Merahputih.com - Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional kelolaan Bank Indonesia merilis data terbaru mengenai kondisi pasar eceran tanah air.
Berdasarkan harga Senin (6/7) pagi, terjadi kenaikan signifikan pada sejumlah bahan pangan pokok.
Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional mencatat harga komoditas cabai rawit merah mencapai Rp62.100 per kilogram,
Tulis PIHPS.
Rapor Merah Lini Bumbu Dapur dan Protein
Lonjakan nilai jual tidak hanya bertumpu pada kelompok tanaman hortikultura penghasil rasa pedas. Sektor protein hewani serta komoditas bawang pelengkap masakan ikut menunjukkan tren serupa di tingkat pedagang eceran seluruh provinsi.
Baca juga:
Rincian data lengkap harga komoditas sayur, bumbu, dan daging secara nasional:
-
Cabai Rawit Merah: Rp62.100 per kg
-
Cabai Merah Keriting: Rp50.900 per kg
-
Cabai Merah Besar: Rp50.500 per kg
-
Cabai Rawit Hijau: Rp49.750 per kg
-
Bawang Merah: Rp47.800 per kg
-
Bawang Putih: Rp44.100 per kg
-
Daging Sapi Kualitas I: Rp150.250 per kg
-
Daging Sapi Kualitas II: Rp141.500 per kg
-
Daging Ayam Ras Segar: Rp36.600 per kg
-
Telur Ayam Ras: Rp29.250 per kg
Pergerakan Harga Karbohidrat dan Minyak Goreng
Sektor bahan pangan pokok sumber karbohidrat seperti beras ikut mengalami penyesuaian nilai jual bervariasi tergantung klasifikasi kualitas produk.
Selain itu, kelompok barang kebutuhan pokok (bapok) pembantu proses memasak seperti minyak dan gula juga terpantau mantap bertahan di angka tinggi.
Berikut daftar lengkap harga beras, minyak goreng, serta gula pasir di pasar eceran:
-
Beras Kualitas Super I: Rp17.650 per kg
-
Beras Kualitas Super II: Rp17.100 per kg
-
Beras Kualitas Medium I: Rp16.350 per kg
-
Beras Kualitas Medium II: Rp16.150 per kg
-
Beras Kualitas Bawah I: Rp14.700 per kg
-
Beras Kualitas Bawah II: Rp14.500 per kg
-
Minyak Goreng Kemasan Bermerek I: Rp24.250 per liter
-
Minyak Goreng Kemasan Bermerek II: Rp23.400 per liter
-
Minyak Goreng Curah: Rp20.600 per liter
-
Gula Pasir Kualitas Premium: Rp20.250 per kg
-
Gula Pasir Lokal: Rp19.050 per kg
Baca juga:
Petinggi Polisi Jadi Tersangka Permainan Harga Ompreng BGN, Mabes Polri Ngaku Tidak Bakal Lindungi
Pergerakan nilai jual eceran komoditas pangan ini memerlukan atensi khusus dari pihak regulator guna menjaga stabilitas daya beli masyarakat.
Pengetatan rantai pasok serta pelaksanaan operasi pasar murah menjadi opsi langkah penyelamatan berikutnya demi menekan laju inflasi musiman.