Hari Kelima, JHL Foundation Menembus Pelosok Flores hingga Tengah Malam

Frengky AruanFrengky Aruan - Selasa, 25 Agustus 2026
Hari Kelima, JHL Foundation Menembus Pelosok Flores hingga Tengah Malam

Tim JHL Foundation menyalurkan bantuan kemanusiaan hingga ke pelosok. (Foto: JHL Foundation)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Hari kelima penyaluran bantuan Yayasan JHL Merah Putih Kasih (JHL Foundation) menjadi perjalanan paling panjang bagi tim. Sejak pagi hingga hampir tengah malam, tim menyusuri jalan-jalan Flores, masuk ke kampung-kampung dan wilayah pelosok yang terdampak gempa untuk memastikan bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat.

Hampir 200 paket bantuan kemanusiaan disalurkan dalam perjalanan tersebut, mulai dari wilayah Reok di Kabupaten Manggarai hingga pelosok Manggarai Timur.

Tim JHL Foundation menyalurkan bantuan kemanusiaan. (Foto: JHL Foundation)

Bantuan diberikan langsung kepada warga di Kampung Barang Kolong, Kampung Baru, Kampung Gongger, Kampung Maki, Kampung Dampek, Desa Golokokum Timur, Desa Golokokum Barat, Desa Sonot, Desa Sambi Mese, hingga Kampung Pegunungan di Desa Lada Mese.

JHL Foundation Disambut Penuh Haru

Perjalanan hari itu memperlihatkan wajah lain dari bencana. Di sejumlah wilayah, kerusakan rumah terlihat hampir menyeluruh. Kampung Maki, Desa Satar Kampas, Kecamatan Lambaleda Utara, menjadi salah satu titik yang paling menyentuh. Banyak rumah warga hancur dan rata dengan tanah. Sejumlah warga meninggal dunia dan lainnya mengalami cedera berat saat gempa terjadi.

Banyak rumah warga hancur dan rata dengan tanah. (Foto: JHL Foundation)

Mayoritas masyarakat di wilayah tersebut merupakan warga yang memiliki keterkaitan asal dengan Maumere. Mereka mengaku bantuan belum banyak menjangkau kampung karena sebagian distribusi logistik lebih mudah terkonsentrasi di wilayah yang berada di bagian depan atau dekat akses utama.

Baca juga:

Puluhan Lansia di Ende NTT Takut Kembali Bekerja Usai Gempa, Bantuan JHL Foundation Jadi Penguat

Karena itu, kedatangan tim JHL Foundation yang masuk hingga ke kampung-kampung pelosok mendapat sambutan penuh haru.

Tim JHL Foundation menyalurkan bantuan kemanusiaan. (Foto: JHL Foundation)

Terima kasih karena sudah datang sampai ke sini. Kami merasa diperhatikan. Banyak bantuan yang datang, tetapi tidak semuanya sampai ke pelosok. Bapak dan ibu mau masuk dan menyisir sampai ke kampung kami,

ujar salah seorang warga.

Kondisi serupa terlihat di Kampung Dampek, Desa Satar Padut. Banyak rumah warga roboh dan mengalami kerusakan berat. Sejumlah warga juga mengalami cedera serius akibat gempa utama.

Saat tim sedang menyalurkan bantuan, gempa kembali terasa. Warga sontak panik. Beberapa orang bergegas keluar dari bangunan dan mencari tempat terbuka.

Banyak rumah warga roboh dan mengalami kerusakan berat. (Foto: JHL Foundation)

Suasana yang sebelumnya hangat berubah menjadi tegang dalam sekejap. Bagi warga yang masih menyimpan trauma, getaran singkat itu kembali mengingatkan mereka pada saat rumah-rumah runtuh dan kehidupan berubah dalam hitungan detik.

Tim JHL Foundation pun ikut merasakan ketegangan tersebut, sebelum kembali memastikan warga berada di tempat aman dan proses penyaluran bantuan dapat dilanjutkan.

Perjalanan kemudian diteruskan menuju Golokokum Timur, Golokokum Barat, Sonot, Sambi Mese, hingga Kampung Pegunungan Desa Lada Mese. Jarak dan kondisi jalan tidak menjadi alasan untuk berhenti sebelum bantuan tiba di tangan masyarakat.

Baca juga:

Nyalakan Pelita Kepedulian, Bantuan JHL Foundation Sentuh Lansia dan Janda Korban Gempa Ende

Jangkau Warga hingga Pelosok

Pembina Yayasan JHL Merah Putih Kasih, Jerry Hermawan Lo, mengatakan perjalanan tersebut menjadi pengingat bahwa bantuan kemanusiaan harus bergerak lebih jauh dari sekadar wilayah yang mudah dijangkau.

Kami tidak ingin bantuan berhenti di tempat yang mudah didatangi. Justru masyarakat di pelosok yang rumahnya hancur dan aksesnya sulit harus kita datangi. Kami ingin melihat sendiri keadaan mereka, mendengar cerita mereka, dan memastikan mereka tahu bahwa ada yang peduli,

ucap Jerry Hermawan Lo.

Menurut Jerry, perjalanan panjang tim dari pagi hingga tengah malam tidak sebanding dengan perjuangan warga yang harus menghadapi kehilangan rumah, anggota keluarga, mata pencaharian, sekaligus trauma akibat gempa.

Kami hanya berjalan dan membawa bantuan selama beberapa hari. Mereka harus hidup dengan dampak bencana ini jauh lebih lama. Karena itu, sedikit yang bisa kami lakukan adalah datang sedekat mungkin kepada mereka,

tegasnya.
JHL Foundation membawa misi menjangkau warga hingga pelosok. (Foto:JHL Foundation)

Hingga hari kelima, JHL Foundation terus menyisir wilayah terdampak di Flores. Bantuan disalurkan langsung dengan tetap berkoordinasi bersama pemerintah daerah dan masyarakat setempat agar distribusi menjangkau wilayah yang selama ini sulit tersentuh bantuan.

Baca juga:

Aksi Nyata JHL Foundation Jadi Berkat Bagi Umat Gereja Katolik Malaikat Agung Gabriel Kamubheka Ende

Di pelosok Flores, perjalanan panjang itu kembali menemukan makna sederhana dari kemanusiaan: datang ketika dibutuhkan, mendengar ketika mereka ingin bercerita, dan tidak pulang sebelum memastikan bantuan sampai kepada mereka yang menunggu. (*)

#Jhl Foundation #Merah Putih Kasih #JHL Group #Gempa NTT #Nusa Tenggara Timur (NTT)
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Frengky Aruan

Jurnalis dan editor senior yang berkarier di media nasional sejak 2011. Mengawali karier sebagai reporter di BolaNews (Kompas Gramedia Group), kemudian menjadi editor di Sport Satu, sebelum bergabung sebagai Editor Senior di MerahPutih.com dan BolaSkor.com. Berpengalaman meliput perkembangan sepak bola nasional sejak era dualisme PSSI, dengan fokus pada jurnalisme investigasi, wawancara mendalam, analisis taktis dan statistik olahraga, penyuntingan berita, serta jurnalisme cek fakta untuk berbagai isu yang menjadi perhatian publik.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Gempa bumi magnitudo (M) 6,1 mengguncang wilayah Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (4/10) pagi.
Yusuf Abdillah - Minggu, 04 Oktober 2026
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Indonesia
BNPB Tetapkan Bantuan Korban Gempa NTT, Rumah Rusak Berat Dapat Rp 70 Juta
BNPB menetapkan bantuan rumah korban gempa NTT sebesar Rp 15 juta untuk rusak ringan, Rp 30 juta rusak sedang, dan Rp 70 juta rusak berat.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
BNPB Tetapkan Bantuan Korban Gempa NTT, Rumah Rusak Berat Dapat Rp 70 Juta
Indonesia
Aksi Nyata JHL Group Sapu Bersih Sampah Sungai Cisadane Jelang World Cleanup Day 2026
Menyambut World Cleanup Day 2026, JHL Group dan Banksasuci menggelar aksi bersih-bersih Sungai Cisadane lewat program Impactful Ecosystem. Simak aksi selengkapnya!
Wisnu Cipto - Sabtu, 19 September 2026
Aksi Nyata JHL Group Sapu Bersih Sampah Sungai Cisadane Jelang World Cleanup Day 2026
Indonesia
94 Orang Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, BNPB Ungkap Penyebabnya
BNPB mengungkap penyebab 94 orang meninggal dunia di pengungsian gempa NTT. Mayoritas merupakan kelompok rentan.
Soffi Amira - Kamis, 17 September 2026
94 Orang Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, BNPB Ungkap Penyebabnya
ShowBiz
Reza Arap Dukung 27 Sekolah Terdampak Gempa NTT, Gunakan Dana Pribadi untuk
Bukan pengalaman pertamanya dalam membantu penyediaan fasilitas pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Reza Arap Dukung 27 Sekolah Terdampak Gempa NTT, Gunakan Dana Pribadi untuk
Indonesia
Gadis 15 Tahun Korban Gempa NTT Diperkosa, Waka DPR Minta Penjagaan Pengungsian Diperketat
Perlindungan terhadap kelompok rentan, khususnya anak-anak dan perempuan yang berada di lokasi pengungsian, perlu menjadi perhatian dalam penanganan pascabencana.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Gadis 15 Tahun Korban Gempa NTT Diperkosa, Waka DPR Minta Penjagaan Pengungsian Diperketat
Indonesia
Gempa Flores Hari Ini Magnitudo 5,1 Guncang Manggarai NTT, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Gempa Flores hari ini berkekuatan M 5,1 mengguncang kawasan Manggarai, NTT pada 8 September 2026. Cek info gempa BMKG terbaru, lokasi pusat gempa, dan peringatan lengkapnya di sini
Angga Yudha Pratama - Selasa, 08 September 2026
Gempa Flores Hari Ini Magnitudo 5,1 Guncang Manggarai NTT, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Indonesia
Abu Erupsi Lewotolok Lumpuhkan Bandara Wunopito, Penerbangan Ditutup Mulai Hari Ini
AirNav Indonesia menutup Bandara Wunopito, Lewoleba, NTT, 8–9 September 2026 akibat abu vulkanik erupsi Gunung Lewotolok. Kolom abu mencapai 800 meter
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
Abu Erupsi Lewotolok Lumpuhkan Bandara Wunopito, Penerbangan Ditutup Mulai Hari Ini
Merah Putih Kasih
Bantuan Tahap II JHL Foundation untuk Gempa Flores: Fokus Material Renovasi dan Alat Sekolah
Untuk tahap II fokus bantuan bukan lagi sekadar kebutuhan harian, melainkan material bangunan untuk sekolah dan rumah ibadah, serta perlengkapan belajar bagi anak-anak.
Wisnu Cipto - Senin, 07 September 2026
Bantuan Tahap II JHL Foundation untuk Gempa Flores: Fokus Material Renovasi dan Alat Sekolah
Indonesia
JHL Foundation Turun Langsung ke Kotabaru Ende, Korban Gempa Flores Terima Bantuan Terpal
Relawan JHL Foundation menyalurkan bantuan berupa satu buah terpal kepada masyarakat Desa Kotabaru, Kabupaten Ende, Jumat (4/9).
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
JHL Foundation Turun Langsung ke Kotabaru Ende, Korban Gempa Flores Terima Bantuan Terpal
Bagikan