MerahPutih.com – Aktivitas gempa bumi susulan pasca gempa utama bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih terus terjadi hingga kini.
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kupang, Arief Tyastama, menyebutkan berdasarkan pemutakhiran data hingga 17 Agustus 2026 pukul 23.00 WIB, tercatat 1.979 gempa susulan.
Dari total tersebut, magnitudo terbesar mencapai 6,2 dan terkecil 1,3,
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kupang, Arief Tyastama, Selasa (18/8).
Gempa Susulan Masih Fluktuatif, Prediksi Stabil 2–3 Pekan Lagi
Dari ribuan gempa susulan itu, 24 gempa tercatat memiliki magnitudo di atas 5, sementara 70 gempa dirasakan langsung oleh masyarakat.
Arief menjelaskan aktivitas gempa susulan tersebut masih menunjukkan pola yang fluktuatif. Berdasarkan grafik peluruhan gempa, BMKG juga belum melihat adanya pola penurunan aktivitas yang jelas.
BMKG memperkirakan aktivitas gempa susulan baru akan stabil dalam kurun waktu sekitar dua hingga tiga minggu ke depan.
Estimasi sekitar dua sampai tiga minggu ke depan akan stabil,
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kupang, Arief Tyastama
Gempa Susulan Picu Traumatik Korban, BMKG Imbau Tenang tapi Waspada
Ribuan gempa susulan ini menambah beban psikologis masyarakat NTT yang masih dalam masa tanggap darurat pasca gempa utama.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan selama periode hingga tiga pekan ke depan.
Warga juga diminta tidak panik dan selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG maupun pemerintah daerah.
Kewaspadaan dan kesiapan menghadapi potensi gempa lanjutan menjadi kunci menjaga keselamatan warga. (Knu)