Harga Telur Anjlok, DPR Desak BGN Serap Telur Peternak untuk Program MBG

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 09 Juni 2026
Harga Telur Anjlok, DPR Desak BGN Serap Telur Peternak untuk Program MBG

Telur Ayam. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Jatuhnya harga telur di tingkat peternak rakyat memicu keprihatinan di kalangan parlemen. Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKB, Rina Sa'adah, mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) segera mengoptimalkan penyerapan telur lokal melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut Rina, Selasa (9/6), pemanfaatan telur sebagai salah satu menu utama MBG dapat menjadi solusi yang memberi manfaat ganda, yakni membantu menjaga keberlangsungan usaha peternak ayam petelur sekaligus memastikan ketersediaan sumber protein hewani berkualitas bagi anak-anak sekolah.

Kami sangat prihatin dengan anjloknya harga telur di tingkat peternak. Kami mendesak BGN menyusun variasi menu MBG berbasis telur untuk mendongkrak penyerapan hasil produksi peternak mandiri. Ini instrumen negara yang paling logis untuk menyelamatkan ekonomi rakyat saat ini,

Anggota Komisi IV DPR RI, Rina Sa'adah.

Harga Jual Turun, Biaya Produksi Tetap Tinggi

Legislator asal Jawa Barat itu menilai kondisi yang dihadapi peternak saat ini semakin berat. Di tengah penurunan harga jual telur, biaya operasional peternakan justru masih tinggi, mulai dari pakan, obat-obatan, hingga bibit ayam atau day-old chick (DOC).

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA]: BGN Impor Ratusan 700 Juta Butir Telur dari China untuk MBG

Rina mengingatkan, apabila tidak ada langkah cepat untuk menyerap produksi telur peternak, maka risiko depopulasi ternak bisa terjadi karena peternak kesulitan menutup biaya produksi.

Ia menilai BGN berpotensi menjadi penyerap utama (offtaker) yang mampu membantu menjaga keseimbangan pasar melalui kebutuhan pangan dalam program MBG.

“Banyak peternak yang terancam kolaps. Solusinya ada di program MBG yang memiliki kuota kebutuhan pangan harian raksasa. Jika potensi ini dimaksimalkan, stabilitas harga di tingkat peternak akan langsung terkoreksi positif,” jelasnya.

Baca juga:

Harga Ayam dan Telur di Peternak Anjlok, Bapanas Lakukan Intervensi

Telur Dinilai Ideal untuk Menu Makan Bergizi Gratis

Selain berfungsi membantu peternak, Rina menilai telur juga menjadi salah satu sumber protein hewani yang ideal untuk mendukung kebutuhan gizi anak-anak.

Menurutnya, kandungan asam amino esensial dalam telur berperan penting dalam mendukung perkembangan otak dan pertumbuhan fisik. Di sisi lain, telur juga mudah diolah menjadi berbagai jenis menu sehingga dapat mengurangi kejenuhan penerima manfaat program MBG.

Telur bisa didadar, direbus, di-semur, atau dijadikan orak-arik sayuran. Ini sangat praktis untuk dapur-dapur umum MBG. Jadi, esensi program ini benar-benar tercapai: gizi anak terpenuhi secara maksimal, dan ekonomi peternak lokal bergerak subur,

Anggota Komisi IV DPR RI, Rina Sa'adah.

(Pon)

#Telur #Makan Bergizi Gratis #Badan Gizi Nasional #Komisi IV DPR
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
BPK Temukan Rekening Ganda di 75 SPPG, BGN Kembalikan Rp 160,37 Miliar ke Kas Negara
BGN mengembalikan Rp 160,37 miliar ke kas negara atas temuan BPK RI. Hal itu terkait penemuan rekening ganda di 75 SPPG.
Soffi Amira - Kamis, 22 Oktober 2026
BPK Temukan Rekening Ganda di 75 SPPG, BGN Kembalikan Rp 160,37 Miliar ke Kas Negara
Indonesia
Keracunan MBG di Cirebon, Komisi IX DPR Desak SPPG Ditutup Permanen
Komisi IX DPR mendesak SPPG ditutup permanen usai terjadinya keracunan MBG di Cirebon.
Soffi Amira - Kamis, 22 Oktober 2026
Keracunan MBG di Cirebon, Komisi IX DPR Desak SPPG Ditutup Permanen
Indonesia
DEN Sebut Siswa Semangat Belajar setelah Santap MBG
DEN menemukan siswa penerima MBG cenderung lebih jarang absen jika dibandingkan dengan siswa yang tidak menerima program tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
DEN Sebut Siswa Semangat Belajar setelah Santap MBG
Indonesia
Bukan untuk Sawit, DPR Minta Lahan Bekas Karhutla Ditanami Pohon Keras dan Tanaman Produktif
Daniel Johan mendorong rehabilitasi lahan bekas karhutla dengan pohon keras dan tanaman produktif. Meminta anggaran kehutanan memprioritaskan pemulihan hutan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
Bukan untuk Sawit, DPR Minta Lahan Bekas Karhutla Ditanami Pohon Keras dan Tanaman Produktif
Indonesia
2 Tahun Prabowo-Gibran, Indeks Data Nasional Soroti Dampak Nyata Program Prioritas Pemerintah
IDN menilai pemerintahan Prabowo-Gibran berada di jalur yang benar setelah dua tahun, tetapi menekankan perlunya evaluasi dampak MBG, Sekolah Rakyat, dan KDMP.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
2 Tahun Prabowo-Gibran, Indeks Data Nasional Soroti Dampak Nyata Program Prioritas Pemerintah
Indonesia
Pemerintah Siapkan 4 Langkah Benahi MBG, dari Pemerataan hingga Pengawasan Dapur
Pemerintah menyiapkan empat langkah pembenahan MBG, mulai dari pemerataan wilayah 3T, penertiban SPPG, peningkatan mutu makanan, hingga validasi data penerima.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
Pemerintah Siapkan 4 Langkah Benahi MBG, dari Pemerataan hingga Pengawasan Dapur
Indonesia
BGN Tetapkan Syarat Ketat untuk MBG Prasmanan, tak Semua Sekolah Langsung Bisa
Kesiapan dapur, sekolah, tenaga pendamping, hingga peralatan menjadi pertimbangan sebelum mekanisme penyajian tersebut diterapkan kepada siswa.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
BGN Tetapkan Syarat Ketat untuk MBG Prasmanan, tak Semua Sekolah Langsung Bisa
Indonesia
BGN Mulai Uji Sistem Prasmanan MBG, Porsi Gizi Siswa Tetap Jadi Patokan
Penerapan sistem prasmanan tidak bisa dilakukan secara serentak karena membutuhkan kesiapan dapur penyedia makanan dan pihak sekolah.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
BGN Mulai Uji Sistem Prasmanan MBG, Porsi Gizi Siswa Tetap Jadi Patokan
Indonesia
BGN Tegaskan Ledakan di Pasar Cimanggis tak Terkait dengan MBG
Ledakan itu bukan merupakan SPPG, baik yang sedang beroperasi maupun yang digunakan sebagai gudang SPPG.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
BGN Tegaskan Ledakan di Pasar Cimanggis tak Terkait dengan MBG
Indonesia
Kepala BGN Singgung Calo saat Resmikan 980 SPPG Serentak
Dari total 980 SPPG yang diaktivasi, sebanyak 691 SPPG berada di wilayah Sumatra, sedangkan 289 SPPG lainnya berada di wilayah Kalimantan dan Bali.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Kepala BGN Singgung Calo saat Resmikan 980 SPPG Serentak
Bagikan