2 Ribu Lebih Gempa Susulan Terjadi di Flores NTT, BMKG: Akan Berlangsung sampai 4 Pekan Kedepan

Frengky AruanFrengky Aruan - Kamis, 20 Agustus 2026
2 Ribu Lebih Gempa Susulan Terjadi di Flores NTT, BMKG: Akan Berlangsung sampai 4 Pekan Kedepan

Titik gempa susulan di Flores NTT. (Dok. BMKG)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat hingga Rabu (19/8) sebanyak 2. 768 gempa susulan (aftershock) telah terjadi dengan magnitudo M1,1–M6,2.

Di antara ribuan gempa susulan tersebut, gempa dengan magnitudo M>5 sebanyak 24 kejadian dan gempa bumi susulan yang dirasakan berjumlah 81 kali.

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menjelaskan berdasarakan data sementara gempa susulan ini akan berakhir 3 – 4 minggu ke depan.

“Masyarakat diimbau tetap tenang dan waspada gempa bumi susulan yang masih terjadi,”

kata Wijayanto di Jakarta dikutip Kamis (20/8).

Beberapa wilayah terdampak di antaranya Manggarai Bagian Utara, Ngada Bagian Utara, Ende, Flores Timur, Jeneponto dengan status Siaga dan wilayah Flores Timur, Bima, Dompu, Wajo untuk status Waspada.

Baca juga:

Pagi Ini NTT Diguncang Sejumlah Gempa, BMKG Pastikan Tak Terjadi Tsunami

Hasil observasi stasiun pasang surut menunjukkan gempa bumi ini telah memicu terjadinya tsunami di 16 lokasi pada 4 provinsi yaitu NTT, NTB, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara, dengan ketinggian tsunami paling tinggi tercatat di Pota, Manggarai Timur, NTT pada pukul 05.03 WIB (1.605 m), dan terendah di BAKALANG, ALOR, NTT pada pukul 05:41 WIB (0.14 m).

Korban Gempa Bumi

Berdasarkan hasil sementara pemantauan dan informasi lapangan, gempabumi Flores M7,7 menyebabkan korban jiwa sebanyak 69 jiwa meninggal dunia, korban luka-luka 331 jiwa, serta dampak kerusakan di sejumlah wilayah, terutama Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, hingga Sikka, Maumere, dengan tingkat kerusakan yang bervariasi dari ringan hingga berat.

BMKG telah menerjunkan tim gabungan dari pusat dan UPT untuk melakukan survei gempabumi merusak, meliputi survei makroseismik, pengukuran mikrotremor dan MASW untuk mengetahui karakteristik serta respons tanah terhadap guncangan, monitoring gempa susulan, dan verifikasi dampak tsunami di lapangan.

Survei ini bertujuan mendukung proses pemulihan dan rekonstruksi pascabencana sekaligus menjadi dasar pemetaan mikrozonasi pascagempa, evaluasi kondisi wilayah terdampak, serta penyusunan rekomendasi mitigasi dan rekonstruksi yang lebih aman.

Wilayah prioritas berfokus pada daerah dengan kerusakan sedang hingga berat serta dibandingkan dengan lokasi yang relatif tidak mengalami kerusakan.

Baca juga:

NTT kembali Bergetar, Gempa Magnitudo 5,7 Terjadi Rabu Malam

BMKG melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terdampak untuk memberikan pemahaman yang tepat serta membantu menenangkan masyarakat dalam menghadapi kondisi pascagempa.

“Masyarakat juga diimbau agar menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi, serta mewaspadai gempa bumi susulan yang masih terjadi,” tutup Wijayanto. (Knu)

#Gempa Bumi #Gempa #Gempa NTT #BMKG #Nusa Tenggara Timur (NTT)
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
2 Ribu Lebih Gempa Susulan Terjadi di Flores NTT, BMKG: Akan Berlangsung sampai 4 Pekan Kedepan
Hal ini seperti disampaikan Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto
Frengky Aruan - Kamis, 20 Agustus 2026
2 Ribu Lebih Gempa Susulan Terjadi di Flores NTT, BMKG: Akan Berlangsung sampai 4 Pekan Kedepan
Indonesia
Pagi Ini NTT Diguncang Sejumlah Gempa, BMKG Pastikan Tak Terjadi Tsunami
Rentetan gempa mengguncang wilayah Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak Rabu (19/8) malam hingga Kamis (20/8) pagi.
Yusuf Abdillah - Kamis, 20 Agustus 2026
Pagi Ini NTT Diguncang Sejumlah Gempa, BMKG Pastikan Tak Terjadi Tsunami
Indonesia
Prakiaran Cuaca Jakarta 20 Agustus 2026: Siang Cerah Malam Berawan, Aktivitas Luar Ruangan Aman dari Hujan
Kondisi atmosfer Jakarta menunjukkan variasi awan sejak waktu pagi
Angga Yudha Pratama - Kamis, 20 Agustus 2026
Prakiaran Cuaca Jakarta 20 Agustus 2026: Siang Cerah Malam Berawan, Aktivitas Luar Ruangan Aman dari Hujan
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Mayoritas Kota Besar di Indonesia dalam Kondisi Cerah hingga Berawan Tebal, Kamis, 20 Agustus
Kondisi cuaca cukup beragam akan terjadi di kota-kota besar di Indonesia pada Kamis, 20 Agustus.
Frengky Aruan - Kamis, 20 Agustus 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Mayoritas Kota Besar di Indonesia dalam Kondisi Cerah hingga Berawan Tebal, Kamis, 20 Agustus
Indonesia
NTT kembali Bergetar, Gempa Magnitudo 5,7 Terjadi Rabu Malam
BMKG melaporkan gempa mengguncang wilayah Ruteng, Manggarai, NTT, dengan kedalaman 10 kilometer dan tak berpotensi tsunami.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
NTT kembali Bergetar, Gempa Magnitudo 5,7 Terjadi Rabu Malam
Indonesia
Pemda Yogya Kirim Surat ke Perguruan Tinggi Buat Ringankan Biaya Mahasiswa NTT Terdampak Gempa
Pemda DIY, juga masih mendata mahasiswa asal provinsi NTT yang terdampak gempa, untuk mengetahui kebutuhan mereka, termasuk kemungkinan dukungan biaya hidup.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 19 Agustus 2026
Pemda Yogya Kirim Surat ke Perguruan Tinggi Buat Ringankan Biaya Mahasiswa NTT Terdampak Gempa
Indonesia
Jumlah Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah Jadi 71 Orang, Pengungsi 59.647 Orang
BNPB mengimbau kepada para penyintas di NTT agar tetap tenang, karena pemerintah terus memastikan memenuhi kebutuhan-kebutuhan dasar warga yang menjadi korban gempa.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 19 Agustus 2026
Jumlah Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah Jadi 71 Orang, Pengungsi 59.647 Orang
Indonesia
Gempa Susulan di NTT Bakal Dirasakan Dalam Satu Bulan Kedepan
Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiapkan dukungan bagi masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan akibat gempa magnitudo 7,7
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 19 Agustus 2026
Gempa Susulan di NTT Bakal Dirasakan Dalam Satu Bulan Kedepan
Indonesia
Pesawat Airbus dan Hercules TNI-AU Angkut Ribuan Kilogram Bantuan dan Dokter Militer ke Lokasi Bencana Flores, NTT
Operasi itu ditujukan agar kebutuhan pangan dan bantuan lainnya dapat segera diterima masyarakat terdampak bencana
Dwi Astarini - Rabu, 19 Agustus 2026
Pesawat Airbus dan Hercules TNI-AU Angkut Ribuan Kilogram Bantuan dan Dokter Militer ke Lokasi Bencana Flores, NTT
Indonesia
InJourney Group Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Kirim 4,6 Ton Beras hingga Air Minum
InJourney Group bergerak membantu korban gempa NTT. Sebanyak 4,6 ton beras hingga ribuan liter air telah disalurkan.
Soffi Amira - Rabu, 19 Agustus 2026
InJourney Group Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Kirim 4,6 Ton Beras hingga Air Minum
Bagikan