Harga Jagung Pakan Naik Tajam, Mentan Amran Percepat Penyaluran Jagung Subsidi

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - 43 menit lalu
Harga Jagung Pakan Naik Tajam, Mentan Amran Percepat Penyaluran Jagung Subsidi

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (kanan). ANTARA/HO-Kementan

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tingginya harga jagung dan pakan pabrikan menjadi beban besar bagi peternak di Indonesia. Harga jagung di pasar disebut telah mencapai Rp 7.800 per kilogram, sedangkan jagung SPHP sekitar Rp 5.500 per kilogram.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan pemerintah hadir di tengah petani dan peternak dengan menyelesaikan persoalan melalui penguatan pasokan jagung, pembangunan ekosistem usaha, serta dukungan nyata bagi peternakan nasional yang terintegrasi.

Perintah Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah hadir di tengah petani dan peternak, mendengar persoalan mereka dan menyelesaikannya secara nyata,

kata Mentan Amran terkonfirmasi di Jakarta, Sabtu (7/11).

Ia menegaskan hal itu dalam pertemuan bersama peternak ayam petelur dalam kegiatan Sinergi BUMN Pangan Bersama Peternak Ayam Petelur Mikro melalui pembelian telur ayam dan penyaluran jagung SPHP di Desa Slemanan Kecamatan Udanawu Kabupaten Blitar, Jawa Timur.

Baca juga:

Butuh Jagung 1,8 Juta Ton Per Tahun, Amran Bangun Sistem Terpadu Peternakan Hulu Hingga Hilir

Menurut Amran, setiap kali peternak menyampaikan persoalan, pemerintah tidak hanya mendengar, tetapi memastikan menghadirkan solusi yang dapat dirasakan langsung di lapangan.

Amran menyampaikan pemerintah melalui Kementerian Pertanian tengah membangun ekosistem jagung dari hulu hingga hilir. Petani jagung dan peternak akan dihubungkan dalam satu rantai usaha melalui koperasi.

Petani jagung dengan peternak satu kesatuan membentuk koperasi. Diberikan benih gratis dari pemerintah, setelah tumbuh juga pompa dengan alsintan, sesuai kemampuan APBN kita,

ujar Mentan Amran.

Setelah panen, jagung tersebut dibeli koperasi peternak untuk memenuhi kebutuhan pakan. Apabila terdapat kelebihan produksi, Bulog akan menyerap dan menyimpannya sehingga dapat dimanfaatkan kembali ketika peternak membutuhkan.

Sehingga tidak terjadi lagi ke depan nanti kekurangan pakan dari jagung,

tegasnya.

Selain solusi jangka panjang, pemerintah juga memastikan persoalan yang mendesak di lapangan segera ditangani. Mentan sebelumnya telah meminta jajarannya mempercepat pelayanan jagung SPHP kepada peternak yang membutuhkan.

Bagi peternak, respons cepat tersebut menjadi penting karena persoalan pakan berkaitan langsung dengan keberlangsungan usaha. Mereka tidak hanya membutuhkan kebijakan, tetapi kepastian bahwa kebijakan tersebut benar-benar berjalan.

Pemerintah, tegas ia, akan terus mendengar dan menyelesaikan persoalan yang disampaikan petani maupun peternak.

Kalau ada petani berteriak dalam bentuk demo atau sendiri, tidak pernah kami menghindar. Pasti kami temui. Kami sebagai bapaknya harus bertanggung jawab di dunia. Jangan di akhirat nanti baru ditagih,

tegasnya.
#Jagung #Kementan #Pakan Ternak
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Harga Jagung Pakan Naik Tajam, Mentan Amran Percepat Penyaluran Jagung Subsidi
Bagi peternak, respons cepat tersebut menjadi penting karena persoalan pakan berkaitan langsung dengan keberlangsungan usaha
Alwan Ridha Ramdani - 43 menit lalu
Harga Jagung Pakan Naik Tajam, Mentan Amran Percepat Penyaluran Jagung Subsidi
Indonesia
6 Pejabat Bulog Dicopot Usai Ditemukan Beras Oplosan SPHP Dijual Harga Premium
Kebijakan tersebut diterapkan tanpa menyimpulkan adanya keterlibatan pejabat, karena seluruh proses hukum dan investigasi masih berjalan sesuai mekanisme yang berlaku di instansi berwenang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
6 Pejabat Bulog Dicopot Usai Ditemukan Beras Oplosan SPHP Dijual Harga Premium
Indonesia
Beras SPHP Dioplos dan Dijual Dengan Harga Premium, Bulog Bentuk Satgas
Pembentukan satgas khusus itu menjadi salah satu langkah penguatan agar pelaksanaan program semakin tertib dan terukur.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
Beras SPHP Dioplos dan Dijual Dengan Harga Premium, Bulog Bentuk Satgas
Indonesia
Pasar Induk Beras Cipinang Diduga Lakukan Pengoplosan Ribuan Ton Beras SPHP Jadi Beras Premium
Informasi awal menunjukkan barang bukti mencapai sekitar 600 ton, namun jumlah keseluruhan diperkirakan telah mencapai ribuan ton sehingga memerlukan pendalaman lebih lanjut oleh aparat kepolisian.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Oktober 2026
Pasar Induk Beras Cipinang Diduga Lakukan Pengoplosan Ribuan Ton Beras SPHP Jadi Beras Premium
Indonesia
Mentan Temukan Beras SPHP Disulap Jadi Beras Premium di Jakarta
Penyidik saat ini masih mendalami apakah beras SPHP tersebut dicampur dengan beras lain atau langsung dikemas ulang sebelum dipasarkan sebagai beras premium.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Oktober 2026
Mentan Temukan Beras SPHP Disulap Jadi Beras Premium di Jakarta
Indonesia
Butuh Jagung 1,8 Juta Ton Per Tahun, Amran Bangun Sistem Terpadu Peternakan Hulu Hingga Hilir
pemerintah juga mengendalikan harga bungkil kedelai melalui ID FOOD dengan menetapkan harga Rp 8.630 per kilogram agar biaya pakan peternak tetap terkendali.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
Butuh Jagung 1,8 Juta Ton Per Tahun, Amran Bangun Sistem Terpadu Peternakan Hulu Hingga Hilir
Indonesia
3,7 Juta Ton Jagung Jateng Jadi Penopang Pangan Nasional
Produksi jagung Jateng mencapai 3,7 juta ton pipilan kering dengan kadar air 28 persen, atau sekitar 17,02 persen dari produksi nasional.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
3,7 Juta Ton Jagung Jateng Jadi Penopang Pangan Nasional
Indonesia
25 Merek Beras Fortifikasi tak Sesuai Standar, DPR: Segera Tarik dari Pasar dan Tindak Tegas Pelaku
Persoalan tersebut tidak boleh dianggap sepele karena menyangkut hak konsumen sekaligus kualitas pangan yang dikonsumsi masyarakat.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
25 Merek Beras Fortifikasi tak Sesuai Standar, DPR: Segera Tarik dari Pasar dan Tindak Tegas Pelaku
Berita
Beras Fortifikasi Jadi Sorotan, Ini 25 Merek yang Disebut Tak Sesuai Standar
Kementan mengungkap 25 merek beras fortifikasi diduga tak sesuai standar. Simak daftar merek, kandungan, dan penjelasan beras fortifikasi.
ImanK - Rabu, 16 September 2026
Beras Fortifikasi Jadi Sorotan, Ini 25 Merek yang Disebut Tak Sesuai Standar
Indonesia
Daftar 25 Merek Beras Fortifikasi Yang Diduga Lakukan Kecurangan
temuan terhadap 25 merek beras fortifikasi diduga tidak sesuai dengan standar dan kandungan yang tercantum pada label, sehingga merugikan konsumen hingga Rp89 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Daftar 25 Merek Beras Fortifikasi Yang Diduga Lakukan Kecurangan
Bagikan