DPR Bongkar Keanehan Rute Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Maros
Serpihan pesawat ATR 42-500 di Maros
Merahputih.com - Komisi V DPR RI menaruh perhatian serius terhadap insiden jatuhnya pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) di pegunungan Maros, Sulawesi Selatan.
Selain faktor cuaca ekstrem, DPR mengungkap adanya indikasi keanehan rute dan kondisi teknis armada yang bermasalah sebelum kecelakaan terjadi.
Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, membeberkan temuan awal yang cukup mengejutkan terkait aktivitas pesawat sebelum hilang kontak. Ia menyebut bahwa pesawat tersebut dilaporkan sempat berbelok ke arah yang tidak sesuai dengan jalur seharusnya.
Baca juga:
Tak hanya soal navigasi, Lasarus juga menerima laporan mengenai riwayat teknis armada yang kurang prima.
"Kami mendapatkan informasi bahwa pesawat ini mengalami kerusakan mesin beberapa waktu sebelumnya. Ada beberapa informasi yang sudah kita kumpulkan dari kejadian ini," ungkap Lasarus, Selasa (20/1).
Meskipun BMKG mengonfirmasi adanya awan tebal dan hambatan pegunungan di lokasi kejadian, Lasarus menegaskan bahwa faktor teknis tidak boleh diabaikan. Ia meminta pihak terkait untuk tidak terburu-buru menyimpulkan sebelum ada data valid.
Pertaruhan Kredibilitas di Mata Dunia
Tragedi ini kini menjadi sorotan dunia internasional, mengingat dampaknya terhadap reputasi keselamatan penerbangan Indonesia. Lasarus mewanti-wanti Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) agar bekerja secara transparan tanpa ada manipulasi data.
Baca juga:
Tim SAR Kerahkan Helikopter Angkut Korban Pesawat ATR 42-500 dari Jurang Penggungan Lampeso
"Mohon kecelakaan ini nanti diinvestigasi secara menyeluruh. Kita serius menangani ini, jangan sampai ada kejadian yang sama terulang kembali. KNKT harus mendalami sesuai dengan kewenangannya," tegas Politisi PDI-Perjuangan tersebut.
Ia menambahkan bahwa akuntabilitas hasil investigasi adalah harga mati bagi kepercayaan publik dan dunia internasional.
"Kalau sudah investigasi ini tidak bisa ngarang. Ini harus berdasarkan data-data teknis dan data-data empiris yang bisa dipertanggungjawabkan sumbernya," pungkasnya.
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
DPR Bongkar Keanehan Rute Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Maros
MK Putuskan Wartawan Tak Bisa Langsung Dipidana, DPR Soroti Penguatan Perlindungan Pers
Gedung Sekolah Hancur Diterjang Bencana, DPR Semprot Pemerintah: Jangan Biarkan Anak-anak Putus Sekolah
2 Jenazah Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi
100 Ribu Orang Terdampak Banjir Jawa, DPR Desak Pemerintah Serius Tangani Perubahan Iklim
Keluarga Korban Pesawat Jatuh ATR 42-500 Serahkan Sampel DNA
Tim SAR Temukan Serpihan Badan dan Ekor Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Puncak Gunung Bulusaraung, Maros, Pencarian Korban Difokuskan Menemukan Penyintas
Serpihan Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Puncak Bukit Bulusaraung
Polda Sulsel Siapkan Tim Identifikasi Jenazah Penumpang Pesawat ATR 42-500 yang Diduga Jatuh di Maros, Kapolda Jamin Hasil Keluar secara Cepat dan Akurat
Tim Evakuasi Dikerahkan ke Titik Koordinat Terakhir Pesawat Patroli KKP Hilang Kontak