Sempat Ditolak Warga, Warung Mie Babi di Sukoharjo Diduga Dibakar 4 Orang

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
Sempat Ditolak Warga, Warung Mie Babi di Sukoharjo Diduga Dibakar 4 Orang

Warung Mie dan Babi Tepi Sawah di Sukoharjo didatangi 4 OTK dan dibakar dija polisi, Sabtu (12/9). (Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:


Merahputih.com - Warung Mie dan Babi Tepi Sawah yang berada di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo didatangi 4 orang tidak dikenal (OTK) berpenutup wajah dan melakukan pembakaran, Sabtu (12/9) pukul 03.30 WIB. Lokasi kejadian kini dipasang garis polisi. Tidak ada korban jiwa atas peristiwa itu

Lokasi sasaran dibakar merupakan ruang bagian pojok depan yang digunakan untuk gudang dan kamar karyawan.

Mobil Polsek Grogol dan dua anggota berjaga di lokasi kejadian. Diketahui, sebelum kejadian, keberadaan warung ini sempat ditolak warga dengan memasang spanduk penolakan.


Pemkab Sukoharjo dan Polsek Grogol telah mediasi kedua belah pihak tetapi tidak ada titik temu. Pemilik warung yang merasa telah mengantongi izin dari Pemkab Sukoharjo tetap berjualan hingga terjadi pembakaran.

Baca juga:

Presiden Prabowo Perintahkan Pencabutan Izin Korporasi yang Terlibat Pembakaran Hutan


Pemilik Warung Mie dan Babi Tepi Sawah, Jodi Sutanto, mengatakan pihaknya mendapati kejadian tersebut setelah diberitahu dua orang karyawannya yang menjaga warung.

Itu yang terbakar itu satu gudang, dan satu tempat tidur, dan atap. Saya dapat laporan kejadian itu sekitar pukul 03.30 WIB,

kata Jodi, Sabtu (12/9).

Dikatakannya, akibat kejadian ini menutup sementara tempat usahanya itu. Dan telah mengumumkan di akun medsos tempat usahanya tersebut.

Kejadian sekitar pukul 03.30 WIB. Saat itu warungnya didatangi empat orang tidak dikenal,

kata dia.


Tempat usahanya ini, kata dia, dijaga dua orang karyawan. Satu orang di bagian depan, dan satu orang lagi ada di bagian belakang.

Jadi sebelum dibakar. Warung tersebut didatangi empat orang tak dikenal. Datang mendobrak pintu tempat tidur karyawan saya diminta keluar,

katanya.


Jodi mengatakan empat orang tak dikenal itu berbagi peran. Bahkan, ada yang menodongkan senjata tajam dan menyuruh keluar.

Pelaku menyuruh saksi (karyawan warung) menjongkok di depan, dan mengatakan diam, lalu disuruh berhitung satu sampai seribu. Satu orang merusak barang, yang satu orang membakar gudang dan tempat tidur,

paparnya.


Dia menegaskan kasus ini merupakan tindak pidana pengerusakan dan pengancaman pada karyawannya. Tidak ada luka sama sekali dari ancaman itu.


"Tidak ada penganiayaan, tidak ada pemukulan. Cuma hanya pengancaman biar tidak bergerak, supaya mereka bisa melakukan apa yang dia inginkan,” ucap dia.


Dia menyebut pelaku empat orang itu pakai penutup wajah semua atau sebo. Semua barang tidak ada yang hilang diambil dan hanya dirusak.


“Kejadian berlangsung sekitar 30-40 menit. Setelah membakar langsung pergi. Naik motor, saling berboncengan,” kata dia.


Dia menambahkan kedua karyawannya yang jadi korban pengancaman menjadi ketakutan dan trauma. Pihaknya menduga aksi ini sudah direncanakan karena CCTV juga terbakar


“Orang tak dikenal tersebut sudah membawa bensin. Ini bisa disimpulkan memang sudah direncanakan,” tandasnya


Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo, membenarkan adanya kejadian tersebut. Dan pihaknya telah menangani kasus ini dengan melakukan penyelidikan.


“Ada saksi juga yang melihat. Kita langsung selidiki, karena memang sengaja ada yang bakar,” kata Anggaito. (Ismail/Jawa Tengah)

#Polisi #Kebakaran #Kriminal
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
20 Korporasi Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan
Penyidik Bareskrim Polri juga merekomendasikan pencabutan izin usaha terhadap 23 korporasi yang diduga terkait karhutla.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
20 Korporasi Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan
Berita Foto
Warga Mengais Sisa Barang Pascakebakaran di Permukiman Padat Menteng, Jakarta
Warga mencari barang berharga yang masih tersisa pascakebakaran di permukiman padat penduduk kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (28/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 28 Oktober 2026
Warga Mengais Sisa Barang Pascakebakaran di Permukiman Padat Menteng, Jakarta
Indonesia
14 Hari Operasi Patuh Jaya, Polisi Utamakan Edukasi dan Imbauan
Pendekatan edukasi lebih diutamakan dalam operasi tahun ini agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya tertib berlalu lintas.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Oktober 2026
14 Hari Operasi Patuh Jaya, Polisi Utamakan Edukasi dan  Imbauan
Indonesia
Ada Keluhan soal Polisi atau Penegakan Hukum? Ini Kanal Aduan Kapolda Metro Jaya
Polda Metro Jaya menerima 197 aduan masyarakat pada 11–25 Oktober 2026. Sebanyak 36 laporan selesai. Simak nomor WhatsApp Aduan Kapolda.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Ada Keluhan soal Polisi atau Penegakan Hukum? Ini Kanal Aduan Kapolda Metro Jaya
Indonesia
7 Tahun Koma Dikeroyok Bubarkan Bentrok Antarpesilat, Eks Kasatreskrim Polres Wonogiri Meninggal
Aditia berpulang setelah menjalani perawatan intensif panjang setelah insiden pengeroyokan brutal yang dialaminya pada Rabu, 8 Mei 2019 malam.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
7 Tahun Koma Dikeroyok Bubarkan Bentrok Antarpesilat, Eks Kasatreskrim Polres Wonogiri Meninggal
Indonesia
Bobotoh 16 Tahun Tewas Usai Garudakyaksa vs Persib, Polres Bogor Cari Info TKP
Polres Bogor usut kematian Bobotoh ARK (16) di KM 50 Cimandala usai laga Garudayaksa vs Persib. Kapolres periksa saksi. Simak selengkapnya!
Wisnu Cipto - Senin, 26 Oktober 2026
Bobotoh 16 Tahun Tewas Usai Garudakyaksa vs Persib, Polres Bogor Cari Info TKP
Indonesia
Seorang Dokter di Bandung Cabuli Anak Kandung
Saat ini, korban telah ditempatkan di rumah aman dengan pendampingan tim perlindungan anak UPTD PPA Provinsi Jawa Barat.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Seorang Dokter di Bandung Cabuli Anak Kandung
Indonesia
Asap Karhutla Meluas, Ganguan Penerbangan Sampai ke Ambon dan Papua
Asap mengurangi jarak pandang di sekitar bandar udara. Kondisi ini mempengaruhi proses lepas landas, pendaratan, dan pergerakan pesawat
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Asap Karhutla Meluas, Ganguan Penerbangan Sampai ke Ambon dan Papua
Indonesia
Propam Polri Turun Tangan Tangani Polisi Tembak Polisi
Tim penyidik telah selesai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta menyita sejumlah barang bukti.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
Propam Polri Turun Tangan Tangani Polisi Tembak Polisi
Indonesia
Truk Dalmas Dibakar, Polrestabes Bandung Buru Pelaku
Kendaraan polisi tersebut tengah melaju sebelum tiba-tiba diserang sekelompok orang di lokasi kejadian. Para pelaku diduga melempari kendaraan dengan batu, kembang api, petasan, hingga bom molotov.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
Truk Dalmas Dibakar, Polrestabes Bandung Buru Pelaku
Bagikan