MerahPutih.com - Penasihat Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta, August Hamonangan, angkat suara mengenai kondisi genting pascakebakaran Gedung Badan Penerimaan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, pada Jumat (7/8) malam.
August mengaku prihatin atas insiden tersebut. Ia berharap Bapenda DKI Jakarta dapat segera memulihkan kondisi setelah kebakaran.
"Kami di DPRD tentu akan berupaya membantu kebutuhan dari Bapenda di masa krisis ini. Harapannya, tidak ada lagi kebakaran-kebakaran susulan ke depannya. Dan semoga, tidak ada korban yang jatuh dalam kejadian itu," katanya, Sabtu (8/8).
Baca juga:
Gedung Bapenda DKI Terbakar, Data Perpajakan dan Aset DKI Dipastikan Aman
Kebakaran di bangunan tinggi di Jalan Abdul Muis itu diduga berawal dari lantai 11 yang sedang direnovasi.
Api kemudian terus menjalar hingga lantai 16 dan memakan enam lantai bangunan sebelum akhirnya berhasil dipadamkan.
Kebakaran dimulai sekitar pukul 21.30 Waktu Indonesia Barat (WIB). Pemadam kebakaran baru berhasil melakukan proses pendinginan pada pukul 01.53 WIB.
August menyatakan dukungan penuh kepada pihak kepolisian yang langsung memulai proses investigasi terhadap peristiwa kebakaran tersebut.
Proses investigasi yang sudah dimulai harus mendapatkan dukungan penuh. Sehingga, kita juga bisa mengetahui apa penyebab kebakaran di gedung yang begitu penting dan menyimpan begitu banyaknya dokumen sensitif,
Penasihat Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta, August Hamonangan.
DPRD Minta Dampak Kebakaran Segera Dijelaskan
August juga berharap pihak Bapenda DKI Jakarta dapat memberikan penjelasan mengenai kejadian tersebut secepat-cepatnya kepada pihak legislatif di ‘Parlemen Kebon Sirih’.
"Kami juga ingin mengetahui apa dampaknya dari kebakaran ini terhadap Bapenda Jakarta dan kinerja Pemprov (Pemerintah Provinsi) DKI ke depannya," terusnya.
Menurut August, penjelasan tersebut juga diperlukan untuk mengetahui langkah pemulihan yang perlu dilakukan setelah kebakaran.
"Penjelasan ini juga akan sangat membantu kami di DPRD untuk sekiranya perlu memberikan bantuan-bantuan terkait dengan pemulihan berbagai dokumen yang diperlukan," ucapnya.
Baca juga:
Gedung Bapenda DKI Terbakar hingga Lantai 16, Tak Ada Korban Jiwa
Khawatir Dokumen Bapenda Ikut Terbakar
Kendati berharap tidak banyak dokumen penting yang menjadi korban ‘si jago merah’ ketika Gedung Bapenda Jakarta terbakar, August tetap meminta pihak terkait melakukan inventarisasi kehilangan.
Ia juga mendorong agar rencana lanjutan untuk memulihkan dokumen-dokumen tersebut segera dipaparkan.
"Sebenarnya, saya berharap tidak ada banyak dari dokumen-dokumen Bapenda itu yang hilang dalam kejadian ini. Tapi, dari video-video yang beredar, di mana kertas-kertas terbang berhamburan dan terbakar jatuh ke lantai dasar, saya jadi pesimis," ujarnya.
Oleh karena itu, menurut dia, Bapenda DKI Jakarta perlu segera menginventarisasi dokumen-dokumen yang hilang.
Langkah tersebut diperlukan agar dokumen yang hilang bisa segera dibuat kembali dan arsip-arsipnya dipulihkan.
"Ini penting karena Bapenda itu terkait dengan pendapatan daerah kita. Catatan-catatannya harus lengkap, bahkan setelah musibah kemarin, kalau ada yang hilang perlu diperbaiki," pungkasnya. (Asp)

