Puluhan Orang Utan di Evakuasi Dari Area Karhutla di Kalimantan Barat, Dirawat YIARI

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
Puluhan Orang Utan di Evakuasi Dari Area Karhutla di Kalimantan Barat, Dirawat YIARI

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com -Kurun waktu 1 Agustus hingga 10 September 2026, sebanyak 24 satwa liar dievakuasi dari sejumlah wilayah terdampak Kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat Murlan Dameria Pane mengatakan, sebagian besar satwa yang diselamatkan merupakan orang utan. Dari total 24 satwa, sebanyak 15 merupakan orangutan. Satwa lainnya terdiri dari enam trenggiling, satu bekantan, satu kukang, dan satu musang tenggalung.

Upaya penyelamatan dilakukan Kemenhut bersama YIARI dan pihak terkait. Kemenhut terus melakukan operasi patroli dan menerima laporan masyarakat melalui call center,

ujar Murlan kepada wartawan, Sabtu (12/9).

Proses evakuasi tersebut dilakukan di 18 lokasi yang tersebar pada tiga kabupaten. Tim gabungan mendatangi lokasi setelah mendapatkan informasi mengenai keberadaan satwa yang terancam akibat perubahan kondisi habitat.

Baca juga:

Orang Utan Ditemukan Pingsan di Ladang Sawit Ketapang, Diduga Terpapar Asap Kebakaran

Kebakaran membuat satwa liar keluar dari kawasan habitatnya dan meningkatkan risiko mereka ditemukan di sekitar area perkebunan maupun permukiman. Salah satu penyelamatan dilakukan di Kabupaten Ketapang. Dua orang utan, yakni induk dan anak, ditemukan setelah kawasan habitat di sekitar kebun terdampak kebakaran.

Kedua orangutan tersebut kemudian dievakuasi dan dibawa ke Pusat Rehabilitasi Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) untuk menjalani pemeriksaan serta perawatan.

Satwa-satwa yang telah dievakuasi belum langsung dikembalikan ke habitat. Penempatan sementara dilakukan sambil menunggu kondisi kawasan asal mereka benar-benar aman dari ancaman kebakaran. Kondisi masing-masing satwa akan menjadi pertimbangan sebelum menentukan langkah selanjutnya, termasuk kemungkinan pelepasliaran.

Kasus tersebut menunjukkan dampak kebakaran tidak hanya mengancam kawasan hutan, tetapi juga memaksa satwa meninggalkan habitatnya. Karena itu, laporan warga menjadi salah satu sumber penting bagi petugas untuk menemukan satwa yang membutuhkan pertolongan.

Masyarakat yang menemukan satwa liar di sekitar kawasan terdampak kebakaran diimbau tidak melakukan penangkapan atau penanganan sendiri dan segera melaporkannya kepada petugas konservasi.

#Orang Utan #Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla) #Kebakaran
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Ketua DPRD DKI Ingatkat Potensi Kebakaran Selama Kemarau El Nino
Masih banyak bangunan di Jakarta yang belum sepenuhnya memperhatikan standar keselamatan bencana kebakaran.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Ketua DPRD DKI Ingatkat Potensi Kebakaran Selama Kemarau El Nino
Indonesia
Ratusan Hektar Gambut di 6 Provinsi Masih Terbakar, Pesawat Kapasitas Water Bombing Besar Disiapkan
Langkah tersebut ditujukan untuk mempercepat pemadaman lahan yang masih terbakar, terutama di wilayah yang membutuhkan dukungan operasi udara.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
Ratusan Hektar Gambut di 6 Provinsi Masih Terbakar, Pesawat Kapasitas Water Bombing Besar Disiapkan
Indonesia
Angka Kasus ISPA Tembus 174 Ribu, Kemenkes Soroti Dampak Asap Karhutla
Kemenkes mencatat 174.694 kasus ISPA di wilayah terdampak karhutla sepanjang Agustus hingga 21 September 2026. Sebanyak 40.363 kasus merupakan balita.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
Angka Kasus ISPA Tembus 174 Ribu, Kemenkes Soroti Dampak Asap Karhutla
Indonesia
Karhutla Meluas, 64 Pesawat Dikerahkan untuk Water Bombing, Puluhan Ribu Personel Turun Tangan
Sejak Agustus 2026, sebanyak 64 pesawat telah dilibatkan dalam operasi pemadaman melalui metode water bombing.
Yusuf Abdillah - Senin, 21 September 2026
Karhutla Meluas, 64 Pesawat Dikerahkan untuk Water Bombing, Puluhan Ribu Personel Turun Tangan
Indonesia
Malaysia Kirim Pesawat, 3 Helikopter, dan 52 Personel Bantu Atasi Karhutla
Malaysia akan mengirim satu pesawat, tiga helikopter, dan 52 personel untuk membantu Indonesia menangani karhutla di Kalimantan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Malaysia Kirim Pesawat, 3 Helikopter, dan 52 Personel Bantu Atasi Karhutla
Indonesia
BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing ke Sumatra-Kalimantan, Ini Daftar Lokasinya
BNPB merencanakan operasi water bombing karhutla pada 18 September 2026 di enam provinsi Sumatra dan Kalimantan. Simak daftar lokasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing ke Sumatra-Kalimantan, Ini Daftar Lokasinya
Olahraga
Osmar Loss Ungkap Kekhawatiran di Balik Rasa Senang Kemenangan 3-1 Dewa United atas Borneo FC
Pelatih Osmar Loss mengaku sempat diliputi kekhawatiran.
Frengky Aruan - Jumat, 18 September 2026
Osmar Loss Ungkap Kekhawatiran di Balik Rasa Senang Kemenangan 3-1 Dewa United atas Borneo FC
Indonesia
DPR Minta Penyaluran Anggaran Karhutla Rp 760 Miliar Transparan dan Tepat Sasaran
Anggaran tersebut harus segera diterjemahkan menjadi langkah konkret di lapangan.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
DPR Minta Penyaluran Anggaran Karhutla Rp 760 Miliar Transparan dan Tepat Sasaran
Indonesia
Kapolri Diperintah All Out Tindak Perusahaan Pelaku Karhutla, Pencabutan Izin Tidak Bikin Jera
"Saya minta tidak usah lagi ada macam-macam, kalau memang sudah jelas bahwa dia bertanggung jawab,
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Kapolri Diperintah All Out Tindak Perusahaan Pelaku Karhutla, Pencabutan Izin Tidak Bikin Jera
Indonesia
Prabowo Janji Beri Sanksi Tambahan ke Perusahaan Penyebab Karhutla
Presiden juga memerintahkan pimpinan-pimpinan daerah segera mencabut peraturan daerah yang membuka ruang adanya pembakaran hutan dan lahan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Prabowo Janji Beri Sanksi Tambahan ke Perusahaan Penyebab Karhutla
Bagikan