Makanan dan Minuman Terbaik untuk Meredakan 'Hangover'

annehsannehs - Kamis, 13 Januari 2022
Makanan dan Minuman Terbaik untuk Meredakan 'Hangover'

Pisang mampu mengatasi hangover. (Foto: Unsplash/Louis Hansel)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MASIH dengan euforia tahun baru, berkumpul bersama teman dan keluarga biasanya melibatkan minuman beralkohol. Setelah pembicaraan yang menarik dan permainan yang menghibur, kamu pun akan tertidur sampai siang atau bahkan sore.

Saat bangun tidur, biasanya kamu akan merasakan hangover, yakni kepala yang terasa pusing, tubuh lemas, kelelahan, dan mual yang terjadi setelah minum alkohol. Ini menjadi waktu yang mana kamu baru menyesal mengapa tidak berhenti minum ketika sudah melampaui batas toleransi alkoholmu semalam.

BACA JUGA:

alkohol
Telur mengandung asam amino seperti sistein yang bisa membantu membersihkan asetaldehida dari tubuhmu. (Foto: Pexels/Ksenia Chernaya)

Dikutip dari Insider, hangover biasanya akan hilang sendiri dalam kurun waktu 24 jam. Meski begitu, beberapa gejalanya bisa diredakan dengan mengonsumsi beberapa makanan dan minuman, salah satunya adalah telur.

Menurut sebuah studi yang dipublikasikan di Hindawi Journal of Chemistry pada 2018, telur mengandung asam amino seperti sistein yang bisa membantu membersihkan asetaldehida dari tubuhmu. Asetaldehida diproduksi selama metabolisme menerima alkohol. Ketika terlalu banyak minum, tubuhmu tidak bisa mencerna asetaldehida dengan cepat sehingga menimbulkan gejala sakit kepala, muntah, mual, dan berkeringat.

Setelah itu, kamu bisa mengonsumsi pisang. Pisang memiliki kandungan potasium yang bisa memberikan elektrolit bagi tubuh yang sudah habis terkuras setelah minum alkohol. Kamu juga bisa memperoleh elektrolit dari kentang, air kelapa, alpukat, dan salmon.

Semangkuk mie ayam berkuah juga bisa membantu meredakan hangover. Dikutip dari Insider, mengonsumsi hidangan yang asin bisa mengembalikan kadar sodium di dalam tubuh yang sudah terkuras akibat minum alkohol terlalu banyak.

Baca juga:

Jangan Kelamaan Nyatakan Cinta, Nanti Gebetanmu Keburu Diambil Orang Lain

Makan hidangan yang gurih dan asin seperti sup atau mie ayam. (Foto pixabay/RitaE)
Makan hidangan yang gurih dan asin seperti sup atau mie ayam. (Foto: Pixabay/RitaE)

Karbohidrat juga bisa menjadi pilihan yang tepat untuk mengatasi hungover. Alih-alih mengonsumsi nasi dan roti tawar putih yang tinggi kalori, kamu bisa menjadikan karbohidrat yang sehat seperti gandum, kacang-kacangan, dan nasi merah sebagai pilihan.

Dokter di Huntington Hospital, California, Mia Mattioli, MD juga mengatakan bahwa kamu harus banyak minum air putih. Minum air putih atau cairan lainnya ketika hangover mampu meringankan gejala dehidrasi seperti mulut kering, pusing, dan kelelahan.

Pastikan untuk selalu minum alkohol secara bertanggungjawab dan jangan menyetir demi keselamatan diri dan orang lain. (SHN)

Baca juga:

Tidak Bisa Tidur Karena Otak Terasa Penuh? Ikuti 3 Tips Ini

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Bagikan