Keisengan Membangunkan Beruang Kutub Berujung Denda

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
 Keisengan Membangunkan Beruang Kutub Berujung Denda

Beruang Kutub. (Foto: freepik/wirestock)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPTUIH.COM — SEORANG yang iseng membangunkan beruang kutub menggunakan klaskon kabut (foghorn) akhirnya kena batunya. Bukan dikejar beruang marah, melainkan densan dalam jumlah besar. Aksi membangunkan beruang kutub itu terjadi di Kepulauan Svalbard, Norwegia.

Pejabat setempat, dikutip BBC, mengatakan Insiden tersebut terjadi awal bulan ini setelah seseorang membunyikan alarm dari atas kapal yang sedang berlayar di sebuah fjord di bagian barat laut Svalbard, sekitar 1.000 kilometer dari Kutub Utara. Orang tersebut, yang tidak disebutkan namanya, akhirnya didenda 50.000 kroner (sekitar Rp 93,5 juta) atas insiden tersebut.

Baca juga:

Polusi Sebabkan Pemanasan Global dan Kelangsungan Hidup Beruang Kutub

Membangunkan Beruang Kutub Amat Dilarang



Berdasarkan peraturan setempat, mengganggu, menarik perhatian, atau mengejar beruang kutub tanpa alasan yang diperlukan amat dilarang. Beruang kutub ditetapkan sebagai spesies yang dilindungi di Svalbard sejak 1972.

Sekitar 250 beruang kutub tercatat berada di kepulauan tersebut berdasarkan perkiraan ilmiah terakhir yang dilakukan pada 2015.

Dalam sebuah pernyataan, Gubernur Svalbard Lars Fause mengatakan, ketika kapal tersebut melewati lokasi itu, para penumpangnya disebut melihat seekor beruang kutub sedang tidur di daratan.

"Seseorang di atas kapal kemudian menggunakan klakson kabut kapal, sehingga membangunkan hewan tersebut, yang kemudian berpindah ke lokasi lain," ujar Fause.

Orang tersebut telah setuju untuk membayar denda.

Telah Beberapa Kali Terjadi



Ini bukan kali pertama seseorang didenda karena mengganggu satwa di wilayah Svalbard.

Pada 2024, seorang wisatawan didenda 11.500 kroner karena nyamperin seekor walrus terlalu dekat.

Undang-Undang Lingkungan Svalbard menetapkan seluruh aktivitas lalu lintas di kepulauan tersebut harus dilakukan dengan cara yang tidak menyebabkan gangguan yang tidak perlu terhadap satwa liar setempat, termasuk beruang kutub, anjing laut, paus, rusa kutub, dan rubah Arktik.(dwi)

Baca juga:

Beruang Kutub di Toronto Zoo Kanada ini Naik Pangkat Jadi Kopral Master

#Berita Unik #Beruang Kutub #Norwegia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Prediksi Norwegia vs Portugal: Duel Haaland dan Ronaldo Memanas!
Prediksi Norwegia vs Portugal di Nations League 2026-27. Simak jadwal, head to head, susunan pemain dan prediksi skor Haaland vs Ronaldo.
ImanK - Sabtu, 26 September 2026
Prediksi Norwegia vs Portugal: Duel Haaland dan Ronaldo Memanas!
Olahraga
Link Streaming dan Prediksi Skor Norwegia vs Denmark, Siapa Raja Skandinavia Sesungguhnya?
Cari prediksi Norwegia vs Denmark dan link streaming UEFA Nations League? Intip statistik, head to head, susunan pemain, dan duel tajam Haaland vs Hojlund di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 24 September 2026
Link Streaming dan Prediksi Skor Norwegia vs Denmark, Siapa Raja Skandinavia Sesungguhnya?
Dunia
Terlambat 132 Tahun, Majalah Edisi 1894 Akhirnya Dikembalikan ke Perpustakaan AS
Jika denda tetap diberlakukan, peminjam seharusnya membayar sekitar USD 12.055 atau sekitar Rp 200 juta.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
 Terlambat 132 Tahun, Majalah Edisi 1894 Akhirnya Dikembalikan ke Perpustakaan AS
Kuliner
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Akar-akar tersebut diidentifikasi sebagai ‘cheonjong’, ginseng liar yang tumbuh secara alami selama setidaknya 50 tahun dengan sedikit campur tangan manusia.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Indonesia
Menlu Datangi Kedubes Norwegia, Indonesia Secara Resmi Sampaikan Belasungkawa Kematian Raja Harald V
Ucapan belasungkawa tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono melalui pernyataan yang ditulisnya dalam buku duka cita saat berkunjung ke Kedutaan Besar Norwegia di Jakarta, Selasa (1/9).
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 02 September 2026
Menlu Datangi Kedubes Norwegia, Indonesia Secara Resmi Sampaikan Belasungkawa Kematian Raja Harald V
Dunia
Raja Harald V Wafat, Kerajaan Norwegia Sambut Pemimpin Baru Monarki, Haakon VIII
Haakon menjadi raja keempat yang memimpin monarki modern Norwegia sejak sistem kerajaan dipulihkan pada 1905.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
 Raja Harald V Wafat, Kerajaan Norwegia Sambut Pemimpin Baru Monarki, Haakon VIII
Dunia
Raja Harald V dari Norwegia Meninggal Dunia pada Usia 89 Tahun
Raja Harald telah dirawat di rumah sakit sejak pekan lalu karena kondisi kelainan darah langka.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
 Raja Harald V dari Norwegia Meninggal Dunia pada Usia 89 Tahun
Dunia
Kondisi Raja Harald Memburuk, Keluarga Kerajaan Norwegia Serentak Berkumpul
Dalam beberapa pekan terakhir, Raja Harald menjalani pengobatan dengan kortison untuk mengatasi anemia hemolitik.
Dwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
 Kondisi Raja Harald Memburuk, Keluarga Kerajaan Norwegia Serentak Berkumpul
Dunia
Keisengan Membangunkan Beruang Kutub Berujung Denda
Orang tersebut, yang tidak disebutkan namanya, akhirnya didenda 50.000 kroner (sekitar Rp 93,5 juta) atas insiden tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
 Keisengan Membangunkan Beruang Kutub Berujung Denda
Fun
Kena Masalah Keuangan, Marmot Cari Duit di OnlyFans
Mengunggah ‘konten marmot tanpa sensor'.
Dwi Astarini - Kamis, 06 Agustus 2026
Kena Masalah Keuangan, Marmot Cari Duit di OnlyFans
Bagikan