Kisah Relawan Tidak Boleh Nengok Jarum Suntik Saat Divaksin

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 03 September 2020
Kisah Relawan Tidak Boleh Nengok Jarum Suntik Saat Divaksin

Ilustrasi vaksin COVID-19. Foto: Istimewa

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Bagi relawan vaksin COVID-19, mendapat kesempatan suntik vaksin adalah pengalaman amat langka. Lewat penyuntikan vaksin ini sejarah pandemi ditentukan. Keberadaan vaksin pun menjadi sumber penasaran relawan, seperti diakui salah seorang relawan vaksin bernama Arif Budiawan.

Pria 53 tahun tersebut mengaku penasaran ingin melihat wujud vaksin Sinovac Biotech yang diujicobakan ke dalam tubuhnya. Namun berdasarkan prosedur penelitian, relawan tidak boleh melihat vaksin tersebut.

Baca Juga

Jumlah Kasus COVID-19 Tembus 180 Ribu, Lonjakan akibat Libur Panjang

Tadinya, Arif ingin menengok wujud vaksin ketika peneliti menyuntikkan vaksin ke lengan kirinya. Tetapi, niat ini urung demi menghormati prosedur.

"Cairan di suntikannya ga dilihatin, saya lihat yang nyuntik saja ga boleh. Saya tanya kenapa, katanya prosedurnya, SOP-nya begitu, masih uji coba," kata Arif, saat dihubungi MerahPutih,com baru-baru ini.

Selain itu, ia juga tidak bisa melihat wajah penelitinya yang mengenakan APD lengkap. "Saat disuntik saya disuruh nengok ke tempat lain. Kan saya pengin lihat ga boleh sama dia karena masih uji coba ga boleh, prosedurnya gitu," lanjut Arif.

Arif Budiawan saat disuntik vaksin. (Dok Pribadi)
Arif Budiawan saat disuntik vaksin. (Dok Pribadi)

Meski demikian, Arif berhasil mengabadikan dirinya saat diinjeksi vaksin. Ia meminta tolong kepada peneliti untuk memotret proses penyuntikan bersejarah tersebut. "Saya minta difotoin ke suster pake hp saya," terangnya.

Menurutnya, dalam uji coba tersebut masing-masing relawan ada yang mendapat vaksin dan ada pula yang mendapat plasebo. Masing-masing relawan tidak diberitahu apakah dia mendapat suntikan vaksin atau plasebo.

Ia juga bilang, peneliti yang menyuntikkan vaksin pun tidak tahu relawannya disuntik vaksin atau plasebo. Sebab yang mengetahui kandungan dalam suntikan tersebut hanya peneliti pusat, yakni Bio Farma.

Arif mendapat kesempatan disuntik pada Jumat (28/8) di salah satu lokasi uji klinik vaksin di Bandung, yakni Puskesmas Dago. Saat disuntik, pria yang bekerja sebagai kontraktor tersebut merasakan kaku atau pegal di bagian lengan. Tapi, gejala ini tidak berlangsung lama. Selanjutnya, ia merasa sehat walafiat.

Oleh peneliti, ia dibekali kartu berisi laporan harian dan termometer untuk memeriksa suhu tubuh secara mandiri. Hasil pengukuran suhu tubuh dituliskan di kartu laporan tersebut setiap harinya. Kartu ini juga berisi daftar gejala yang harus diisi relawan tiap harinya.

"Alhamdulillah saya sampai hari ini ga ada kerasa apa-apa," kata Arif.

Baca Juga

Tujuh Strategi Hentikan Terjadinya Klaster COVID-19 di Perkantoran

Uji klinis vaksin tersebut hasil kerja sama PT Bio Farma dengan perusahaan vaksin Sinovas Biotech, Tiongkok. Dalam penelitian terhadap relawan, PT Bio Farma menggandeng peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjdjaran (Unpad). Uji klinis tahap tiga atau akhir ini diikuti 1.620 relawan. (Iman Ha/Bandung)

#COVID-19 #Vaksin Covid-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Terjerat skandal sertifikat COVID-19 palsu, Kapten Swiss Granit Xhaka akui kesalahannya dan mundur dari Timnas. Simak kronologi dan ancaman hukumannya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Indonesia
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Gejala umum ISPA yang harus diwaspadai meliputi batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan demam
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Oktober 2025
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Lifestyle
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Gejala long COVID tidak selalu sama pada setiap orang. Sebagian mengalami hanya satu keluhan, seperti sesak napas atau kelelahan (fatigue), sementara yang lain menghadapi kombinasi beberapa gangguan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Agustus 2025
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Indonesia
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Kemenkes menjabarkan saat ini ada 179 kasus COVID-19, dengan 1 kasus positif dari 32 pemeriksaan yang ditemukan
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Indonesia
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Batuk-pilek disertai sesak napas dalam waktu kurang dari 14 hari setelah kembali dari Tanah Suci.
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Indonesia
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan bahwa situasi COVID-19 di Ibu Kota tetap terkendali
Angga Yudha Pratama - Jumat, 13 Juni 2025
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Indonesia
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Ani mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan
Angga Yudha Pratama - Rabu, 11 Juni 2025
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Bagikan