Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Selesai Debat Capres, Meme Unicorn Bermunculan di Media Sosial

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 18 Februari 2019
Selesai Debat Capres, Meme Unicorn Bermunculan di Media Sosial

Debat capres berlangsung seru, Minggu (17/2). (foto: MP/Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DEBAT kedua capres berlangsung seru, Minggu (17/2). Lingkungan, sumber daya alam, pangan, dan infrastruktur jadi tema yang diperdebatkan kali ini. Calon presiden nomor urut 1, Joko Widodo, tampil dalam kemeja putih, celana hitam, dan sepasang sneakers. Sangat santai.

Di lain sisi, capres nomor urut 2, Prabowo Subianto, tampil rampi dalam setelan jas dan dasi. Tak lupa sebuah peci hitam melengkapi penampilannya.

Dari semua bahasan yang dilontarkan selama debat, isu startup unicorn mencuri perhatian warganet. Prabowo tampak kebingungan ketika Jokowi menanyakan rencana Prabowo terhadap perkembangan perusahaan rintisan bervaluasi di atas US$1 miliar yang ada di Indonesia.

Tak pelak, warganet menjadikan momen tersebut inspirasi membuat meme. Hingga Senin (18/2) pagi, tagar dengan kata 'unicorn' ada di jajaran trending topic di Twitter.

Yang pasti, kreasi meme warganet Indonesia berikut cukup memancing tawa.


1. Yang online-online itu lo...

meme unicorn
(foto: Twitter @sedulurglagah)

2. Popcorn dan unicorn

meme unicorn
(foto: Twitter @verarestuuu)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan