MerahPutih.com - Insiden kebakaran hebat mengguncang kawasan industri kayu di Kabupaten Sragen setelah pabrik mebel PT Rakabu Sejahtera milik Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Dukuh Wonosari, Desa Sambirembe, Kecamatan Kalijambe, ludes diamuk si jago merah pada Selasa (15/9) malam.
Kebakaran yang melanda aset usaha keluarga Presiden ke-7 RI itu terkonfirmasi dipicu gumpalan kebocoran pipa oli pada unit mesin oven pemanas kayu yang mendadak menyemburkan letupan api saat jam operasional kerja sedang berlangsung.
Baca Juga:
Karyawan Pabrik Mebel Coba Padamkan Mandiri tapi Gagal
Eskalasi amukan api di area mesin boiler pengering kayu sejatinya mulai disadari para pekerja sejak pukul 20.00 WIB. Karyawan sempat melakukan upaya lokalisasi mandiri tetapi gagal
Jadi api tiba-tiba muncul di area mesin boiler pengering kayu saat karyawan sedang bekerja. Kobaran api terlihat kecil dipadamkan pakai APAR, dan jaringan hidran internal pabrik,
Kabid Damkar Satpol PP Sragen Tommy Isharyanto, saat dikonfirmasi media, Rabu (16/9).
2 Jam Kebakaran Baru Lapor Damkar
Upaya keras para pekerja dalam menjinakkan titik api menggunakan APAR dan jaringan hidran internal pabrik nyatanya memakan waktu terbuang hingga hampir dua jam tanpa hasil manis.
Titik kobaran api yang awalnya kecil justru makin menghebat dan menjalar cepat mengurung area mesin pengering kayu utama PT Rakabu Sejahtera.
Pihak pengelola pabrik pada akhirnya baru menghubungi markas pemadam kebakaran setempat pada pukul 22.43 WIB saat kondisi di area internal kian genting dan di luar kendali armada pabrik.
Sekitar pukul 22.43 WIB, pengelola pabrik akhirnya menghubungi petugas Damkar untuk memadamkan api. Kami langsung menerjunkan personel dan armada unit pemadam begitu mendapat laporan,
Kabid Damkar Satpol PP Sragen Tommy Isharyanto
Baca Juga:
Inspiratif, Foto Jokowi dari Pedagang Mebel Jadi Presiden
Operasi Pemadaman 1,4 Jam, Tidak Ada Korban Jiwa
Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi kejadian langsung melancarkan operasi penyemprotan taktis hingga berhasil menjinakkan titik api sekitar 1,5 jam pasca penanganan awal dimulai.
Operasi pemadaman intensif yang menyedot perhatian warga sekitar kawasan Kalijambe itu menghabiskan sedikitnya 14.000 liter air untuk mendinginkan mesin oven kayu yang terbakar.
Kendati insiden ini sempat memicu kepanikan luar biasa di antara para karyawan yang berhamburan menyelamatkan diri, tetapi dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.
Sampai saat ini, tim teknis bersama kepolisian masih terus melakukan olah tempat kejadian perkara untuk menaksir total kerugian material penyebab pasti kebakaran pabrik mebel milik mantan orang nomor satu di Indonesia itu. (Ismail/Jawa Tengah)