Bukan Lagi Unicorn, Go-Jek Jadi Satu-satunya Decacorn Asal Indonesia

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 05 April 2019
Bukan Lagi Unicorn, Go-Jek Jadi Satu-satunya Decacorn Asal Indonesia

Go-Jek jadi satu-satunya perusahaan asal Indonesia yang masuk kategori Decacorn (foto: Instagram @gojekindonesia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEMENJAK kata Unicorn muncul pada debat capres Pilpres 2019, banyak mata tertuju pada satu perusahaan Indonesia, yaitu Go-Jek. Sebenarnya Unicorn itu apa ya? Istilah Unicorn adalah sebutan buat perusahaan rintisan atau startup yang memiliki nilai valuasi lebih dari $1 miliar atau sekitar Rp14,1 triliun. Jumlah yang banyak banget kan? Nah menurut data dari CB Insight sampai Januari 2019 sudah ada lebih dari 300 perusahaan yang menyandang gelar Unicorn ini lo! Go-Jek sempat jadi salah satu perusahaan yang masuk dalam kategori ini.

Sempat? Iya sempat karena sekarang Go-Jek sudah "naik kelas". Melihat data CB Insight, perusahaan Go-Jek saat ini sudah berada di level Decacorn, istilah untuk perusahaan-perusahaan yang valuasinya sudah lebih dari $10 miliar.

Jadi Go-Jek sudah sudah bukan lagi berada di kategori Unicorn karena nilai valuasinya persis di angka $10 miliar atau setara dengan Rp141 triliun. Hal ini bisa dikatakan sangat luar biasa. Mengapa? Karena Go-Jek jadi satu-satunya perusahaan startup asal Indonesia yang berhasil sejajar dengan perusahaan-perusahaan dunia dalam kategori Decacorn ini.

Bukan Lagi Unicorn, Go-Jek Jadi Satu-satunya Decacorn Asal Indonesia
Data dari CB Insights menunjukkan bahwa Go-Jek berada di urutan ke 19 (foto: cbinsights.com)

Selain Go-Jek, perusahaan yang telah masuk dalam ketegori Decacorn adalah Toutiao (Bytedance) ($75 miliar), Airbnb ($29,3 miliar), Pinterest ($12,3 miliar), dan masih banyak lagi.

Walaupun Go-Jek punya nilai valuasi yang terbilang fantastis, tapi perusahaan yang didirikan oleh Nadiem Makarim ini hanya berada di urutan ke-19 lo. Kalau dibandingkan dengan perusahaan yang bergerak di bidang yang sama, Go-Jek masih kalah dengan perusahaan transportasi online lain seperti Uber yang mempunyai nilai valuasi sebesar $72 miliar dan GrabTaxi sebesar $11 miliar.

Keberhasilan Go-Jek di mata dunia ini enggak terlepas dari besarnya modal yang masuk ke perusahaan tersebut. Kabarnya sih berbagai investor dari dalam dan luar negeri menyuntikan danannya buat perusahaan ini. Sebut saja seperti Tencent Holdings, Temasek Holdings, Meituan Dianping, Astra International, dan Google.

Bukan Lagi Unicorn, Go-Jek Jadi Satu-satunya Decacorn Asal Indonesia
Keberhasilan ini juga karena suntikan dana dari investor untuk Go-Jek (foto: Instagram @gojekindonesia)

Makanya pada tahun 2018, Go-Jek bisa mengumpulkan dana sampai $1,5 miliar. Sementara di awal tahun ini, dana $1 milliar berhasil diraup oleh Go-Jek.

Selain nama Go-Jek, ada tiga nama lain yang masuk ke dalam daftar perusahaan Unicorn dan Decacorn tersebut lo. Mereka adalah Tokopedia dengan nilai valuasi Rp99 triliun, Traveloka dengan nilai Rp28,3 triliun, dan Bukalapak Rp14,1 triliun. Jadi sebagai warga Indonesia, kita juga harus berbangga nih buat perusahaan-perusahaan startup ini. (sam)

#Go-Jek #GoJek #Startup #Perusahaan #Ojek Online #Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Indonesia Masih Sulit Menuju Negara Berpendapatan Tinggi
Konsistensi kebijakan juga dinilai penting untuk mendukung transformasi struktural Indonesia menuju status negara berpendapatan tinggi
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
Indonesia Masih Sulit Menuju Negara Berpendapatan Tinggi
Indonesia
1.730 Bencana Alam Hantam Indonesia Sejak Januari, Terbanyak Masih Banjir
BNPB mencatat 1.730 bencana alam melanda Indonesia sejak Januari hingga 7 September 2026. Banjir dan karhutla mendominasi, 111 ribu rumah rusak, ribuan fasilitas publik terdampak.
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
1.730 Bencana Alam Hantam Indonesia Sejak Januari, Terbanyak Masih Banjir
Fun
Bukan Sekadar Kopi, Roemah Koffie Meracik Rasa dan Kisah Nusantara
Dari Rambadia hingga Cublak Suweng, kopi Indonesia dibawa Roemah Koffie ke panggung dunia. Klik untuk detail kisahnya!
Wisnu Cipto - Minggu, 06 September 2026
Bukan Sekadar Kopi, Roemah Koffie Meracik Rasa dan Kisah Nusantara
Indonesia
Setelah 25 Tahun, Indonesia Kembali Incar Posisi Kursi Dewan Penerbangan Sipil Internasional ICAO
Indonesia memastikan pencalonkan diri sebagai anggota Dewan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) dalam Sidang Luar Biasa ke-43 Majelis ICAO di Montreal, Kanada, 19–20 November 2026 mendatang.
Wisnu Cipto - Senin, 31 Agustus 2026
Setelah 25 Tahun, Indonesia Kembali Incar Posisi Kursi Dewan Penerbangan Sipil Internasional ICAO
Berita Foto
Kolaborasi Alita dan PLN Electricity Services Perkuat Inovasi Sektor Ketenagalistrikan
Penandatanganan kerjasama Alita dan PLN Electricity Services bidang engineering ketenagalistrikan di Jakarta, Kamis (27/8/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 27 Agustus 2026
Kolaborasi Alita dan PLN Electricity Services Perkuat Inovasi Sektor Ketenagalistrikan
Berita Foto
Perpres Ojek Online Ditargetkan Rampung Awal September, Atur Tarif Ojol
Sejumlah pengemudi Ojek online (Ojol) melintasi Jalan Jenderal Gatot Subroto di Kawasan Semanggi, Jakarta Pusat, Kamis (20/8/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 20 Agustus 2026
Perpres Ojek Online Ditargetkan Rampung Awal September, Atur Tarif Ojol
Travel
Unik Tidak Punya Ekor, Ayam Tukong Diakui Unggas Genetik Khas Kalbar
Ayam tukong memiliki ciri khas tidak memiliki tulang ekor, sehingga bulu ekor pun tidak tumbuh.
Wisnu Cipto - Kamis, 20 Agustus 2026
Unik Tidak Punya Ekor, Ayam Tukong Diakui Unggas Genetik Khas Kalbar
Indonesia
Aturan Pangantaran Barang yang Disusun Komdigi Harus Sejahterakan Driver Ojol
Regulasi layanan pengantaran barang dan makanan jangan sampai justru menambah beban para mitra ojol.
Yusuf Abdillah - Kamis, 20 Agustus 2026
Aturan Pangantaran Barang yang Disusun Komdigi Harus Sejahterakan Driver Ojol
Indonesia
Perpres Ojol Masukan Juga Aturan Pengiriman Makanan dan Barang
Pembahasan Perpres tentang ojek daring di tingkat kementerian telah selesai dan tinggal menunggu proses penandatanganan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Perpres Ojol Masukan Juga Aturan Pengiriman Makanan dan Barang
Indonesia
MSCI Keluarkan Saham GOTO, Ini Kata PT GoTo Gojek Tokopedia
Perseroan menilai keputusan MSCI Inc. murni bersifat teknis menyusul harga saham GOTO yang berada di level terendah Rp 50
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
MSCI Keluarkan Saham GOTO, Ini Kata  PT GoTo Gojek Tokopedia
Bagikan