BPS Ingatkan Pemerintah Soal Kenaikan Harga Ayam Ras, Stok di Pasar Terbatas

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 Agustus 2026
BPS Ingatkan Pemerintah Soal Kenaikan Harga Ayam Ras, Stok di Pasar Terbatas

Pedagang memotong daging ayam di Pasar Rangkasbitung, Lebak, Banten, Sabtu (3/6/2023). . ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/nym.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah daerah diminta mewaspadai kenaikan harga daging ayam ras yang terjadi di sejumlah kabupaten/kota, meskipun harga komoditas tersebut secara nasional masih berada sedikit di bawah harga acuan penjualan (HAP) konsumen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, harga rata-rata nasional daging ayam ras saat ini mencapai sekitar Rp 39.712 per kilogram atau masih sedikit di bawah HAP konsumen yang tercatat Rp 40.000 per kilogram. Namun, laju kenaikan harganya relatif tinggi, sehingga perlu mendapat perhatian agar tidak terus meningkat hingga melampaui HAP.

Ini mungkin untuk perlu perhatian karena kalau nanti kenaikan harga ini terus dibiarkan, tentunya suatu saat nanti akan berada di atas HAP,

ujar Amalia dalam Rapat Koordinasi Inflasi Daerah, yang dipantau secara daring di Jakarta, Senin (11/8).

Terdapat 188 kabupaten/kota yang mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) daging ayam ras. Sejumlah daerah bahkan mencatat kenaikan IPH yang cukup tinggi dan harga yang telah melampaui HAP.

Baca juga:

Bapanas Butuh Tambahan Rp 17,73 Triliun pada 2027 Buat Stabilkan Harga Pangan

Ia mencontohkan Kabupaten Bangka Selatan yang mencatat kenaikan IPH daging ayam ras sebesar 34,58 persen, meskipun harga komoditas tersebut masih sekitar 3 persen di bawah HAP atau Rp 38.800 per kilogram.

Sementara itu, Kota Binjai mencatat kenaikan IPH sebesar 29,78 persen dengan harga daging ayam ras yang sudah sekitar 5 persen di atas HAP yakni Rp 42.000 per kilogram.

Kondisi lebih tinggi terjadi di Kabupaten Kepahiang, dengan kenaikan IPH mencapai 21,34 persen dan harga daging ayam ras sekitar 20 persen di atas HAP atau Rp 48.000 per kilogram.

Di mana, kenaikan harga daging ayam ras di sejumlah daerah dipengaruhi oleh faktor pasokan maupun peningkatan permintaan. Di Kabupaten Bangka Selatan, misalnya, kenaikan harga daging ayam ras dipengaruhi meningkatnya permintaan sebagai alternatif pengganti ikan. Hal ini disebabkan oleh kondisi cuaca berupa angin kencang dan gelombang tinggi yang membatasi aktivitas nelayan, sehingga pasokan ikan berkurang dan masyarakat beralih membeli daging ayam.

Sementara, di Kota Binjai, kenaikan harga daging ayam ras dipicu peningkatan permintaan pasar seiring kembali beroperasinya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setelah libur sekolah berakhir. Adapun di Kabupaten Labuhanbatu Selatan, kenaikan harga terjadi karena stok daging ayam ras di pasar terbatas di tengah meningkatnya permintaan.

#Harga Pangan #Pangan #Pedagang Ayam
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
BPS Ingatkan Pemerintah Soal Kenaikan Harga Ayam Ras, Stok di Pasar Terbatas
Namun, laju kenaikan harganya relatif tinggi, sehingga perlu mendapat perhatian agar tidak terus meningkat hingga melampaui HAP.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 Agustus 2026
BPS Ingatkan Pemerintah Soal Kenaikan Harga Ayam Ras, Stok di Pasar Terbatas
Indonesia
BGN Perketat Keamanan MBG, Ompreng Makanan Bakal Dilengkapi Batas Waktu Konsumsi
BGN memperketat pengawasan MBG. Kini, ompreng bakal dilengkapi batas waktu konsumsi.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
BGN Perketat Keamanan MBG, Ompreng Makanan Bakal Dilengkapi Batas Waktu Konsumsi
Dunia
El Nino Ancam 49 Juta Jiwa Hadapi Kerawanan Pangan
El Nino adalah fenomena alam di mana suhu air laut di wilayah khatulistiwa Pasifik naik hingga ke level yang tidak wajar, sehingga memicu perubahan iklim di seluruh dunia.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 Agustus 2026
El Nino Ancam 49 Juta Jiwa Hadapi Kerawanan Pangan
Indonesia
Pemprov DKI Bangun Kawasan Peternakan Terintegrasi di Ciangir, Target Tampung 5.000 Ekor Sapi
Pemprov DKI Jakarta mengembangkan kawasan peternakan terintegrasi di Ciangir, Tangerang, untuk memperkuat ketahanan pangan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Pemprov DKI Bangun Kawasan Peternakan Terintegrasi di Ciangir, Target Tampung 5.000 Ekor Sapi
Indonesia
Luncurkan B50, Prabowo: Berdosalah Pemimpin Yang Berbohong Kepada Rakyat
Presiden juga mengatakan sejak sebelum dilantik dirinya telah menekankan kepada tim inti dan para penasihatnya pentingnya mewujudkan swasembada pangan
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 Juli 2026
Luncurkan B50, Prabowo: Berdosalah Pemimpin Yang Berbohong Kepada Rakyat
Indonesia
Daftar Harga Sembako Senin 6 Juli 2026: Cabai Rawit Hijau dan Merah Kompak Naik, Beras Kualitas Super Satu Ikut Meroket
Lonjakan nilai jual tidak hanya bertumpu pada kelompok tanaman hortikultura penghasil rasa pedas
Angga Yudha Pratama - Senin, 06 Juli 2026
Daftar Harga Sembako Senin 6 Juli 2026: Cabai Rawit Hijau dan Merah Kompak Naik, Beras Kualitas Super Satu Ikut Meroket
Indonesia
Stabilkan Harga Beras dan Minyakita, Bulog Bikin Kios di Berbagai Lokasi Pasar Jaya Jakarta
kolaborasi antar-BUMN dan BUMD pangan menjadi salah satu strategi penting dalam menjaga kelancaran distribusi di tengah tingginya kebutuhan masyarakat Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Stabilkan Harga Beras dan Minyakita, Bulog Bikin Kios di Berbagai Lokasi Pasar Jaya Jakarta
Indonesia
MinyaKita Bantuan Pangan Berbau Solar, Polres Karanganyar Periksa 5 Saksi
Penyelidikan dilakukan secara proaktif meski hingga kini belum ada laporan resmi dari masyarakat.
Dwi Astarini - Sabtu, 27 Juni 2026
MinyaKita Bantuan Pangan Berbau Solar, Polres Karanganyar Periksa 5 Saksi
Indonesia
Prabowo Ungkap Indonesia Mau Buka Ekspor Bahan Pangan, Asal Petani Tak Rugi
Prabowo mengatakan Indonesia kini memiliki surplus pupuk sehingga dapat memenuhi kebutuhan negara lain yang mengajukan permintaan.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Prabowo Ungkap Indonesia Mau Buka Ekspor Bahan Pangan, Asal Petani Tak Rugi
Indonesia
Presiden Prabowo: Kita tak akan Swasembada Satu Tahun, tapi Seterusnya
Prabowo menegaskan hasil yang mulai terlihat saat ini merupakan buah dari kerja keras yang telah dilakukan selama beberapa waktu.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Presiden Prabowo: Kita tak akan Swasembada Satu Tahun, tapi Seterusnya
Bagikan