215.424 Kepala Keluarga Terdampak Kekeringan dan Gunung Ciremai di Jabar Terbakar

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
215.424 Kepala Keluarga Terdampak Kekeringan dan Gunung Ciremai di Jabar Terbakar

Arsip - Kebakaran hutan dan lahan di Sumedang. ANTARA/HO BPBD Sumedang

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat mencatat lahan seluas 325,87 hektare di 121 kecamatan terbakar, sementara 215.424 kepala keluarga (KK) terdampak kekeringan hingga 8 September 2026.

Pranata Humas Ahli Muda BPBD Jabar Hadi Rahmat Hardjasasmita memaparkan, dampak kekeringan merambah 205 kecamatan dengan tingkat yang terparah direspons melalui pengerahan 17,69 juta liter air bersih oleh BPBD Jabar bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Sementara Eskalasi karhutla paling kritis menghantam kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) Blok Cileutik, Desa Singkup, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan sejak Senin (7/9), yang membakar lahan seluas 40 hektare.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan menegaskan karhutla Gunung Ciremai beserta bencana kekeringan di daerah terus mendapatkan atensi penanganan ketat dari pemerintah pusat dan daerah.

Baca juga:

Puluhan Orang Utan di Evakuasi Dari Area Karhutla di Kalimantan Barat, Dirawat YIARI

Kondisi terkini pada Rabu (9/9/2026) menunjukkan tim gabungan masih melakukan pemadaman, penyekatan, dan pendinginan. Sementara pada pukul 20.00 WIB titik api sudah tidak terlihat meski penyekatan dan pendinginan masih terus dilakukan,

ujar Berton.

Pemadaman di TNGC dilakukan secara manual dan menggunakan jetshooter oleh tim gabungan yang terdiri atas petugas TNGC, BPBD Kuningan, TNI, Polri, serta aparatur setempat.

Meski tidak ada korban jiwa, BPBD Jabar mendesak pemenuhan kebutuhan tambahan personel, peralatan pemadam karhutla, serta dukungan logistik di lapangan.

Data BPBD Jabar mengonfirmasi sebaran luas lahan terbakar terbanyak berada di Kabupaten Majalengka, Sukabumi, Subang, Sumedang, Bandung, Kuningan, Cirebon, hingga Pangandaran. (*)

#Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla) #Kebakaran #Kebakaran Hutan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Tenant Makanan Stasiun Gambir Alami Kebakaran, Dalam 18 Menit Api Dapat Dipadamkan
Sebagai tindak lanjut, KAI Daop 1 Jakarta akan melakukan evaluasi bersama pihak terkait untuk memastikan penyebab kejadian sekaligus meninjau kembali aspek keselamatan
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 07 November 2026
Tenant Makanan Stasiun Gambir Alami Kebakaran, Dalam 18 Menit Api Dapat Dipadamkan
Indonesia
Atlet Bulutangkis Jojo Sumbangkan Bonus Asian Games Buat Korban Karhutla
Jojo menyumbangkan medali emas pada Asian Games 2026 dari nomor beregu putra. Nilai bonus medali emas untuk nomor beregu adalah Rp 1,5 miliar.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 07 November 2026
Atlet Bulutangkis Jojo Sumbangkan Bonus Asian Games Buat Korban Karhutla
Indonesia
Karhutla Picu 401.586 Kasus ISPA di 7 Provinsi, Kemenkes Kerahkan 9.355 Tenaga Kesehatan
Kemenkes mencatat 401.586 kasus ISPA akibat karhutla di 7 provinsi dan 63 kabupaten/kota. Sebanyak 9.355 tenaga kesehatan dikerahkan dan 814 rumah oksigen disiapkan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 November 2026
Karhutla Picu 401.586 Kasus ISPA di 7 Provinsi, Kemenkes Kerahkan 9.355 Tenaga Kesehatan
Indonesia
Helikopter Mi-17 Jatuh Saat Sendok Air Laut Buat Padamkan Karhutla, 3 Prajurit TNI-AD Gugur
Helikopter Mi-17 TNI AD jatuh di Seruyan Kalteng saat manuver water bombing karhutla pada 4 November 2026
Angga Yudha Pratama - Kamis, 05 November 2026
Helikopter Mi-17 Jatuh Saat Sendok Air Laut Buat Padamkan Karhutla, 3 Prajurit TNI-AD Gugur
Indonesia
Menepis Tuduhan Karhutla, Industri Sawit Butuh Transparansi, Bukan Sikap Diam
Industri ini memiliki data riil dan instrumen pemantauan yang mampu menunjukkan titik api sebenarnya. Sikap bungkam hanya membiarkan persepsi sepihak terbentuk bebas di mata dunia.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 03 November 2026
Menepis Tuduhan Karhutla, Industri Sawit Butuh Transparansi, Bukan Sikap Diam
Indonesia
BNPB Kerahkan Modifikasi Cuaca untuk Tekan Karhutla Papua Selatan
BNPB bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaksanakan operasi modifikasi cuaca untuk meningkatkan peluang terjadinya hujan.
Dwi Astarini - Selasa, 03 November 2026
BNPB Kerahkan Modifikasi Cuaca untuk Tekan Karhutla Papua Selatan
Indonesia
Luas Karhutla Papua Selatan Turun Jadi 695 Hektare, BNPB Tetap Waspada
Berdasarkan data per 1 November 2026 pukul 17.00 WIB, terdapat 171 titik api dengan sekitar 253 hektare lahan yang masih belum padam.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
Luas Karhutla Papua Selatan Turun Jadi 695 Hektare, BNPB Tetap Waspada
Indonesia
Kebakaran Hutan dan Lahan Terjadi di 2 Kabupaten Sulawesi
Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 4 hektare.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
Kebakaran Hutan dan Lahan Terjadi di 2 Kabupaten Sulawesi
Indonesia
Pemerintah Fokuskan Penanganan Karhutla di Sulawesi hingga Papua
Pemerintah telah mengerahkan 58 unit pesawat dan helikopter guna mendukung operasi pemadaman dari udara serta OMC.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
Pemerintah Fokuskan Penanganan Karhutla di Sulawesi hingga Papua
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Tindak Lanjuti Rekomendasi Pencabutan Izin 23 Korporasi
Penanganan karhutla tidak cukup hanya melalui proses pidana, tetapi juga harus menyasar izin usaha dan kewajiban pemulihan lingkungan.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
DPR Desak Pemerintah Tindak Lanjuti Rekomendasi Pencabutan Izin 23 Korporasi
Bagikan