Langkah yang Perlu Dilakukan Jika Kontak dengan Pasien Positif COVID-19

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 10 Februari 2022
Langkah yang Perlu Dilakukan Jika Kontak dengan Pasien Positif COVID-19

Ilustrasi COVID-19. Foto: Pixabay/TheDigitalArtist

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Penambahan angka harian kasus positif COVID-19 makin tinggi. Sehingga, semakin banyak orang yang positif maka semakin banyak pula orang yang terdeteksi sebagai kontak erat dengan pasien positif .

Jubir Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Reisa Broto Asmoro meminta, masyarakat yang melakukan kontak erat dengan orang yang positif COVID-19 menjalankan prosedur isolasi mandiri atau karantina.

Baca Juga

Sejumlah Obat dan Terapi Plasma Konvalesen Tak Lagi Dianjurkan untuk Tangani COVID-19

“Bagi Anda yang mungkin baru saja mengalami kontak erat dengan orang yang terkonfirmasi positif COVID-19, maka hal pertama yang harus dilakukan adalah melakukan karantina mandiri di rumah,” ujarnya, dikutip melalui laman Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (9/2)

Dia melanjutkan, orang tersebut perlu melakukan tes pertama dalam waktu 24 jam setelah kontak erat, terkait dengan pemilihan tes, maka mereka dapat melakukan PCR swab test atau antigen swab test. Di mana pemilihan ini berdasarkan kriteria daerah pemeriksaan.

“Jika hasil tes pertama positif, segera lanjutkan isolasi mandiri dengan dipantau melalui layanan kesehatan jarak jauh (telemedicine) atau layanan kesehatan lain, seperti Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas),” jelas Riesa.

Dia meminta masyarakat, mengikuti anjuran dan dosis obat serta vitamin yang disarankan oleh dokter. "Apabila muncul gejala segeralah memeriksakan diri dan tetap terus terpantau selama menjalankan isolasi mandiri," sebut Reisa.

Baca Juga

Ruang Isolasi COVID-19 di Jawa Barat Sudah Terisi 44,11 Persen

Bahkan, hal ini juga berlaku bagi orang yang hasil tesnya negatif COVID-19 usai kontak erat tetap wajib melakukan karantina atau isolasi mandiri terlebih dahulu.

Namun, jika hasilnya negatif jangan langsung menganggap pasti tidak tertular, sebaiknya melanjutkan karantina mandiri sambil memantau gejala yang timbul.

"Lakukan pengulangan tes kedua pada hari kelima karantina mandiri,” tuturnya.

Reisa mengatakan, jika tes kedua tersebut negatif, maka pasien tidak perlu lagi melakukan karantina mandiri. Tetapi, apabila hasil kedua menunjukan positif, maka diharuskan untuk melanjutkan isolasi mandiri

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) per Rabu (9/2) jumlah kasus positif COVID-19 yang terkonfirmasi mencapai 46.843 orang. Sehingga secara kumulatif kasus positif mencapai 4.626.939 kasus.

Selain itu, kasus aktif juga meningkat hingga 32.762 kasus menjadi total kumulatif mencapai 265.824 kasus aktif. (Knu)

Baca Juga

Tambah Lagi, Kasus COVID-19 Melonjak hingga 46.843 Hari Ini

#COVID-19 #Kasus COVID-19 #Satgas COVID-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Indonesia
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Gejala umum ISPA yang harus diwaspadai meliputi batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan demam
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Oktober 2025
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Lifestyle
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Gejala long COVID tidak selalu sama pada setiap orang. Sebagian mengalami hanya satu keluhan, seperti sesak napas atau kelelahan (fatigue), sementara yang lain menghadapi kombinasi beberapa gangguan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Agustus 2025
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Indonesia
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Kemenkes menjabarkan saat ini ada 179 kasus COVID-19, dengan 1 kasus positif dari 32 pemeriksaan yang ditemukan
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Indonesia
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Batuk-pilek disertai sesak napas dalam waktu kurang dari 14 hari setelah kembali dari Tanah Suci.
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Indonesia
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan bahwa situasi COVID-19 di Ibu Kota tetap terkendali
Angga Yudha Pratama - Jumat, 13 Juni 2025
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Indonesia
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Ani mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan
Angga Yudha Pratama - Rabu, 11 Juni 2025
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Indonesia
KPK Minta Tolong BRI Bantu Usut Kasus Korupsi Bansos Presiden Era COVID-19
KPK meminta bantuan BRI untuk memberikan informasi mengenai fasilitas kredit
Wisnu Cipto - Jumat, 06 Juni 2025
KPK Minta Tolong BRI Bantu Usut Kasus Korupsi Bansos Presiden Era COVID-19
Bagikan