MerahPutih.com - Pemerintah DKI harus sudah mempunyai upaya antisipasi lonjakan kasus dan varian baru COVID-19. Jangan sampai seperti negara tetangga yang telah memasuki darurat corona hingga rumah sakit kewalahan menangani pasien.
Kebijakan yang dapat menekan penyebaran COVID-19 perlu digalakkan lagi dari sekarang, sehingga Jakarta aman dari peningkatan kasus corona seperti halnya Malaysia dan Singapura.
"Malaysia sekarang darurat corona, ICU-nya hampir penuh. Singapura juga, sudah ada ultimatum khusus. Jangan sampai Jakarta begitu," ujar Wakil DPRD DKI Zita Anjani di Jakarta, Rabu (5/5).
Baca Juga:
Ketua DPRD DKI Minta Ketegasan Anies dan TNI-Polri Soal Pencegahan COVID-19
Hal-hal semacam ini harus menjadi perhatian pemerintah terlebih masyarakat. Bila semua lalai dalam menanggulangi COVID-19, ditakutkan akan seperti India yang tengah mengalami tsunami COVID-19.
"Kita tidak mau melihat seperti di India," ujar putri Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) ini.
Oleh karenanya, Zita mengimbau, warga Jakarta harus menahan diri dan tanah nafsu untuk keluar rumah, kumpul dan belanja untuk kebutuhan Lebaran. "Taati protokol kesehatan," urainya.
Di samping itu, kata Zita, pemprov harus kerja lebih ekstra dalam menanggulangi COVID-19 dan tindak tegas masyarakat yang melanggar protokol kesehatan. Saat ini, kata Zita, pengawasan dari Pemprov DKI sudah kendur.
"Masifkan lagi kampanye bahaya corona, saya lihat itu yang redup sekarang," ungkapnya.
Baca Juga:
Kritik Warga yang Belanja di Pasar Tanah Abang, Pimpinan DPRD: Kita Bisa Seperti India
Ditambah Zita, per 2 Mei 2021 lalu, data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan, DKI menjadi provinsi dengan penambahan kasus positif COVID-19 terbanyak di Indonesia. Hal ini harus menjadi fokus semua pihak agar bersama-sama melawan penyakit mematikan tersebut.
"Sempat turun, namun sekarang melambung lagi. Saya pikir ini urgent, penting mendesak. Warga Jakarta harus menahan diri," pungkasnya. (Asp)
Baca Juga:
DPRD Yakin Pengaturan Jam Tutup Pasar Tanah Abang Tak Matikan Pedagang