Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Mengenal Istilah Unicorn, Decacorn, dan Hectocorn dalam Dunia Startup

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 21 Oktober 2019
Mengenal Istilah Unicorn, Decacorn, dan Hectocorn dalam Dunia Startup

Mengenal Unicorn, Decacorn dan Hectocorn dalam dunia startup (Foto: Pixabay/rawpixel)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ISTILAH unicorn, decacorn, dan hectocorn jadi populer sejak Presiden Joko Widodo melakukan debat terbuka dengan lawan politiknya, Prabowo Subianto.

Dari situ tiga kata tersebut kerap dipakai jika membahas hal yang bersangkutan dengan perusahaan rintisan (startup).

Baca juga:

Selesai Debat Capres, Meme Unicorn Bermunculan di Media Sosial

Mengenal Istilah Unicorn, Decacorn, dan Hectocorn dalam Dunia Startup
Perbedaan Unicorn, Decacorn dan Hectocorn (Foto: Dictionary.com)

Unicorn, decacorn, dan hectocorn sendiri merupakan gelar atau status mengenai valuasi dari sebuah perusahaan. Untuk unicorn sendiri adalah gelar yang diberikan untuk startup yang memiliki valuasi lebih dari USD1 miliar.

Sesuai nama hewan mitologi, unicorn merepresentasikan sebuah makna yang dalam. Adalah sesuatu yang langka untuk dicapai atau bahkan mustahil bagi sebuah perusahaan startup. Namun, faktanya lebih dari 300 perusahaan telah tercatat sebagai Unicorn, dan tiga diantaranya merupakan startup asal Indonesia, seperti Tokopedia, Traveloka, dan Bukalapak.

Mengenal Istilah Unicorn, Decacorn, dan Hectocorn dalam Dunia Startup
Gojek, startup asal Indonesia yang berhasil meraih gelar Decacorn (Foto: gojek)

Baca juga:

Bukan Lagi Unicorn, Go-Jek Jadi Satu-satunya Decacorn Asal Indonesia

Kemudian decacorn, status untuk perusahaan dengan nilai valuasi lebih dari USD10 miliar. Saat ini, perusahaan dari Indonesia yang berhasil menyabet gelar decacorn adalah Gojek, yang pada awalnya merupakan sebuah perusahaan penyedia jasa transportasi. Dengan nilai valuasi lebih dari USD10 miliar atau kurang lebih Rp140 triliun, Gojek berhasil menjadi satu dari jajaran decacorn dunia bersama SpaceX, Airbnb, Uber dan kurang dari 15 lainnya.

Untuk mencapai gelar dan status unicorn dalam dunia startup dapat dikatakan biasa. Karena banyak investor pada perusahaan rintisan. Namun, untuk mencapai decacorn tentu memiliki tantangan tersendiri, mulai dari sumber daya manusia hingga stabilitas pengelolaan perusahaan tersebut.

Untuk mencapai gelar decacorn dapat dikatakan sulit dalam dunia startup. Dapat dilihat bahwa perusahaan yang berhasil mencapai gelar tersebut tidak mencapat 20 perusahaan. Setelah itu, terdapat gelar diatas decacorn, yaitu hectocorn, status valuasi perusahaan dengan nilai lebih dari USD100 miliar. Dengan jarak yang jauh antara Decacorn dan Hectocorn, tentu tidak akan mudah untuk mencapai gelar tersebut. (Jhn)

Baca juga:

Unicorn, Bukan Sekadar Hewan Mitologi

#Startup #Perusahaan #Nadiem Makarim #GoJek #Traveloka #Bukalapak
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Nadiem Ajukan Banding Atas Vonis 10 Tahun Penjara dan Bayar Uang Pengganti Rp 809,59 Miliar
Dalam kasus itu, Nadiem terbukti menyalahgunakan wewenang sehingga merugikan keuangan negara senilai Rp 1,56 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 Juli 2026
Nadiem Ajukan Banding Atas Vonis 10 Tahun Penjara dan Bayar Uang Pengganti Rp 809,59 Miliar
Indonesia
Ramai Dibincangkan Skenario Perlindungan Hukum Bagi Nadiem, Dasco Bilang Begini
Pantauan di akun Instagram Dasco menunjukkan unggahan bergambar rangkaian bunga bertuliskan "Happy Birthday" disertai keterangan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 06 Juli 2026
Ramai Dibincangkan Skenario Perlindungan Hukum Bagi Nadiem, Dasco Bilang Begini
Indonesia
4 Hakim Pengadil Nadiem Makarim di Perkara Chromebook Diadukan ke KY, Hakim Andi Saputra Tidak Ikut Dilaporkan
Kuasa hukum Nadiem Makarim melaporkan empat hakim perkara dugaan korupsi Chromebook ke Komisi Yudisial. Ini alasan lengkap yang disampaikan tim pembela.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 06 Juli 2026
4 Hakim Pengadil Nadiem Makarim di Perkara Chromebook Diadukan ke KY, Hakim Andi Saputra Tidak Ikut Dilaporkan
Indonesia
Jaksa Tidak Terima Vonis 10 Tahun Bui Nadiem Makarim, Status Tahanan Rumah Masuk Memori Banding
Kejaksaan Agung resmi mengajukan banding atas vonis 10 tahun penjara terhadap Nadiem Makarim dalam kasus korupsi Chromebook. Pertimbangan banding termasuk status penahanan rumah.
Wisnu Cipto - Kamis, 02 Juli 2026
Jaksa Tidak Terima Vonis 10 Tahun Bui Nadiem Makarim, Status Tahanan Rumah Masuk Memori Banding
Indonesia
Asal Usul Nadiem Harus Bayar Uang Pengganti Rp 809,59 Miliar Kasus Chromebook
Hakim Ketua menegaskan rantai kausal dari kebijakan korupsi Nadiem hingga aliran dana sebesar Rp809,59 miliar ke ekosistem korporasinya dapat dilacak dengan jelas.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Asal Usul Nadiem Harus Bayar Uang Pengganti Rp 809,59 Miliar Kasus Chromebook
Berita Foto
Ratusan Pengemudi Ojol Setia Mengawal Sidang Vonis Nadiem Makarim di Pengadilan Tipikor
Pengemudi ojol memeluk eks Mendikbudristek nadiem Makarim usai sidang vonis di Gedung Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Selasa (30/6/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 30 Juni 2026
Ratusan Pengemudi Ojol Setia Mengawal Sidang Vonis Nadiem Makarim di Pengadilan Tipikor
Berita Foto
Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Chromebook
Terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di lingkungan Kemendikbudristek, Nadiem Anwar Makarim di Jakarta, Selasa (30/6/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 30 Juni 2026
Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Chromebook
Indonesia
Nadiem Makarim Ajukan Banding usai Divonis 10 Tahun Penjara: Saya akan Terus Berjuang Demi Kebenaran
Nadiem Makarim memastikan akan mengajukan banding setelah divonis 10 tahun penjara dalam kasus korupsi pengadaan Chromebook.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 30 Juni 2026
Nadiem Makarim Ajukan Banding usai Divonis 10 Tahun Penjara: Saya akan Terus Berjuang Demi Kebenaran
Indonesia
Nadiem Makarim Mengaku Tak Mampu Bayar Uang Pengganti Rp 809,5 Miliar, Sebut Vonisnya Praktis Jadi 15 Tahun Penjara
Nadiem Makarim mengaku tidak memiliki uang untuk membayar uang pengganti Rp 809,5 miliar dalam kasus Chromebook. Ia menyebut vonis 10 tahun penjara secara efektif menjadi 15 tahun.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 30 Juni 2026
Nadiem Makarim Mengaku Tak Mampu Bayar Uang Pengganti Rp 809,5 Miliar, Sebut Vonisnya Praktis Jadi 15 Tahun Penjara
Indonesia
Vonis Nadiem Makarim Diwarnai Dissenting Opinion, Hakim Nilai tak Ada Unsur Korupsi
Sidang vonis eks Mendikbudristek, Nadiem Makarim, diwarnai dissenting opinion. Hakim Andi Saputra menyebutkan, bahwa Nadiem seharusnya dibebaskan.
Soffi Amira - Selasa, 30 Juni 2026
Vonis Nadiem Makarim Diwarnai Dissenting Opinion, Hakim Nilai tak Ada Unsur Korupsi
Bagikan