Kementan Kirim 10 Ribu Dosis Vaksin Antraks ke DIY

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Juli 2023
Kementan Kirim 10 Ribu Dosis Vaksin Antraks ke DIY

Petugas Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sukoharjo menyiapkan dosis vitamin dan vaksin antraks untuk sapi ternak warga. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kasus antraks ditemukan di Dusun Jati, Candirejo, Kecamatan Semanu, Gunungkidul. Kasus ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia dengan status positif antraks dan 87 orang suspek.

Berdasarkan data DPKP DIY tercatat total 12 hewan ternak yang mati akibat antraks di Dusun Jati terdiri atas enam ekor sapi dan enam ekor kambing sejak April 2023.

Baca Juga:

Waspada Daging Antraks, Begini Ciri-cirinya

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Daerah Istimewa Yogyakarta menyebutkan bahwa provinsi ini bakal menerima 10 ribu lebih dosis vaksin antraks dari Kementerian Pertanian.

"Bantuannya lebih dari 10 ribu dosis, kami belum tahu jumlah persisnya," kata Kepala DPKP DIY Sugeng Purwanto.

Menurut Sugeng, tambahan dosis vaksin antraks tersebut rencananya bakal diserahkan langsung oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di Kabupaten Gunungkidul pada Kamis (13/7).

"Kalau tidak ada perubahan (Mentan) akan menyerahkan bantuan vaksin langsung ke Gunungkidul," katanya.

Sementara Medik Veteriner Madya Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DPKP DIY Agung Ludiro mengatakan sebelumnya DIY telah mengajukan tambahan vaksin antraks ke Kementan sebanyak 10.200 dosis.

Jumlah pengajuan itu mengacu total kebutuhan yang telah dipetakan masing-masing kabupaten di DIY dikurangi stok vaksin antraks yang saat ini sudah tersedia sebanyak 2.600 dosis.

"Kalau informasi dari pusat minimal sesuai dari yang kami minta, tetapi bisa saja mereka menyediakan lebih," kata Agung.

Menurut Agung, seluruh dosis vaksin yang nantinya diterima, harus dihabiskan dalam waktu enam bulan sebelum datang tambahan vaksin berikutnya dari pusat.

Ketentuan tersebut, kata dia, berlaku mengingat sebelumnya telah muncul kasus konfirmasi antraks di DIY, yakni di Dusun Jati, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunungkidul.

"Karena sudah ada kasus konfirmasi antraks maka vaksinasi dilakukan setiap enam bulan sekali atau satu tahun dua kali," katanya.

Untuk mencegah kasus antraks meluas, 10 ribu lebih dosis vaksin antraks dari Kementan tersebut bakal didistribusikan ke seluruh kabupaten di DIY.

"Untuk Kota Yogyakarta kami masih diskusikan karena jumlah ternaknya tidak banyak," ujarnya.

Menurut dia, khusus untuk Gunungkidul penyuntikan vaksin bakal dibagi dalam tiga lapis zona, yakni zona merah di Kecamatan Semanu, zona kuning untuk kecamatan yang berbatasan langsung dengan zona merah, dan zona hijau untuk kecamatan yang tidak berbatasan langsung.

"Di zona merahnya nanti dilakukan vaksinasi untuk semua ternak 100 persen, kemudian untuk zona kedua dan ketiga minimal 80 persen ternak," katanya. (*)

Baca Juga:

Telusur Lengkap Penyakit Antraks

#Kementan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
25 Merek Beras Fortifikasi tak Sesuai Standar, DPR: Segera Tarik dari Pasar dan Tindak Tegas Pelaku
Persoalan tersebut tidak boleh dianggap sepele karena menyangkut hak konsumen sekaligus kualitas pangan yang dikonsumsi masyarakat.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
25 Merek Beras Fortifikasi tak Sesuai Standar, DPR: Segera Tarik dari Pasar dan Tindak Tegas Pelaku
Berita
Beras Fortifikasi Jadi Sorotan, Ini 25 Merek yang Disebut Tak Sesuai Standar
Kementan mengungkap 25 merek beras fortifikasi diduga tak sesuai standar. Simak daftar merek, kandungan, dan penjelasan beras fortifikasi.
ImanK - Rabu, 16 September 2026
Beras Fortifikasi Jadi Sorotan, Ini 25 Merek yang Disebut Tak Sesuai Standar
Indonesia
Daftar 25 Merek Beras Fortifikasi Yang Diduga Lakukan Kecurangan
temuan terhadap 25 merek beras fortifikasi diduga tidak sesuai dengan standar dan kandungan yang tercantum pada label, sehingga merugikan konsumen hingga Rp89 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Daftar 25 Merek Beras Fortifikasi Yang Diduga Lakukan Kecurangan
Indonesia
Pemerintah Tambah 1 Juta Ton Beras SPHP Buat Stabilkan Harga di Tengah Kemarau
Selain memperkuat pasokan beras, pemerintah juga mempercepat bantuan pangan dan melakukan operasi pasar secara besar-besaran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 07 September 2026
Pemerintah Tambah 1 Juta Ton Beras SPHP Buat Stabilkan Harga di Tengah Kemarau
Indonesia
Amran Bersih Bersih Kementan, Copot 14 Pejabat
Apabila pemeriksaan membuktikan adanya kerugian negara, kasus tersebut akan diserahkan kepada aparat penegak hukum (APH)
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Amran Bersih Bersih Kementan, Copot 14 Pejabat
Indonesia
DPR Desak Penipuan Beras Premium tak Sesuai Standar Ditindak Tegas
Temuan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, yang mengungkap adanya dugaan beras premium tidak sesuai standar kualitas, merupakan persoalan serius.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
DPR Desak Penipuan Beras Premium tak Sesuai Standar Ditindak Tegas
Indonesia
Ekspor Kopi Indonesia Ditargetkan Rp 100 Triliun Per Tahun
Besarnya potensi Kopi Gayo tidak hanya tercermin dari kualitasnya, tetapi juga dari pengakuan pasar internasional terhadap komoditas unggulan asal Aceh
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 Juli 2026
Ekspor Kopi Indonesia Ditargetkan Rp 100 Triliun Per Tahun
Indonesia
Pemerintah Pastikan Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino
Optimisme tersebut tecermin dari kondisi neraca komoditas pangan strategis per Juni, terutama beras.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Pemerintah Pastikan Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino
Indonesia
Kemarau 2026: Pemerintah Genjot Teknologi Hemat Air dan Pola Tanam Efisien Jaga Target Swasembada
Pemerintah siapkan teknologi hemat air, percepatan tanam, dan 57 ribu pompa untuk menghadapi kemarau 2026.
Wisnu Cipto - Rabu, 17 Juni 2026
Kemarau 2026: Pemerintah Genjot Teknologi Hemat Air dan Pola Tanam Efisien Jaga Target Swasembada
Indonesia
Kondisi Terkini Dampak Gempa Magnitudo 6,7 di Palu, Warga Mengungsi Mandiri Dengan Tenda Terpal
Terdeteksi aktivitas gempa bumi susulan sebanyak 118 kali dengan tren magnitudo yang terus mengecil
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Kondisi Terkini Dampak Gempa Magnitudo 6,7 di Palu, Warga Mengungsi Mandiri Dengan Tenda Terpal
Bagikan