MerahPutih.com - Penanganan protokol kesehatan di Jakarta memang tidak mudah. Salah satunya karena tingkat kedisiplinan warga yang tergolong masih rendah.
Apalagi, jumlah penyebaran virus corona (COVID-19) di Indonesia yang masih sangat mengkhawatirkan sehingga ribuan orang terpapar setiap harinya.
Baca Juga
Kapolsek Cempaka Putih, Kompol Chitya Intania Kusnita bercerita jika ia rela meninggalkan keluarga maupun anak demi konsisten dalam penerapan protokol kesehatan.
Perempuan yang lama bertugas di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya ini mengaku, saban pagi mesti berangkat dari rumah tanpa perlu berlama-lama bersama ketiga buah hatinya.
"Saya berangkat pagi untuk penegakan disiplin warga yang tak pakai masker dan berkerumun. Imbauan bahkan hingga sanksi sosial yang tak tertib protokol kesehatan," kata Chitya saat berbincang dengan MerahPutih.com, Sabtu (26/12).
Kegiatan ini berlangsung hampir setiap hari. Dari pagi bahkan sampai pagi lagi. "Malam kami juga patroli Kamtibmas. Lakukan imbauan bahkan hingga antisipasi curanmor, balap liar dan pencurian," terang Chitya.
Tak jarang, rasa rindu bertemu anak-anak selalu muncul dalam benak wanita yang dikenal tegas terhadap pelaku kejahatan ini. Untuk menyiasatinya, ia selalu menggunakan aplikasi video call hanya untuk 'bertemu' buah hatinya.
"Pasti video call dengan anak-anak. Kalau pulang, anak belum tidur ya kami ngobrol," jelas Chitya.
Ia mengakui, anak-anaknya selalu meminta berkunjung ke kantor Polsek Cempaka Putih hanya untuk bertemu sang ibunda sampai menginap di sana.
"Mereka senang dan minta ikutan patroli. Dan, pengen ikut ke Kampung Tangguh yang jadi program andalan kami. Jadi kerja sambil ngajak anak. Dia mereka bilang 'mama keren'," tambahnya.
Menurut Chitya, tak jarang ketiga anaknya yang masih SD dan kuliah ini suka 'komplain' karena ibunda tak memiliki waktu libur.
"Dulu waktu di Polda bisa saja. Sekarang kan gak bisa. Sabtu masuk dan malamnya kami patroli sampai pagi. Baru minggu pagi bisa pulang, tapi kalau ada kegiatan lanjut," imbuh Chitya.
Chitya pun berharap, kepada wanita agar selalu semangat dalam bekerja. Terutama yang memiliki profesi sepertinya yang dikenal sangat beresiko.
"Kita harus bersatu-padu dalam memutus mata rantai COVID-19. Tetap tangguh dan semangat dalam menaati protokol kesehatan,"pesan Chitya.
Ia berharap, jelang tahun baru ini, bisa dijadikan momentum masyarakat untuk meningkatkan protokol kesehatan.
"Agar masyarakat semakin sadar menerapkan protokol kesehatan. Indonesia tetap sehat sehingga perekonomian bisa pulih," harap Chitya.
Sekedar informasi, Polri dibantu TNI, pemerintah daerah, dan mitra keamanan lainnya, menggelar apel gelar pasukan Operasi Lilin 2020, secara serentak di seluruh wilayah Indonesia.
Operasi Lilin mengedepankan kegiatan preemtif, preventif, secara humanis, serta penegakan hukum secara tegas dan profesional. Operasi Lilin digelar selama 15 hari mulai 21 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021 mendatang.
Ada puluhan pos pengamanan yang disediakan untuk memantau pergerakan warga. Terutama di kawasan padat dan yang ramai dikunjungi. (Knu)
Baca Juga
Kisah Inspiratif Survivor Kasus 01 COVID-19 Sita Tyasutami Menghadapi Perundungan