MerahPutih.com - Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan pada 12 Mei 2026, harga rata-rata nasional telur ayam ras tercatat Rp 28.354 per kg atau turun 0,18 persen dibanding hari sebelumnya.
Dengan kondisi tersebu, para peternak mengaku mengalami kerugian karena harga pakan ternak yang melonjak naik terutama jagung.
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) meminta Perum Bulog segera melepas sebagian dari ratusan ribu ton cadangan jagung pemerintah dengan harga subsidi ke sentra peternak telur untuk menekan biaya pakan ternak.
Saat meninjau harga dan pasokan pangan bersama Menteri Perdagangan Budi Santoso, Zulhas langsung menelepon dan berkomunikasi dengan Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani untuk mempercepat pelepasan stok jagung tersebut.
Baca juga:
“Tadi sudah kita cepat (tanggapi), segera kenaikan harga pakan itu saya telepon Bulog agar segera dilepas cadangan jagungnya Bulog, ratusan ribu ton itu, dengan harga subsidi ke sentra-sentra peternak telur,” kata Zulhas.
Ia mengatakan, langkah tersebut perlu segera dilakukan karena peternak telur menghadapi tekanan dari dua sisi, yakni harga telur di tingkat peternak yang turun dan harga pakan yang naik.
Tercatat, harga telur di tingkat peternak yang biasanya berada di kisaran Rp 23 ribu per kilogram (kg), kini turun menjadi sekitar Rp 20 ribu per kg.
Pelepasan cadangan jagung pemerintah diharapkan dapat menstabilkan harga jagung sehingga peternak tidak membeli pakan dengan harga tinggi. (*)