MERAHPUTIH.COM - TREN K-beauty semakin merambah pasar muslim. Halal Pavilion kembali hadir dalam JIPREMIUM 2026 dengan menghadirkan produk-produk asal Korea Selatan, termasuk makeup yang telah tesertifikasi halal.
Kehadiran produk kecantikan halal tersebut menjadi bagian dari upaya mempertemukan industri kecantikan Korea Selatan dengan konsumen Indonesia yang memiliki kebutuhan terhadap produk kecantikan sesuai dengan standar halal.
CEO of Marketing and Promotion World Wide Trade Promotion Andrew Soh mengatakan ketertarikan produsen Korea Selatan terhadap produk halal terus berkembang. Menurutnya, Indonesia menjadi salah satu pasar yang dibidik karena memiliki populasi muslim yang besar.
"Karena mereka mau penetrasi pasar di Indonesia, dia akan tampilkan K-Halal supaya orang tahu ini produk untuk mereka halal," ujar Andrew dalam Grand Opening JIPREMIUM 2026, Kamis (3/9).
Baca juga:
Bidik Pasar Indonesia, Produsen Korea Selatan Makin Sadar Sertifikasi Halal
Halal Mulai Dipandang sebagai Gaya Hidup
Menurut Andrew, peningkatan minat produsen Korea Selatan terhadap produk halal tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan konsumen muslim. Halal juga mulai dikaitkan dengan tren clean living, healthy living, dan wellness.
"Halal itu bukan hanya untuk Islam, melainkan halal itu terkait dengan clean living, yang healthy living," jelasnya.
Pandangan tersebut membuat produk halal semakin memiliki pasar yang luas. Di Korea Selatan, kesadaran terhadap produk halal disebut terus berkembang, sedangkan di Asia Tenggara permintaannya juga semakin mendapat perhatian.
Beberapa jenama makeup hadir di K-Halal Pavillion di antaranya Essensially, Tidy Lab, Lee Yub Bio, dan maklon Cosnco Lab.
Bidik Pasar Indonesia
Andrew mengatakan Indonesia menjadi salah satu tujuan penting bagi produsen Korea Selatan yang ingin memperluas pasar produk halal.
"Indonesia itu negara muslim terbesar ya, populasi di dunia. Mereka juga mau memuaskan konsumen di Indonesia. Maka dia pikir produk mereka harus ada sertifikasi halal dulu," ujarnya.
Untuk membantu produsen Korea memahami ketentuan yang berlaku di Indonesia, penyelenggara juga menghadirkan Badan POM dalam kegiatan tersebut. Edukasi diberikan agar pelaku usaha memahami proses dan ketentuan produk yang akan dipasarkan di Indonesia.(tka)
Baca juga:
KOREA SPOTLIGHT INDONESIA Siap Perkenalkan Warna Baru Musik 'Negeri Ginseng' di Jakarta