Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Mengkhawatirkan, Dokter Meninggal Terpapar COVID-19 Capai 401 Orang

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Sabtu, 26 Juni 2021
Mengkhawatirkan, Dokter Meninggal Terpapar COVID-19 Capai 401 Orang

Sejumlah petugas medis di Rumah Sakit Widodo Ngawi sedang bertugas menangani kasus pasien COVID-19. (Foto: Antara/Louis Rika)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tercatat, 401 dokter meninggal sampai Juni 2021, akibat terpapar saat penanganan pasien virus COVID-19. Situasi ini dinilai sudah masuk dalam mengkhawatirkan. Akhir Mei lalu, total dokter yang meninggal ada 374 orang. Jika dijumlahkan semua sampai sekarang ada peningkatan sekitar 27 orang.

"Gambaran ini memperlihatkan jumlah dokter yang meninggal meningkat pada bulan Juni,” kata Ketua Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Adib Khumaidi dalam acara konferensi pers virtual Tim Mitigasi Dokter PB IDI, Jumat (25/6).

Baca Juga:

[Hoaks atau Fakta]: Komunitas IDI keluarkan Pernyataan COVID-19 Hanya Sandiwara

Ia menambahkan, dari data perawat yang dikoordinasikan dengan persatuan perawat nasional Indonesia (PPNI) ada 315 perawat yang meninggal. Lalu tenaga laboratorium 25 orang, dokter gigi 43 jiwa, apoteker 15 orang, dan bidan 15 orang

Selain itu, dibandingkan pada bulan Januari lalu, satu bulan ada 65 dokter yang meninggal. Jika dilihat dari jumlah occupancy rate, kondisi sekarang jauh lebih buruk.

"Perlu disampaikan jika dilihat dari kelompok umur, yang paling berisiko adalah kelompok di atas 65 tahun,” ujar dia.

Ia menjelaskan, perlu adanya upaya meningkatkan kewaspadaan COVID-19, perketat penggunaan alat pelindung diri (APD), mengatur skala prioritas dan memberikan layanan termasuk mengurangi jam praktek dokter.

"Yang jelas, kurangi aktivitas sosial, perketat penerapan 6M, dan melaporkan ke dokter mitigasi atau cabang dan perhimpunan masing-masing," ujarnya.

Rumah sakit. (Foto: Antara)
Rumah sakit. (Foto: Antara)

IDI pun memberikan usulan kepada Kementerian Kesehatan untuk dapat menyediakan sistem telemedisin atau pengobatan jarak jauh memanfaatkan teknologi untuk menghadirkan panduan isolasi mandiri untuk pasien COVID-19.

Hal itu untuk mengurangi Bed Occupancy Rate (BOR) maupun beban yang dihadapi oleh fasilitas kesehatan baik di level puskesmas maupun rumah sakit yang saat ini tengah mengalami kelebihan kapasitas atau overload di beberapa wilayah vital di Indonesia seperti di DKI Jakarta dan Jawa Barat.

"Kita bisa mengaktifkan isolasi mandiri menjadi regulasi nasional dengan sistem telemedisin, nah dengan begitu kita bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat kapan dia harus datang ke faskes atau cukup jalani isolasi mandiri,” kata Adib. (Knu)

Baca Juga:

IDI Berharap Ada Vaksin COVID-19 Untuk Anak-Anak

#Ikatan Dokter Indonesia (IDI) #COVID-19 #Kasus Covid #Satgas COVID-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Indonesia
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Gejala umum ISPA yang harus diwaspadai meliputi batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan demam
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Oktober 2025
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Indonesia
Viral Anak Meninggal Dunia dengan Cacing di Otak, Kenali Tanda-Tanda Awal Kecacingan yang Sering Dikira Batuk Biasa
Riza Chalid, selaku pemilik manfaat PT Orbit Terminal Merak, merupakan salah satu dari delapan tersangka baru dalam kasus korupsi tata kelola minyak mentah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 22 Agustus 2025
Viral Anak Meninggal Dunia dengan Cacing di Otak, Kenali Tanda-Tanda Awal Kecacingan yang Sering Dikira Batuk Biasa
Lifestyle
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Gejala long COVID tidak selalu sama pada setiap orang. Sebagian mengalami hanya satu keluhan, seperti sesak napas atau kelelahan (fatigue), sementara yang lain menghadapi kombinasi beberapa gangguan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Agustus 2025
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Indonesia
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Kemenkes menjabarkan saat ini ada 179 kasus COVID-19, dengan 1 kasus positif dari 32 pemeriksaan yang ditemukan
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Indonesia
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Batuk-pilek disertai sesak napas dalam waktu kurang dari 14 hari setelah kembali dari Tanah Suci.
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Indonesia
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan bahwa situasi COVID-19 di Ibu Kota tetap terkendali
Angga Yudha Pratama - Jumat, 13 Juni 2025
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Indonesia
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Ani mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan
Angga Yudha Pratama - Rabu, 11 Juni 2025
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Bagikan