Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Kepatuhan Protokol Kesehatan Terendah Terjadi di Wilayah Permukiman

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 14 Juli 2021
Kepatuhan Protokol Kesehatan Terendah Terjadi di Wilayah Permukiman

Petugas menyemprotkan cairan disinfektan di salah satu rumah warga di lingkungan terpapar COVID-19 di Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (10/7/2021). ANTARAFOTO/Basri Marzuki/aww.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Satgas COVID-19 melaporkan bahwa lokasi kerumunan dengan kepatuhan terendah terhadap protokol kesehatan(prokes) berada di wilayah permukiman.

Kesadaran warga di wilayah permukiman untuk memakai masker dan menjaga jarak masih minim karena menganggap tetangga atau warga sekitarnya dalam kondisi dianggap aman.

Lokasi kerumunan dengan kepatuhan prokes terendah dalam 1 bulan terakhir di wilayah permukiman.

Baca Juga:

Satgas COVID-19 Beberkan Wilayah yang Kepatuhan Prokesnya Rendah

"Bisa jadi karena merasa sebelah kanan kiri saya aman, tetangga semua sehat,” kata Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas COVID-19 Dewi Nur Aisyah, Rabu (14/7).

Dewi menjelaskan, saat orang merasa aman atau baik-baik saja, maka orang menjadi abai terhadap penerapan prokes.

Berdasarkan data pengawasan Satgas COVID-19, lokasi kerumunan dengan penerapan prokes terendah secara berurutan adalah permukiman, tempat wisata, restoran/kedai, tempat olahraga publik, bandara, stasiun, dan terakhir jalan umum.

“Jadi kalau dilihat dari penggunaan masker, kita melihat titik lemah ada di wilayah permukiman peringkat kedua tempat wisata, ketiga restoran/kafe/tempat makan,” ujar Dewi.

Relawan PMI Pasaman Barat terus memberikan pelayanan penanganan COVID-19 yang terus bertambah setiap hari. (Foto:Antara)
Relawan PMI Pasaman Barat terus memberikan pelayanan penanganan COVID-19 yang terus bertambah setiap hari. (Foto:Antara)


Menurut Dewi, bandara dan stasiun juga menjadi sorotan untuk kepatuhan menjaga jarak karena masih tingginya jumlah orang yang keluar masuk suatu daerah.

Evaluasi penerapan prokes diambil dalam kurun 7 hari terakhir dari laporan 34 provinsi.

Tercatat bahwa rata-rata cakupan pelaporan monitoring kepatuhan prokes level kelurahan/desa adalah 24,83 persen.

Baca Juga:

Bandung Mulai Vaksinasi COVID-19 pada Anak

Lima provinsi dengan cakupan kelurahan/desa tertinggi yang melaporkan monitoring kepatuhan prokes adalah Bali (98,77 persen), DI Yogyakarta (92,51 perssn), DKI Jakarta (89,51 persen), Jawa Barat (62,41 persen), dan Jawa Timur (60,73 persen).

Provinsi Jawa Timur memiliki jumlah kelurahan/desa yang melaporkan monitoring kepatuhan prokes tertinggi (4.775 kelurahan/desa) diikuti dengan Jawa Barat (3.640 kelurahan/desa), Aceh (2.870 kelurahan/desa), dan Jawa Tengah (2.023 kelurahan/desa). (Knu)

Baca Juga:

Dinyatakan Positif COVID-19, Gibran: Pelayanan Publik Tetap Berjalan 24 Jam

#COVID-19 #Protokol Kesehatan #PPKM Darurat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
DPR Dorong Vaksinasi Influenza Siswa Cegah Superflu, Sekolah Diharap Terapkan Protokol Kesehatan
Pemerintah dan pihak sekolah tidak boleh meremehkan tren peningkatan kasus superflu
Angga Yudha Pratama - Jumat, 09 Januari 2026
DPR Dorong Vaksinasi Influenza Siswa Cegah Superflu, Sekolah Diharap Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Indonesia
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Gejala umum ISPA yang harus diwaspadai meliputi batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan demam
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Oktober 2025
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Lifestyle
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Gejala long COVID tidak selalu sama pada setiap orang. Sebagian mengalami hanya satu keluhan, seperti sesak napas atau kelelahan (fatigue), sementara yang lain menghadapi kombinasi beberapa gangguan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Agustus 2025
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Indonesia
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Kemenkes menjabarkan saat ini ada 179 kasus COVID-19, dengan 1 kasus positif dari 32 pemeriksaan yang ditemukan
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Indonesia
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Batuk-pilek disertai sesak napas dalam waktu kurang dari 14 hari setelah kembali dari Tanah Suci.
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Indonesia
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan bahwa situasi COVID-19 di Ibu Kota tetap terkendali
Angga Yudha Pratama - Jumat, 13 Juni 2025
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Indonesia
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Ani mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan
Angga Yudha Pratama - Rabu, 11 Juni 2025
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Bagikan