berjalan selama lebih dari 60 tahun dan merupakan penelitian mamalia yang diidentifikasi secara individual terlama kedua di dunia, setelah penelitian simpanse yang dipimpin Jane Goodall di Tanzania.
Penelitian tersebut berfokus pada yellow-bellied marmot, salah satu dari 15 spesies marmot yang hidup di Belahan Bumi Utara. Karena spesies ini tidak termasuk hewan yang terancam punah, para ilmuwan dapat memanfaatkannya untuk memahami berbagai faktor yang memengaruhi perubahan populasi satwa liar.
Blumstein mengatakan penelitian jangka panjang seperti ini sangat efektif menghasilkan data ilmiah yang berharga. Meski demikian, ia belum berhasil memperoleh dukungan pendanaan dari pemerintah federal.
Menurutnya, cari duit di akun OnlyFans mungkin tidak mampu menutupi seluruh kebutuhan dana penelitian, tapi langkah tersebut dapat meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya riset yang mereka lakukan.
Terinspirasi Serial Televisi
Ide membuat akun OnlyFans muncul ketika Blumstein sedang duduk di sebuah padang rumput sambil menunggu marmot keluar dari liangnya. Saat itu, ia baru saja menonton serial televisi Margot's Got Money Troubles. Serial itu menampilkan karakter yang diperankan Elle Fanning membuka akun OnlyFans untuk menghidupi dirinya sebagai ibu tunggal.
Marmot juga sedang punya masalah keuangan. Mungkin kami juga harus melakukan sesuatu yang sedikit nakal.
Dr Daniel Blumstein, peneliti marmot
Ia kemudian mengusulkan ide tersebut kepada para mahasiswanya. Mereka pun sepakat membuat akun bernama OnlyMarms, bahkan salah seorang mahasiswa membantu menyiapkan akun tersebut. Namun, prosesnya sempat mengalami kendala. Untuk memverifikasi identitas, Blumstein harus mengunggah foto surat izin mengemudinya. Sistem OnlyFans sempat menolak verifikasi karena foto profil akun tersebut menampilkan seekor marmot, bukan dirinya.
Setelah menjelaskan situasi itu melalui e-mail, akun mereka akhirnya berhasil diverifikasi dan mulai mengunggah video.
Disukai karena Kehidupan Marmot yang Menghibur
Melalui akun OnlyMarms, pengguna dapat melihat kehidupan marmot Pegunungan Rocky di habitat alaminya. Blumstein menjelaskan marmot di Pegunungan Rocky tidak sesosial kerabatnya yang hidup di kawasan Alpen. Ia bercanda bahwa marmot betina cenderung menjadi lebih pemarah seiring bertambahnya usia.
Dalam salah satu video, seekor marmot betina mengusir marmot jantan yang dianggap terlalu nyaman berada di dalam liangnya. Video lain menampilkan seekor marmot betina yang dijuluki ‘ratu kota’ saat berjemur di bawah sinar matahari.
Para peneliti sengaja tidak memberikan nama manusia kepada marmot yang mereka teliti agar hasil penelitian tetap objektif. Sebagai gantinya, mereka menandai hewan-hewan tersebut dengan pewarna dan memberi kode seperti ‘dans_hat’, ‘open_kite’, atau ‘Citroen’.
Bikin Kompetisi Marmot Tergemuk
Selain akun OnlyFans, para peneliti juga meluncurkan acara tahunan Fat Marmot Week, yang terinspirasi dari Fat Bear Week. Pada akhir Agustus, masyarakat dapat memilih marmot paling gemuk melalui sistem turnamen.
Sebagai hewan yang berhibernasi, marmot memang harus menambah berat badan sebelum musim dingin agar memiliki cadangan energi yang cukup untuk bertahan hidup.
"Memang menyenangkan mendukung marmot yang paling gempal, tetapi di balik keseruan itu sebenarnya ada perjuangan hidup dan mati melawan alam untuk menimbun lemak agar mampu melewati musim dingin yang panjang dan dingin," kata Blumstein.(dwi)
Baca juga:
Dea OnlyFans Ditangkap Polda Metro, Diduga Kerap Jual Konten Vulgar

