Ketua DPR: People Power Akan Rugikan Masyarakat Indonesia
Ketua DPR Bambang Soesatyo menjawab pertanyaan saat wawancara khusus dengan LKBN ANTARA. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)
MerahPutih.com - Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo menilai tidak ada unsur yang memenuhi untuk dilakukannya 'people power' sehingga kalau dipaksakan maka yang dirugikan adalah masyarakat Indonesia.
"Wacana digulirkannya people power belum tepat waktunya karena tidak ada keadaan genting yang memaksa. Kalau dipaksakan maka yang rugi adalah rakyat Indonesia," kata Bamsoet usai menggelar buka puasa bersama di Rumah Dinas Ketua DPR, Jalan Widya Chandra, Jakarta, Senin (13/5).
Dia menilai 'people power' bisa dilakukan kalau memenuhi unsur-unsur seperti krisis ekonomi dan pemerintahan berjalan otoriter.
Menurut dia, kedua hal itu tidak terjadi, tidak ada krisis ekonomi, semua berjalan demokratis dan pemerintah tidak represif sehingga tidak ada alasan untuk mewacanakan 'people power'.
Seperti diberitakan Antara, Bamsoet juga mengomentari terkait ajakan beberapa pihak via grup Whatsapp agar turun ke jalan tanggal 22 Mei, itu tidak perlu dilakukan.
"Tanggal 22 Mei itu bertepatan dengan Nuzulul Quran, jangan nodai hari turunnya Al Quran dengan kegiatan yang kontra-produktif apalagi membahayakan kemanusiaan seperti demonstrasi," ujarnya.
Bambang menilai sebaiknya di bulan Ramadhan, kita melaksanakan ibadah puasa dengan khusyuk dan menghormati hari turunnya Al Quran. (*)
Baca Juga: Melihat Calon dan Penetapan Ketua DPR Menurut UU MD3
Bagikan
Berita Terkait
DPR Tagih Janji OJK Buat Perizinan Selevel Platform Global
Revisi UU BNPB Diharap Masuk Prolegnas, DPR Ingin Kepala Badan Bisa Langsung Kerja Bareng Kepala Daerah
DPR Minta Guru dan Murid Korban Bencana Tak Sekadar Dibangunkan Gedung, Tapi Dipulihkan Mentalnya
Guru Jambi Tampar Siswa 'Pirang' Berujung Laporan Polisi, Komisi III DPR RI Pasang Badan Minta Kasus Dihentikan
Siswa Aceh Utara Belajar di Lumpur, DPR Desak Bantuan Perabotan
DPR Curiga Program Magang Cuma Akal-akalan Perusahaan Cari Upah Murah, Buruh Tetap Terancam
Indonesia Kalah Saing dengan Negara Tetangga dalam Urusan Pariwisata, DPR 'Semprot' Pemerintah
Nasib Hakim Luar Jawa Dianaktirikan, DPR Desak Aturan Karier Segera Disahkan
DPR Tegaskan Dana Haji Harus Steril Korupsi dan Dikelola Profesional
DPR Bongkar Keanehan Rute Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Maros