Jaring Caleg Sejak Dini, Zulhas Kampanyekan Politik Jalan Tengah

Mula AkmalMula Akmal - Senin, 21 Maret 2022
Jaring Caleg Sejak Dini, Zulhas Kampanyekan Politik Jalan Tengah

Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan. (Foto: MerahPutih.com/Budi Lentera)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan terus melakukan kampanye politik di internal partainya dengan mengusung politik jalan tengah.

Hal itu digaungkan saat melakukan koordinasi secara internal PAN Jatim, yang dikemas dalam bentuk raker dengan tema "Konsolidasi Saksi Nasional", di Sheraton Surabaya.

Baca Juga:

Mahfud MD Tegaskan Isu Penundaan Pemilu 2024 Urusan Parpol

"Saya keliling Jawa Timur selama 8 hari. Mulai dari wilayah Tapal Kuda, Surabaya, Sidoarjo. Dan, besok ke ke Madura. Pertama tentu melakukan konsultasi pencaleg-an dini, yang kita susun," kata Zulhas di sela-sela acara konsolidasi tersebut, Minggu, (20/3)

Menurutnya, politik jalan tengah itu adalah wasathyah, Islam tradisional, modern, dan moderat. "Yang sudah kita sepakati dengan kalimatun sawa, Darul Ahdi wa al-Syahadah, dan Pancasila, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, dan undang undang 45," ucapnya.

Indonesia, sambungnya, memang bukan negara agama. Tetapi, kebangsaan dan agama harus saling melengkapi yang berlandaskan kepada moral agama dan rahmat alam semesta.

"Makanya, di mana saja kita terus mengkampanyekan politik jalan tengah. Dengan begitu, kita yakin PAN bisa stabil, karena bisa merangkul semuanya dari berbagai kalangan," sambung Zulhas.

Baca Juga:

Tradisi Sadranan Bawa Berkah Buat Penyapu Makam Musiman

Sebagaimana PAN yang berlogo Matahari, masih Kata Zulhas, aritnya memberikan penerangan dan kasih sayang yang tidak membeda-bedakan siapa saja.

"Siapa saja dapat kehidupan sinar matahari itu sama, yang berkerudung, yang nggak pakai kerudung, yang Islam, yang tidak Islam, sama. Itu yang disebut dengan rahmat bagi semesta alam. Nah itu yang kami kampanyekan," kata Zulhas.

Selama kampanye di Jatim, Zulhas mengaku mendapat respon yang positif dari semua kalangan.

"Alhamdulillah responnya cukup bagus. Di Tapal Kuda, hampir seluruh pondok pondok besar membuka pintunya kepada kami, tentu nanti kita akan tindak lanjuti untuk bisa bekerjasama membangun Jawa Timur, membangun Indonesia yang lebih baik," pesannya. (Budi Lentera/ Surabaya)

Baca Juga:

Kubu Luhut Siap Adu Data dengan Haris dan Fatia di Pengadilan

#Zulkifli Hasan #PAN #Politik
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
KPK Ungkap Dugaan Intervensi Politik Fadia Arafiq dalam Kasus Outsourcing Pemkab Pekalongan
KPK mengungkap dugaan intervensi politik dalam kasus outsourcing di Pemkab Pekalongan. Pegawai outsourcing disebut diduga diarahkan mendukung Fadia Arafiq dalam pilkada.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 29 Mei 2026
KPK Ungkap Dugaan Intervensi Politik Fadia Arafiq dalam Kasus Outsourcing Pemkab Pekalongan
Indonesia
Putusan MK soal Caleg Perempuan Didukung PKS dan PAN, Partai Bisa Gugur di Dapil
Putusan MK yang mewajibkan keterwakilan 30% caleg perempuan mendapat dukungan dari PKS dan PAN. Partai yang tidak memenuhi aturan kini terancam gugur di dapil terkait.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Putusan MK soal Caleg Perempuan Didukung PKS dan PAN, Partai Bisa Gugur di Dapil
Indonesia
Dasco Dukung Putusan MK soal Kuota 30 Persen Perempuan, Bakal Masuk Revisi UU Pemilu
Putusan MK soal kewajiban 30 persen caleg perempuan mendapat dukungan dari Sufmi Dasco Ahmad. DPR memastikan aturan tersebut akan masuk dalam revisi UU Pemilu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Dasco Dukung Putusan MK soal Kuota 30 Persen Perempuan, Bakal Masuk Revisi UU Pemilu
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Zulhas Minta Tambah Anggaran Koperasi Desa Rp 60 Triliun dari APBN
Beredar informasi yang menyebut Zulkifli Hasan meminta dana tambahan untuk program Kopdes Merah Putih. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 24 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Zulhas Minta Tambah Anggaran Koperasi Desa Rp 60 Triliun dari APBN
Indonesia
Harga Minyakita Mahal Akibat Masalah Distribusi
Harga Minyakita di Pulau Jawa dan Sumatera, diklaim relatif telah sesuai harga eceran tertinggi (HET), sedangkan sejumlah wilayah timur Indonesia masih menghadapi disparitas harga.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 13 Mei 2026
Harga Minyakita Mahal Akibat Masalah Distribusi
Indonesia
Kendalikan Harga Telur Ayam, Bulog Diperintahkan Gelontorkan Jagung Pakan ke Peternak
Langkah tersebut perlu segera dilakukan karena peternak telur menghadapi tekanan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 13 Mei 2026
Kendalikan Harga Telur Ayam, Bulog Diperintahkan Gelontorkan Jagung Pakan ke Peternak
Indonesia
PAN Tolak Usulan KPK Bentuk Lembaga Pengawas Kaderisasi Partai, Dinilai Langgar Konstitusi
PAN menolak usulan KPK soal pembentukan lembaga pengawas kaderisasi partai. Hal itu dinilai bisa melanggar konstitusi.
Soffi Amira - Kamis, 30 April 2026
PAN Tolak Usulan KPK Bentuk Lembaga Pengawas Kaderisasi Partai, Dinilai Langgar Konstitusi
Indonesia
Pembatasan Uang Tunai di Pemilu, PAN: Perlu Revisi UU dan Sistem Pengawasan Ketat
PAN angkat bicara soal pembatasan uang tunai di Pemilu. Hal itu dinilai membutuhkan revisi UU dan sistem pengawasan.
Soffi Amira - Senin, 27 April 2026
Pembatasan Uang Tunai di Pemilu, PAN: Perlu Revisi UU dan Sistem Pengawasan Ketat
Indonesia
Isu Reshuffle Kabinet Kembali Menguat: Qodari Geser, Hasan Nasbi Kembali Masuk
Isu reshuffle Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka semakin santer terdengar.
Wisnu Cipto - Senin, 27 April 2026
Isu Reshuffle Kabinet Kembali Menguat: Qodari Geser, Hasan Nasbi Kembali Masuk
Indonesia
Kumpulan Mantan Pegawai KPK, Dukung Masa Jabatan Ketum Partai Dibatasi
Ketua IM57+ Institute periode 2021-2024 ini menilai, usulan KPK tersebut memiliki dasar yang kuat, baik secara teori maupun praktik.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Kumpulan Mantan Pegawai KPK, Dukung Masa Jabatan Ketum Partai Dibatasi
Bagikan