Ke Cikeas, PKS Ingin Bertukar Pikiran dengan Nahkoda Utama Partai Demokrat

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 12 Maret 2020
Ke Cikeas, PKS Ingin Bertukar Pikiran dengan Nahkoda Utama Partai Demokrat

Presiden PKS Sohibul Iman (kanan) seusai Pembukaan Training Orientasi PKS Jawa Barat di Kota Bandung, Minggu (9/2/2020). (Dok Humas PKS Jabar)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman dijadwalkan akan menggelar silaturahim kebangsaan dengan Ketua Umum Partai Demokrat sekaligus Presiden ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/3) malam.

Pertemuan itu sebagai bagian dari safari silaturahim kebangsaan yang digelar PKS beberapa waktu terakhir.

Baca Juga:

Langkah Pemerintah Tolak Pulangkan Eks ISIS Sesuai Kaidah Ajaran Islam

"PKS ingin bertukar pikiran mengenai kondisi bangsa saat ini dengan SBY yang kini memegang nakhoda utama Partai Demokrat," kata Sekretaris Jenderal PKS Mustafa Kamal dalam keterangannya, Kamis (12/3).

PKS ingin bertukar pikiran tentang apa-apa yang terjadi saat ini berdasarkan pengalaman dan pandangan SBY sebagai politikus dan negarawan.

Berbagai isu kebangsaan akan dibawa dalam perbincangan dengan SBY antara lain persoalan PT. Asuransi Jiwasraya, RUU Omnibus Law, Pilkada 2020, RUU Pemilu dan berbagai persoalan bangsa saat ini.

Pertemuan Pimpinan PKS dan Partai Golkar, di Kantor DPP Partai Golkar, Selasa (25/2) malam. (Istimewa)
Pertemuan Pimpinan PKS dan Partai Golkar, di Kantor DPP Partai Golkar, Selasa (25/2) malam. (Istimewa)

Menurut dia, saat ini PKS sedang memperjuangkan semangat kebangsaan dengan tetap menjalin komunikasi dan kerja sama tanpa harus kehilangan jati diri masing-masing sebagai bagian dari elemen bangsa.

"PKS punya jati diri dan posisi. Tapi itu tidak menjadi penghalang untuk merajut komunikasi dengan berbagai pihak," ujarnya.

Menurut dia, PKS ingin mencari titik temu untuk membangun kerja sama terutama partainya pernah bekerja sama dengan SBY dalam pemerintahan dua periode.

Baca Juga:

LPSK: Anak dan Istri Eks WNI Kombatan ISIS Bukan Korban

Sebelumnya, Presiden PKS Sohibul Iman menggelar pertemuan lintas parpol dan ormas seperti dengan Partai Nasdem, Partai Berkarya, Partai Golkar, PP Muhammadiyah, Pengurus Pusat PGI, dan Pengurus Pusat Vox Populi. (*)

#Presiden PKS #Partai Demokrat #SBY
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Susilo Bambayng Yudhoyono (SBY) dikaitkan dengan isu ijazah palsu Jokowi. Partai Demokrat pun menegaskan, bahwa hal itu merupakan fitnah.
Soffi Amira - Jumat, 02 Januari 2026
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Indonesia
SBY Bakal Lawan Akun Anonim Usai Difitnah Jadi Dalang Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Negara dan demokrasi harus diatur oleh rule of law, bukan rule of noise atau kebisingan rumor
Angga Yudha Pratama - Jumat, 02 Januari 2026
SBY Bakal Lawan Akun Anonim Usai Difitnah Jadi Dalang Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Indonesia
Demokrat Respons Usulan Koalisi Permanen, Tegaskan Fokus ke Penanganan Bencana
Energi politik semestinya dicurahkan untuk memastikan penanganan bencana berjalan cepat dan efektif.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Desember 2025
Demokrat Respons Usulan Koalisi Permanen, Tegaskan Fokus ke Penanganan Bencana
Indonesia
Percepat Penanganan Bencana Sumatra, Demokrat Desak Pemerintah Buka Akses Bantuan Asing
Partai Demokrat mendesak pemerintah untuk membuka akses bantuan asing. Hal itu dilakukan demi mempercepat penanganan darurat bencana Sumatra.
Soffi Amira - Senin, 08 Desember 2025
Percepat Penanganan Bencana Sumatra, Demokrat Desak Pemerintah Buka Akses Bantuan Asing
Indonesia
Jokowi Sebut Whoosh Investasi Sosial, Demokrat: Siapa yang Talangi Kerugiannya?
Jokowi sebut Whoosh jadi investasi sosial. Demokrat mempertanyakan siapa yang akan menalangi kerugiannya.
Soffi Amira - Sabtu, 01 November 2025
Jokowi Sebut Whoosh Investasi Sosial, Demokrat: Siapa yang Talangi Kerugiannya?
Indonesia
Partai Demokrat Dukung Menkeu soal Dana Pemda Mengendap, Tawarkan Solusi Efektif
Fenomena APBD mengendap di perbankan bukan sekadar persoalan teknis pengelolaan kas daerah, melainkan menggambarkan masalah struktural keuangan daerah.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Oktober 2025
Partai Demokrat Dukung Menkeu soal Dana Pemda Mengendap, Tawarkan Solusi Efektif
Indonesia
Demokrat ‘Pelototi’ Paket Stimulus Kuartal IV 2025: Ingin Tepat Sasaran dan Berkelanjutan
Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat menegaskan pentingnya pengawasan dan kolaborasi antara pemerintah dan DPR.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Oktober 2025
Demokrat ‘Pelototi’ Paket Stimulus Kuartal IV 2025: Ingin Tepat Sasaran dan Berkelanjutan
Indonesia
Ramai Video SBY Tak Salami Kapolri saat Peringatan HUT ke-80 TNI, Demokrat Tegaskan Hubungan Baik-Baik Saja
Narasi yang beredar menyebut seolah-olah hubungan antara pendiri Partai Demokrat dan Kapolri tidak akrab.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 Oktober 2025
Ramai Video SBY Tak Salami Kapolri saat Peringatan HUT ke-80 TNI, Demokrat Tegaskan Hubungan Baik-Baik Saja
Indonesia
Geger Kematian Balita di Sukabumi, Demokrat: Bukti Gagalnya Negara Lindungi Rakyat Miskin
Politikus Partai Demokrat, Didi Irawadi Syamsuddin mengatakan, kasus kematian balita di Sukabumi menjadi bukti gagalnya negara melindungi rakyat.
Soffi Amira - Rabu, 20 Agustus 2025
Geger Kematian Balita di Sukabumi, Demokrat: Bukti Gagalnya Negara Lindungi Rakyat Miskin
Indonesia
Pajak Bumi dan Bangunan Naik Hingga 250% di Pati, PKS Minta Pemerintah Jangan Pernah 'Bermain Api' dengan Rakyat
Peka dan empatilah pada kondisi masyarakat yang masih banyak mengalami kesusahan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 17 Agustus 2025
Pajak Bumi dan Bangunan Naik Hingga 250% di Pati, PKS Minta Pemerintah Jangan Pernah 'Bermain Api' dengan Rakyat
Bagikan