Headline

Indeks Kepuasan Demokrasi Indonesia Makin Meningkat

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 30 Agustus 2019
  Indeks Kepuasan Demokrasi Indonesia Makin Meningkat

Peneliti Senior LSI Burhanuddin Muhtadi (MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Lembaga Survei Indonesia (LSI) merilis hasil survei terkait dengan indeks demokrasi di Indonesia.

Berdasarkan keterangan peneliti senior LSI, Burhanuddin Muhtadi mayoritas penduduk Indonesia puas dengan demokrasi dengan total responden 68,7 persen dengan rincian 63,2 persen warga merasa puas dan 5,5 persen mengaku sangat puas.

Baca Juga:

Peneliti Senior: Jokowi Bisa Terancam Jika Pansel Salah Pilih Capim KPK

Hal ini diungkapkan Burhanuddin saat pemaparan indeks kepuasan masyarakat terhadap lembaga-lembaga pemerintah di Indonesia.

"Dalam tiga tahun terakhir, kepuasan terhadap demokrasi cenderung meningkat. Kepuasan ini sempat menurun di akhir 2018, namun kembali menunjukkan kecenderungan meningkat pada Mei 2019," jelasnya saat rilis hasil survei di Hotel Mercure, Cikini, JakartaPusat, Kamis (29/8).

Rilis hasil survei LSI di Jakarta
Lembaga Survei Indonesia (LSI) merilis hasil survei terkait Efek Kinerja KPK terhadap Dukungan kepada Jokowi di Jakarta, Kamis (29/8) (MP/Kanu)

Sementara itu, warga yang menyatakan tidak puas atas demokrasi di Indonesia sebanyak 25,8 persen. Tidak puas sama sekali sebanyak 2,8 persen dan tidak jawab atau tidak tahu sebanyak 2,7 persen.

Burhanuddin menjelaskan dalam survei pasca pilpres pada Juli 2019, mayoritas masyarakat Indonesia menilai pemerintah sekarang sudah cukup banyak (50,8%) dan sangat banyak (10,3%) bekerja dengan baik dalam memberantas korupsi dan suap.

"Namun masih ada 28% yang menilai pemerintah belum banyak bekerja untuk memberantas korupsi," ucapnya.

Oleh karena itu, kata dia, sebanyak 77,3% masyarakat puas dengan kinerja Presiden terkait pemberantasan korupsi, dan 22% masyarakat dinilai tak puas.

"Kalau misalnya Presiden salah langkah dalam mengambil keputusan untuk memilih pimpinan KPK yang sesuai dengan aspirasi publik bukan tidak mungkin itu akan menjadi amunisi yang akan menggerogoti kredibilitas Presiden," jelas dia.

Baca Juga:

Analis Politik Ingatkan Jokowi Soal Peran KPK Dalam Kemenangannya di Pilpres 2019

"Karena dua-duanya institusi paling tinggi kepercayaannya, orang yang percaya kepada presiden umumnya percaya kepada KPK," tuturnya.

Burhanuddin mengatakan, survei ini melibatkan 1.220 responden sebagai basis survei. Responden dipilih acak atau multistage random sampling. Margin of error 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Wawancara lapangan terhadap responden ini dilakukan setelah Pemilu serentak 2019 yaitu 11-16 Mei yang lalu.(Knu)

Baca Juga:

Pansel Serahkan 10 Nama Capim KPK ke Jokowi Tanggal 2 September

#Hasil Survei #LSI #Pengamat Politik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pengamat: Pola Komunikasi Pemerintahan Prabowo Kini Makin Terpusat di Lingkaran Inti Presiden
Direktur Eksekutif Citra Institute Yusak Farchan menilai pola komunikasi pemerintahan Prabowo semakin terpusat pada figur-figur di lingkaran inti Presiden.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
Pengamat: Pola Komunikasi Pemerintahan Prabowo Kini Makin Terpusat di Lingkaran Inti Presiden
Indonesia
DPR Soroti Fenomena 'Inflasi Pengamat', Kritik Dinilai Bisa Jadi Propaganda
DPR menilai fenomena 'inflasi pengamat' relevan. Habiburokhman menyebut sebagian kritik bersifat provokatif hingga berpotensi jadi propaganda politik.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
DPR Soroti Fenomena 'Inflasi Pengamat', Kritik Dinilai Bisa Jadi Propaganda
Indonesia
Perang AS-Israel vs Iran, Pengamat Minta Indonesia Tetap Netral dan Dorong Perdamaian
Perang AS-Israel vs Iran kini makin memanas. Pengamat pun meminta Indonesia agar tetap netral dan mendorong perdamaian.
Soffi Amira - Jumat, 06 Maret 2026
Perang AS-Israel vs Iran, Pengamat Minta Indonesia Tetap Netral dan Dorong Perdamaian
Indonesia
Pengamat Sebut Konflik AS-Israel vs Iran Berpotensi Jadi Krisis Global, jika Rusia dan China Terlibat
Perang antara AS-Israel vs Iran bisa menjadi krisis global, jika Rusia dan China ikut terlibat.
Soffi Amira - Kamis, 05 Maret 2026
Pengamat Sebut Konflik AS-Israel vs Iran Berpotensi Jadi Krisis Global, jika Rusia dan China Terlibat
Indonesia
IPI Rilis Survei Peta Capres 2029: Prabowo-Gibran Teratas, Sjafrie Sjamsoeddin Masuk 10 Besar
Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, masuk radar Capres 2029. Hal itu terungkap lewat survei Indonesian Public Institute (IPI) pada Rabu (11/2).
Soffi Amira - Kamis, 12 Februari 2026
IPI Rilis Survei Peta Capres 2029: Prabowo-Gibran Teratas, Sjafrie Sjamsoeddin Masuk 10 Besar
Indonesia
Survei Indikator Politik Indonesia: Kepercayaan Publik ke TNI 93 Persen, DPR 56 Persen
Survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan TNI menjadi lembaga paling dipercaya publik dengan 93 persen, sementara DPR terendah dengan 56 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 09 Februari 2026
Survei Indikator Politik Indonesia: Kepercayaan Publik ke TNI 93 Persen, DPR 56 Persen
Indonesia
Pengamat Nilai Polri di Bawah Kementerian Bisa Buka Ruang Politisasi Hukum
Wacana penempatan Polri di bawah Kementerian menjadi perdebatan. Pengamat menilai, hal itu bisa menimbulkan ruang politisasi hukum.
Soffi Amira - Rabu, 28 Januari 2026
Pengamat Nilai Polri di Bawah Kementerian Bisa Buka Ruang Politisasi Hukum
Indonesia
Soroti Putusan PTUN, Pakar Hukum Tata Negara Sebut Kepemimpinan Ketua MK Suhartoyo Ilegal
Pakar Hukum Tata Negara, Muhammad Rullyandi menyebutkan, bahwa kepimpinan Ketua Mahkamah Konstitusi, Suhartoyo, dianggap ilegal.
Soffi Amira - Kamis, 08 Januari 2026
Soroti Putusan PTUN, Pakar Hukum Tata Negara Sebut Kepemimpinan Ketua MK Suhartoyo Ilegal
Indonesia
Pengamat Nilai Candaan Prabowo soal PKB Bukan Guyonan, Ada Pesan untuk Cak Imin
Presiden RI, Prabowo Subianto, sempat bercanda soal mengawasi gerak-gerik PKB. Menurut pengamat, hal itu bukanlah guyonan semata.
Soffi Amira - Rabu, 07 Januari 2026
Pengamat Nilai Candaan Prabowo soal PKB Bukan Guyonan, Ada Pesan untuk Cak Imin
Indonesia
Nicolas Maduro Ditangkap AS, Jerry Massie Ungkap 2 Alasan Utama di Baliknya
Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, ditangkap oleh otoritas AS. Pengamat politik, Jerry Massie mengatakan, bahwa ini menjadi bukti dominasi politik dan militer AS.
Soffi Amira - Senin, 05 Januari 2026
Nicolas Maduro Ditangkap AS, Jerry Massie Ungkap 2 Alasan Utama di Baliknya
Bagikan