Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Kurangi Polusi Udara dengan 5 Hal Ini

Muchammad YaniMuchammad Yani - Jumat, 19 November 2021
Kurangi Polusi Udara dengan 5 Hal Ini

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

GUNA menjaga keberlangsungan umat manusia, sebaiknya kita harus menjaga lingkungan dan membantu mengurangi pencemaran lingkungan. Terlebih seiring berjalannya waktu, bumi yang kita tinggali semakin rusak. Tingkat emisi gas rumah kaca terutama Indonesia cukup tinggi seperti dikutip Sistem Karantina Kesehatan (SINKARKES).

Sebenarnya berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah, seperti peningkatan luas hutan hingga pemberantasan pembalakan hutan. Namun hal tersebut tak cukup memberikan efek positif bagi lingkungan. Oleh karena itu, untuk mencegah pemanasan global, yuk, turut serta dalam menjaga lingkungan mulai dari hal kecil.

Baca juga:

Polusi Andil Menyebabkan Kanker Paru-Paru

1. Menggunakan transportasi umum

Polusi udara bisa dikurangi dengan menggunakan transportasi umum. (Foto: Merahputih.com/Rizki Fitrianto)
Polusi udara bisa dikurangi dengan menggunakan transportasi umum. (Foto: Merahputih.com/Rizki Fitrianto)

Mengutip dari AQI India, Menggunakan transportasi umum adalah cara singkat untuk berkontribusi mengatasi masalah polusi udara. Selain mengurangi pengeluaran bahan bakar dan gas, menggunakan transportasi umum juga dapat membantu dalam menghemat uang. Kamu bisa gunakan KRL (Kereta Rel Listrik), Busway, atau angkutan umum lainnya.

2. Matikan lampu saat tidak pakai

Matikan lampu ketika sedang tida digunakan. (Foto: Pixabay/ColiN00B)
Matikan lampu ketika sedang tida digunakan. (Foto: Pixabay/ColiN00B)

Energi yang diambil oleh lampu juga berkontribusi terhadap polusi udara, sehingga konsumsi listrik yang lebih sedikit dapat menghemat energi. Gunakan lampu neon hemat energi untuk membantu lingkungan.

Baca juga:

Pasanganmu Mendengkur? Waspada Terkena Polusi Suara

3. Jangan gunakan kantong plastik

Kurangi penggunakan plastik, karena sulit terurai. (Foto: Merahputih.com/Rizki Fitrianto)
Kurangi penggunakan plastik, karena sulit terurai. (Foto: Merahputih.com/Rizki Fitrianto)

Penggunaan produk plastik bisa sangat berbahaya bagi lingkungan karena membutuhkan waktu yang sangat lama untuk terurai. Selain itu, untuk mendaur ulang palstik harus di bakar yang menyebabkan polusi udara. Jadi menggunakan kantong kertas merupakan alternatif yang lebih baik karena mudah terurai dan dapat didaur ulang.

4. Kurangi penggunaan Air Conditioner

Mengurangi AC bisa mencegah pemanasan global. (Foto: Pixabay/terimakasih0)
Mengurangi AC bisa mencegah pemanasan global. (Foto: Pixabay/terimakasih0)

Penggunaan AC membutuhkan banyak energi dan mengeluarkan banyak panas yang berdampak buruk bagi lingkungan. AC juga membutuhkan banyak daya dan energi untuk bekerja dibandingkan dengan kipas angin.

5. Katakan tidak untuk rokok dan membakar sampah sembarangan

Ternyata rokok turut andil dalam membuat polusi udara. (Foto: Pixabay/HansMartinPaul)
Ternyata rokok turut andil dalam membuat polusi udara. (Foto: Pixabay/HansMartinPaul)

Pengumpulan sampah dan membakarnya di musim kemarau atau daun kering yang terbakar merupakan faktor besar penyebab pencemaran udara. Hal yang sama juga berlaku pada rokok. Keduanya menyebabkan pencemaran udara dan memperburuk kualitas udara serta jelas merusak kesehatan seseorang. (Jhn)

Baca juga:

Pandemi COVID-19, Waspadai Dampak Buruk Polusi Udara

#Polusi Udara
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Partikulat Halus Kebakaran TPA Jatiwaringin di Level Sangat Berbahaya, 18 Kali Lipat di Atas Ambang Baku
Konsentrasi PM2.5 akibat kebakaran TPA Jatiwaringin mencapai 1.000 µg/m³, 18 kali lipat di atas ambang batas. KLH peringatkan risiko ISPA dan dampak kesehatan warga.
Wisnu Cipto - Jumat, 03 Juli 2026
Partikulat Halus Kebakaran TPA Jatiwaringin di Level Sangat Berbahaya, 18 Kali Lipat di Atas Ambang Baku
Indonesia
Jakarta Juara Dunia Polusi! Udara Ibu Kota Paling Beracun dan Tidak Sehat Sejagad pada Kamis 2 Juli 2026
Paparan konstan polusi level ini berpotensi merusak tanaman hingga menurunkan nilai estetika lingkungan perkotaan secara drastis
Angga Yudha Pratama - Kamis, 02 Juli 2026
Jakarta Juara Dunia Polusi! Udara Ibu Kota Paling Beracun dan Tidak Sehat Sejagad pada Kamis 2 Juli 2026
Indonesia
Kualitas Udara di Jakarta Masuk Kategori Tidak Sehat Kamis Pagi, Terburuk Kedua di Dunia
Adapun kota dengan kualitas udara terburuk urutan pertama yaitu Kinshasa, Democratic Repiblic of the Congo di angka 204.
Frengky Aruan - Kamis, 25 Juni 2026
Kualitas Udara di Jakarta Masuk Kategori Tidak Sehat Kamis Pagi, Terburuk Kedua di Dunia
Indonesia
Polusi Udara Jakarta Pagi Ini Terburuk Kedua Dunia, IQAir Tempatkan Ibu Kota Masuk Kategori Tidak Sehat
Pemprov DKI mempercepat proyek pembangunan fasilitas pengolahan sampah Intermediate Treatment Facility (ITF)
Angga Yudha Pratama - Rabu, 17 Juni 2026
Polusi Udara Jakarta Pagi Ini Terburuk Kedua Dunia, IQAir Tempatkan Ibu Kota Masuk Kategori Tidak Sehat
Berita Foto
Gubernur DKI Pramono Siapkan Formula Baru Tekan Polusi Udara Jakarta
Suasana pemukiman padat penduduk berdampingan gedung perkantoran di Kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (4/5/2026).
Didik Setiawan - Senin, 04 Mei 2026
Gubernur DKI Pramono Siapkan Formula Baru Tekan Polusi Udara Jakarta
Indonesia
Udara Jakarta Tercatat tak Sehat Rabu (29/4), Pastikan Pakai Masker saat Keluar Rumah
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 161 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 69,3 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Udara Jakarta Tercatat tak Sehat Rabu (29/4), Pastikan Pakai Masker saat Keluar Rumah
Indonesia
Udara Jakarta Memburuk saat Arus Balik Lebaran 2026, Masuk 7 Kota Paling Berpolusi di Dunia
Kualitas udara Jakarta memburuk saat puncak arus balik Lebaran 2026. AQI mencapai 159 dan masuk 7 kota paling berpolusi di dunia menurut IQAir.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 29 Maret 2026
Udara Jakarta Memburuk saat Arus Balik Lebaran 2026, Masuk 7 Kota Paling Berpolusi di Dunia
Indonesia
Hadapi Polusi Udara, Pemprov DKI Jakarta Dorong Kolaborasi Lintas Wilayah
Pemprov DKI Jakarta memperkuat sistem pemantauan kualitas udara. Namun, Jakarta memerlukan kolaborasi lintas wilayah.
Soffi Amira - Rabu, 11 Februari 2026
Hadapi Polusi Udara, Pemprov DKI Jakarta Dorong Kolaborasi Lintas Wilayah
Indonesia
Ajaib! Kualitas Udara Jakarta Pagi Ini Sabet Kategori Baik WHO, Warga Boleh Buka Jendela Tanpa Takut Batuk
Dengan kondisi udara yang baik ini, warga bahkan disarankan untuk membuka jendela agar dapat menikmati udara bersih yang masuk dari luar
Angga Yudha Pratama - Selasa, 11 November 2025
Ajaib! Kualitas Udara Jakarta Pagi Ini Sabet Kategori Baik WHO, Warga Boleh Buka Jendela Tanpa Takut Batuk
Indonesia
Udara Jakarta Lebih Berbahaya 10 Kali Lipat dari Batas WHO pada Jumat (31/10), Ini Tips Bertahan Hidup dari Dinkes
Masyarakat kini dapat memantau kondisi lingkungan secara real-time melalui portal udara.jakarta.go.id dan aplikasi JAKI
Angga Yudha Pratama - Jumat, 31 Oktober 2025
Udara Jakarta Lebih Berbahaya 10 Kali Lipat dari Batas WHO pada Jumat (31/10), Ini Tips Bertahan Hidup dari Dinkes
Bagikan