Ikan Cakalang Asal NTT akan Diekspor ke China

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 17 Juni 2018
Ikan Cakalang Asal NTT akan Diekspor ke China

Ikan Cakalang (Foto: kkp.go.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Wilayah perairan Nusa Tenggara Timur (NTT) menyimpan potensi perikanan yang menjanjikan. Dalam waktu dekat NTT akan melayani permintaan ekspor ikan Cakalang ke China.

Sebelum kepastian ekspor, pihak otoritas perdagangan China lebih dulu melakukan uji coba. Pada tahap pertama sekitar 20 kilogram ikan Cakalang akan dikirim ke China.

Kepala Stasiun Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (KIPM) Kupang, Jimmy Elwaren, mengemukakan China mulai menguji coba produk komoditi ikan cakalang dari Nusa Tenggara Timur melalui permintaan ekspor pertama sekitar 20 kilogram.

Ilustrasi ikan yang akan diekspor
Para nelayan mengumpulkan ikan yang hendak dijual (ANTARA FOTO)

"Permintaan ekspor cakalang dari China pada Mei 2018 lalu masih kecil sekitar 20 kilogram, biasanya permintaan kecil seperti ini untuk uji coba produk," kata Jimmy Elwaren di Kupang, Minggu (17/6).

Ia mengatakan, selanjutnya jika komoditi ikan cakalang yang merupakan primadona produk perikanan dari NTT sesuai dengan kebutuhan mereka maka memungkinkan jumlah yang diminta selanjutnya lebih besar.

Jimmy mencontohkan, seperti permintaan ekspor komoditas tuna loin dari negeri "Tirai Bambu" itu pada Maret 2018 hanya 10 kilogram, kemudian meningkat pada Mei lebih dari 10 ton.

Sebagaimana dilansir Antara, Jimmy menjelaskan memasuki tahun 2018, permintaan ekspor pertama dari China terhadap produk perikanan NTT didominasi gurita beku sebanyak 15,8 ton yang diekspor pada Februari lalu.

Selain itu, komoditi tuna loin juga diminati negara tersebut dengan jumlah permintaan lebih dari 10 ton pada Mei, setelah uji coba sebelumnya.

Para nelayan mengemas ikan tangkapan
Seorang nelayan memisahkan ikan yang akan dijual kepada pembeli (ANTARA FOTO)

Data KIPM Kupang menunjukkan, selama dua tahun terakhir (2016 dan 2017), tidak ada permintaan ekspor dari China terhadap berbagai produk perikanan dari kepulauan ini.

Jimmy menjelaskan untuk permintaan komoditi ikan cakalang sejauh ini lebih didominasi dari Jepang, seperti permintaan ekspor pada 2017 lalu dengan total mencapai 158 ton.

Selama 2018, lanjutnya, komoditas cakalang asap dan beku juga diminta setiap bulan dari Jepang dengan jumlah terakhir yang diekspor pada Mei sebanyak 27 ton.

Ia menambahkan, China juga mulai uji coba produk cakalang dari NTT, sehingga jika sesuai harapan mereka maka selanjutnya permintaan masuk bisa lebih banyak.

"Jika mereka meminati cakalang dan selanjutnya permintaan banyak maka tentu kami siapkan sesuai kebutuhan negara pembeli seperti halnya ekspor ke negara tujuan lainnya," katanya.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Mabes Polri Pastikan Kasus Chat Mesum Rizieq Shihab Sudah SP3

#Ekspor Ikan #Nusa Tenggara Timur (NTT)
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Abu Erupsi Lewotolok Lumpuhkan Bandara Wunopito, Penerbangan Ditutup Mulai Hari Ini
AirNav Indonesia menutup Bandara Wunopito, Lewoleba, NTT, 8–9 September 2026 akibat abu vulkanik erupsi Gunung Lewotolok. Kolom abu mencapai 800 meter
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
Abu Erupsi Lewotolok Lumpuhkan Bandara Wunopito, Penerbangan Ditutup Mulai Hari Ini
Indonesia
Masa Tanggap Darurat Gempa Nagekeo NTT Dipangkas dari 90 Jadi 30 Hari, Berakhir 13 September
Pemkab Nagekeo, NTT, memangkas masa tanggap darurat gempa dari 90 hari menjadi 30 hari. Status darurat berlaku 15 Agustus–13 September 2026.
Wisnu Cipto - Senin, 31 Agustus 2026
Masa Tanggap Darurat Gempa Nagekeo NTT Dipangkas dari 90 Jadi 30 Hari, Berakhir 13 September
Indonesia
Puluhan Paket Bantuan JHL Foundation Jadi Berkat untuk Suster Lansia Korban Gempa di Sikka
Bantuan JHL Foundation terasa istimewa karena pertama yang diterima langsung komunitas mereka setelah terdampak gempa.
Frengky Aruan - Selasa, 25 Agustus 2026
Puluhan Paket Bantuan JHL Foundation Jadi Berkat untuk Suster Lansia Korban Gempa di Sikka
Merah Putih Kasih
Hari Kelima, JHL Foundation Menembus Pelosok Flores hingga Tengah Malam
Sejak pagi hingga hampir tengah malam, tim JHL Foundation menyusuri jalan-jalan Flores, masuk ke kampung-kampung dan wilayah pelosok yang terdampak gempa untuk memastikan bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat.
Frengky Aruan - Selasa, 25 Agustus 2026
Hari Kelima, JHL Foundation Menembus Pelosok Flores hingga Tengah Malam
Merah Putih Kasih
Puluhan Lansia di Ende NTT Takut Kembali Bekerja Usai Gempa, Bantuan JHL Foundation Jadi Penguat
Sebanyak 60 warga lanjut usia (lansia) di Desa Ranggatalo dan Lia Beke, Kecamatan Lio Timur, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, menerima bantuan dari JHL Foundation Yayasan Merah Putih Peduli Kasih, Selasa (25/8).
Frengky Aruan - Selasa, 25 Agustus 2026
Puluhan Lansia di Ende NTT Takut Kembali Bekerja Usai Gempa, Bantuan JHL Foundation Jadi Penguat
Indonesia
53.971 Rumah Rusak Akibat Gempa NTT, Ini Peta Sebarannya di 7 Kabupaten
BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat gempa 7,7 SR di NTT, terdiri atas 19.006 rusak berat, 11.777 rusak sedang, dan 23.188 rusak ringan.
Wisnu Cipto - Minggu, 23 Agustus 2026
53.971 Rumah Rusak Akibat Gempa NTT, Ini Peta Sebarannya di 7 Kabupaten
Indonesia
Paus Leo XIV Berduka atas Gempa NTT, Sampaikan Solidaritas untuk Korban
Paus Leo XIV mengaku sangat sedih melihat korban jiwa, kehancuran, dan penderitaan yang ditimbulkan bencana tersebut.
Frengky Aruan - Jumat, 21 Agustus 2026
Paus Leo XIV Berduka atas Gempa NTT, Sampaikan Solidaritas untuk Korban
Indonesia
Gempa Susulan Masih Mengguncang, Pertamina Belum Berani Bongkar Muat BBM di Dermaga Reo NTT
Pertamina menunda pengoperasian Terminal BBM Reo di Manggarai, NTT pascagempa magnitudo 7,7. Dermaga masih menunggu tes struktur.
Wisnu Cipto - Kamis, 20 Agustus 2026
Gempa Susulan Masih Mengguncang, Pertamina Belum Berani Bongkar Muat BBM di Dermaga Reo NTT
Indonesia
2 Ribu Lebih Gempa Susulan Terjadi di Flores NTT, BMKG: Akan Berlangsung sampai 4 Pekan Kedepan
Hal ini seperti disampaikan Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto
Frengky Aruan - Kamis, 20 Agustus 2026
2 Ribu Lebih Gempa Susulan Terjadi di Flores NTT, BMKG: Akan Berlangsung sampai 4 Pekan Kedepan
Indonesia
Ribuan Gempa Susulan Landa NTT, BMKG Prediksi Baru Stabil 3 Pekan Lagi
BMKG mencatat 1.979 gempa susulan pasca gempa 7,7 SR di NTT hingga 17 Agustus 2026. Aktivitas masih fluktuatif, diperkirakan stabil dalam 2–3 pekan
Wisnu Cipto - Selasa, 18 Agustus 2026
Ribuan Gempa Susulan Landa NTT, BMKG Prediksi Baru Stabil 3 Pekan Lagi
Bagikan