Demo Ojol Hari Ini, Polisi Turunkan 1.541 Aparat dan Imbau Warga Jauhi Ring 1 Monas
Ilustrasi ojek online. (Foto: dok. Gojek)
MerahPutih.com - Kelompok ojek online (ojol) berencana menggelar unjuk rasa pada Rabu (14/2). Aksi demonstrasi tersebut akan dipusatkan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Gambir, Jakarta Pusat.
Dalam aksi ini, para pengemudi ojol membawa sejumlah tuntutan utama. Salah satunya meminta pemerintah menetapkan potongan aplikator maksimal 10 persen.
Selain itu, massa ojol juga menuntut diterapkannya regulasi tarif antar barang dan makanan, yang dinilai hingga kini belum memberikan kepastian dan keadilan bagi pengemudi.
Tuntutan lainnya adalah agar pemerintah melakukan audit investigatif terhadap potongan 5 persen tambahan yang disebut diambil oleh pihak aplikator.
Baca juga:
DPR Inisiasi RUU Pekerja Gig, Atur Hak dan Perlindungan Ojol hingga Freelancer
Hadapi Tantangan Regulasi, Koperasi Ojol Dorong Kemandirian Driver lewat Kekuatan Finansial Kolektif
Untuk mengamankan jalannya aksi, aparat kepolisian menyiagakan 1.541 personel gabungan.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, mengatakan personel tersebut berasal dari Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Pusat, serta Polsek jajaran.
“Sebanyak 1.541 personel gabungan kami siagakan untuk pengamanan unjuk rasa,” ujar Erlyn.
Ia menjelaskan, rekayasa lalu lintas di sekitar titik demonstrasi akan diberlakukan secara situasional, menyesuaikan dengan jumlah massa yang hadir di lapangan.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk menghindari kawasan sekitar Monas dan Gambir selama aksi berlangsung, serta mencari jalur alternatif guna mengantisipasi kemacetan.
“Warga bisa mencari jalan alternatif lain selama unjuk rasa berjalan,” kata Erlyn. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Demo Ojol Hari Ini, Polisi Turunkan 1.541 Aparat dan Imbau Warga Jauhi Ring 1 Monas
Kelompok HAM Sebut Sedikitnya 648 Pengunjuk Rasa Tewas dalam Penindakan di Iran, Khawatirkan Jumlahnya Bisa saja Lebih Banyak
Demo di Iran Tewaskan Sekitar 500 Orang, DPR: Siapkan Rencana Evakuasi WNI, Jangan Tunggu Situasi Memburuk
Hakim Tolak Eksepsi, Perkara Penghasutan Demo Delpedro Marhaen Cs Masuk Pokok Perkara
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Haruskan Pada 2026 Ojol Wajib Beli Motor Listrik agar Tidak Jadi Beban Subsidi
Picu Perdebatan Publik, Menkum Akui Pasal Penghinaan, Perzinaan, dan Demonstran Jadi Isu Utama KUHP
Komisi XIII DPR Minta Investigasi Transparan atas Kematian Tahanan Demo di Rutan Medaeng
UMP Jakarta 2026 Dianggap Terlalu Kecil, Presiden Partai Buruh: Gaji di Sudirman Lebih Kecil dari Pabrik Panci Karawang
Simulasi Baru Polri Dinilai Jadi Langkah Positif Transformasi Penanganan Unjuk Rasa
Aksi Buruh Siap Geruduk Istana dan DPR, Kenaikan Upah Rp 90 Ribu Dinilai Terlalu Rendah