Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri

Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri.(foto: dok Korean traditional simmani association)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — SEORANG pencari obat mendapat rezeki nomplok. Saat beraktivitas di Gunung Jiri, Korea Selatan, ia menemukan 11 akar ginseng liar yang diperkirakan bernilai lebih daripada 100 juta won (sekitar Rp 1,3 miliar). Tentunya, ini menjadi penemuan membuat pemburu ginseng bersorak kegirangan.

Seperti dilansir Korean Traditional Simmani Association, seorang ahli tanaman obat berusia 50-an baru-baru ini menemukan akar-akar tersebut di ketinggian sekitar 800 meter dekat Odojae Pass, Kabupaten Hamyang, Provinsi Gyeongsang Selatan. Asosiasi tersebut mengumumkan penemuan itu pada Senin (7/9). Di Korea, para pemburu ginseng dikenal dengan sebutan Simmani.

Akar-akar tersebut diidentifikasi sebagai ‘cheonjong’, istilah untuk ginseng liar yang tumbuh secara alami selama setidaknya 50 tahun dengan sedikit campur tangan manusia.

Kelompok ginseng yang baru ditemukan itu terdiri dari satu keluarga yang mencakup lima generasi. Akar ‘induk’ tertua diperkirakan berusia sekitar 100 tahun, sedangkan keturunan termudanya diyakini telah berusia setidaknya 20 tahun. Ke-11 akar tersebut memiliki berat total 76 gram dan ditaksir bernilai 120 juta won atau sekitar Rp 1,6 miliar.

“Ini merupakan penemuan yang sangat berharga, yang diperoleh dalam kondisi pendakian yang sangat sulit setelah lebih dari tiga bulan hujan deras dan cuaca panas yang tidak biasa pada musim panas ini,” kata Kepala Korean Traditional Simmani AssociationJeong Hyeong-beom.

Baca juga:

Jajan Kuliner di Negeri Ginseng



Bulan lalu, keluarga lain yang terdiri dari sembilan akar ginseng liar cheonjong dari setidaknya empat generasi ditemukan di Gunung Baegun, Gwangyang, Provinsi Jeonnam-Gwangju Special Metropolitan City. Akar induknya diperkirakan berusia sekitar 80 tahun, sedangkan seluruh kelompok tersebut ditaksir bernilai 130 juta won atau sekitar Rp 1,7 miliar.

Pada Januari 2023, akar ginseng liar langka yang disebut sebagai ginseng liar terbesar di dunia juga ditemukan di pegunungan Suncheon, Provinsi Jeonnam-Gwangju Special Metropolitan City. Usianya tidak dapat ditentukan, tetapi beratnya mencapai 415 gram dan ditaksir bernilai 680 juta won atau sekitar Rp 9 miliar.(dwi)

Baca juga:

Manfaat Luar Biasa dari Ginseng

#Kuliner #Korea Selatan #Berita Unik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Manajer Hotel Tipu Penggemar BTS, Bujuk Batalkan Pemesanan lalu Jual kembali Kamar dengan Harga 7 Kali Lipat
Manajer hotel penipu diserhakan ke pihak kejaksaan untuk pemeriksaan.
Dwi Astarini - Rabu, 04 November 2026
Manajer Hotel Tipu Penggemar BTS, Bujuk Batalkan Pemesanan lalu Jual kembali Kamar dengan Harga 7 Kali Lipat
Fashion
Bawa Koleksi Berkelanjutan di JFW 2027, Jenama Asal Korsel Kimoui Incar Vendor Bahan Ramah Lingkungan Indonesia
Daya tarik eksplorasi material tersebut mendorong Kimoui untuk membuka peluang kerja sama dengan industri tekstil di Indonesia.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
Bawa Koleksi Berkelanjutan di JFW 2027, Jenama Asal Korsel Kimoui Incar Vendor Bahan Ramah Lingkungan Indonesia
Fashion
Desainer Korsel Jung Hyo-chan Terpikat Batik Tulis, Buka Peluang Kolaborasi
Hyo-chan menilai kain batik tulis sejalan dengan nilai yang dimaksud berseni dan autentisitas tinggi yang sangat berharga.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
Desainer Korsel Jung Hyo-chan Terpikat Batik Tulis, Buka Peluang Kolaborasi
Fashion
Fashion Kode Korea Selatan Dorong Desainer Indonesia Konsisten Berkarya
Upaya Kocca memboyong para praktisi mode fesyen Tanah Air tersebut merupakan implementasi kolaborasi yang nyata antara pihaknya dan JFW.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
Fashion Kode Korea Selatan Dorong Desainer Indonesia Konsisten Berkarya
Fashion
Lewat K-Drama, JFW dan Kocca Kenalkan Fashion 2 Negara
Memanfaatkan K-drama untuk promosi koleksi baju.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
Lewat K-Drama, JFW dan Kocca Kenalkan Fashion 2 Negara
Kuliner
Dua Logo Ayam Goreng Suharti: Mana yang OG nih?
Di balik kerenyahan kremesan dan gurihnya bumbu, tersimpan kisah perjuangan hidup serta dinamika pahit perpecahan bisnis Ayam Goreng Suharti.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
Dua Logo Ayam Goreng Suharti: Mana yang OG nih?
Kuliner
3 Ide Dessert Labu Kuning Lezat dan Mudah Dibuat
Buah bernama lokal waluh ini juga menyimpan potensi besar untuk diolah menjadi kudapan manis yang memanjakan lidah.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
3 Ide Dessert Labu Kuning Lezat dan Mudah Dibuat
Lifestyle
Hj Suharti, Pelopor Ayam Goreng Legendaris, Tutup Usia
Almarhumah sempat mengalami sesak napas selama empat hari sebelum dibawa ke rumah sakit.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
Hj Suharti, Pelopor Ayam Goreng Legendaris, Tutup Usia
Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Dunia
Bukangi, Hiu Selebritas Busan, Dilepas ke Laut tapi Enggan Pergi
Sejak Bukangi masuk ke kanal di Busan, tim penyelamat telah berkali-kali mencoba menggiringnya ke laut lepas, membebaskannya ke habitat alami.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
Bukangi, Hiu Selebritas Busan, Dilepas ke Laut tapi Enggan Pergi
Bagikan