MERAHPUTIH.COM - GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengaku tak pernah mempersoalkan latar belakang partai politik anggota DPRD DKI Jakarta yang ikut serta turun ke warga saat menjalankan tugas.
"Siapa saja yang turun ke lapangan bersama-sama dengan saya sebagai Gubernur, saya terus terang mohon maaf, tidak pernah melihat warna partainya. Tidak pernah," kata Pramono saat menghadiri silaturahmi bersama DPRD DKI, DPR RI Dapil DKI Jakarta, dan DPD RI Dapil DKI Jakarta di Ruang Rapat Paripurna, Gedung DPRD, Jakarta Pusat, Kamis (30/7).
Namun, Pramono mengungkapkan keheranan karena hanya ada segelintir anggota Dewan Kebon Sirih yang datang bersama jajaran Pemprov DKI Jakarta menjalankan program di masyarakat.
"Sesama anggota DPRD ini suka pintar-pintaran juga. Saya undang semua, kadang-kadang saya tanya ke apa, ke Staftek, 'Kenapa kok yang datang hari ini cuma itu?'. Jawabnya, 'Pak, yang itu diblok'," ucap Pramono.
Baca juga:
Pramono Prihatin soal Bentrokan Matraman, Ingatkan Warga Jangan Ikut Terprovokasi
Pramono menyarankan kepada Sekretaris DPRD DKI Jakarta Augustinus agar 106 anggota DPRD DKI diundang ketika ada acara Pemprov DKI. "Seyogianya semua diundang secara terbuka. Karena kalau enggak, nanti disangka pilih kasih," lanjutnya.
Kendati demikian, ia mengaku bersyukur hubungan antara eksekutif dan legislatif Jakarta terjalin sangat baik. Pramono juga menegaskan pembangunan di Ibu Kota tak mungkin terjadi tanpa adanya dukungan dari DPRD DKI Jakarta.
"Maka berkali-kali saya mengatakan, tidak ada yang jagoan di Jakarta ini membangun Jakarta sendiri tanpa sepenuhnya dukungan dari DPRD," tuturnya.(Asp)
Baca juga:
Gubernur Pramono Bertemu Seskab Teddy, Bahas Penguatan Pengembangan MRT hingga LRT