Hotman Paris Sebut Ada Keanehan Soal Raibnya Uang Atlet E-Sport Winda

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 09 November 2020
Hotman Paris Sebut Ada Keanehan Soal Raibnya Uang Atlet E-Sport Winda

MayBank Indonesia. (Foto: Maybank).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pengacara Maybank Indonesia menduga ada praktik aneh dalam kasus hilangnya uang nasabah yang merupakan atlet e-sport Winda Lunardi dan ibundanya, Floleta.

"Kami belum menuduh. Tapi kami menggarisbawahi ada beberapa keanehan yang belum jelas. Kami masih menunggu penyidik," kata Kuasa Hukum PT Bank Maybank Indonesia Tbk. Hotman Paris dalam konfrensi pers Maybank di kawasan Pantai Mutiara, Pluit, Jakarta Utara, Senin (9/11).

Dia menjelaskan, dugaan tersebut didasarkan pada beberapa alasan. Antara lain, Hotman mengatakan rekening tersebut dibuka sejak lima bulan lalu dan yang bersangkutan juga diberikan kartu ATM dan buku tabungan.

Baca Juga:

Tilep Duit Nasabah Atlet E-Sport Puluhan Miliar, Kepala Bank Jadi Tersangka

Hanya saja, kartu ATM dan buku tabungan tersebut tidak dipegang sendiri melainkan dipegang oleh tersangka yang merupakan pimpinan cabang di Bank Maybank.

Dia berpendapat, ada sedikit kejanggalan di mana nasabah merelakan kartu ATM dan buku tabungannya dipegang oleh orang lain.

Lalu, bunga tabungan yang dibayarkan oleh Maybank dibayarkan bukan dari pihak perseroan, melainkan oleh rekening pribadi milik tersangka pimpinan cabang di Bank Maybank tersebut.

"Bahkan, bunga tabungan tersebut justru sempat dibayar oleh salah satu bank swasta lain," sebutnya.

Seperti diketahui, nasabah Maybank, Winda Lunardi dan ibunya, Floletta Lizzy Wiguna mengaku kehilangan uang Rp22 miliar. Kasus itu sampai membuat Kepala Cabang Maybank Cipulir berinisial A masuk jeruji.

Winda merasa uangnya hilang pada Februari 2020. Saat itu, ibunya tak bisa menarik uang dari rekening tersebut. Kondisi serupa terjadi pada rekening Winda karena saldonya susut. Mereka melaporkan kejadian itu ke Bareskrim Polri pada Mei 2020 setelah laporannya ke Maybank pada Februari dan Maret dianggap sudah selesai.

Winda dan ibunya, Floletta membuka rekening terpisah di Maybank masing-masing Rp15,8 miliar dan Rp5 miliar. Ibunya kaget saat mengetahui uangnya tak bisa diambil di Harco Mangga Dua karena alasan tak cukup.

Saat dicek, uang di rekening ibunya kurang dari Rp17 juta. Lalu, Floletta meminta anaknya mengecek rekeningnya dan ternyata nominal tabungan Winda tinggal Rp600.000.

Winda dan ibunya selama ini tak sadar kalau tabungannya tak ada. Rekening koran yang dikirim ke rumahnya tiap bulan menunjukkan bahwa saldonya masih ada.

Ilustrasi uang
Ilustrasi uang. (Foto: Antara).

Tidak ada uang itu disadari saat ibunya tak bisa menarik uang dalam jumlah besar. Winda menuntut tanggung jawab Maybank namun persoalan dinilai telah selesai padahal duitnya tak ada.

Winda dan ibunya membuka rekening Maybank pada 2015. Bank menawarkan program tabungan berjangka bunga 10 persen per tahun yang diambil oleh Winda.

Uang yang cukup besar itu bukan dari pekerjaan Winda di dunia e-sports. Uang tersebut merupakan pemberian dari ayahnya, Herman Lunardi yang ditransfer bertahap dengan nominal total hingga Rp15 miliar.

Kepala Cabang Maybank Cipulir berinisial A diduga 'menilep' uang tersebut. Polisi telah menetapkan pelaku sebagai tersangka dan ditahan di Kejaksaan Negeri Tangerang untuk disidik lebih lanjut.

A mengirimkan dana tersebut ke sejumlah pihak untuk diinvestasikan. Belum jelas apakah hal ini merupakan program dari Maybank atau pelaku bertindak di luar SOP. Polisi tengah menelusuri aliran dana tersebut, termasuk menyita aset-aset milik pelaku. (Knu)

Baca Juga:

Polisi Sita Aset Tersangka Kacab Maybank Cipulir yang Tilep Duit Atlet eSports

#Penipuan #Maybank
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kronologi Wintarko Ditipu Rp 70 Juta Demi Iming-iming Lolos Rekrutmen Damkar DKI
Kronologi Wintarko warga Jaktim ditipu Rp70 juta janji masuk Damkar DKI Jakarta. Korban rela utang Bank DKI demi janji manis yang ternyata nol besar!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
Kronologi Wintarko Ditipu Rp 70 Juta Demi Iming-iming Lolos Rekrutmen Damkar DKI
Indonesia
Manfaatkan Antusiasme Pembeli, Situs Palsu Jualan iPhone 18 Bermunculan
Dalam proses pemesanan, pengguna diminta memberikan sejumlah data pribadi, seperti nama lengkap, nomor telepon, alamat email, kota tempat tinggal, hingga kontak WhatsApp.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Manfaatkan Antusiasme Pembeli, Situs Palsu Jualan iPhone 18 Bermunculan
Indonesia
Alasan Polisi Belum Tahan Ruben Onsu, Jumat 28 Agustus Diperiksa Sebagai Tersangka
Kasus ini bermula saat Ruben menawarkan korban berinisial DM untuk berinvestasi di usaha jual beli sebuah produk.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
Alasan Polisi Belum Tahan Ruben Onsu, Jumat 28 Agustus Diperiksa Sebagai Tersangka
Indonesia
Waspadai Penipuan CS Palsu GoPay! Jangan Sembarang Kasih Data, Kenali Ciri-cirinya
Modus pelaku biasanya mengakui customer service dari GoPay, lalu meminta data sensitif seperti PIN, password, atau kode OTP.
Wisnu Cipto - Kamis, 20 Agustus 2026
Waspadai Penipuan CS Palsu GoPay! Jangan Sembarang Kasih Data, Kenali Ciri-cirinya
Indonesia
Polri Perkuat Kapasitas Personel Hadapi Kejahatan Love Scamming Berbasis AI
Polri meningkatkan kapasitas personel untuk menghadapi kejahatan love scamming yang kini memanfaatkan AI, deepfake, dan social engineering.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
Polri Perkuat Kapasitas Personel Hadapi Kejahatan Love Scamming Berbasis AI
Indonesia
5 Tips Aman Mencari Kerja Online agar Terhindar dari Lowongan Palsu dan TPPO
Jobstreet by SEEK membagikan lima tips aman mencari kerja online agar terhindar dari lowongan palsu, penipuan rekrutmen, dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
5 Tips Aman Mencari Kerja Online agar Terhindar dari Lowongan Palsu dan TPPO
Indonesia
Hati-Hati Marak Penipuan Tiket Whoosh Lewat WhatsApp, Begini Modusnya!
KCIC mengimbau masyarakat waspada penipuan tiket Whoosh lewat WhatsApp. Pelaku gunakan logo dan jadwal palsu, arahkan pembayaran ke rekening pribadi. Tiket resmi hanya di kanal KCIC.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Juli 2026
Hati-Hati Marak Penipuan Tiket Whoosh Lewat WhatsApp, Begini Modusnya!
Indonesia
Modus Penipuan Travel Umrah Hanania: Promosi Lewat Selebriti, Eskalasi Timteng Jadi Dalih Pembatalan
Jumlah korban penipuan travel umrah Hanania Travel mencapai sekitar 3.000 orang dengan kerugian ditaksir Rp 95,22 miliar.
Wisnu Cipto - Kamis, 18 Juni 2026
Modus Penipuan Travel Umrah Hanania: Promosi Lewat Selebriti, Eskalasi Timteng Jadi Dalih Pembatalan
Indonesia
Korban Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel Ngadu ke DPR, Ingin Uang Kembali
Berharap para anggota DPR RI mendengar dan turut mencari solusi untuk ribuan korban yang gagal berangkat tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
Korban Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel Ngadu ke DPR, Ingin Uang Kembali
Indonesia
Lansia Kalideres Kena Penipuan Ritual Buka Aura, Emas dan Jam Mewah Puluhan Juta Rupiah Melayang
Polisi tangkap pria berinisial AF yang menipu lansia dengan modus ritual buka aura di Kalideres. Korban kehilangan emas dan jam tangan senilai Rp33 juta.
Wisnu Cipto - Kamis, 18 Juni 2026
Lansia Kalideres Kena Penipuan Ritual Buka Aura, Emas dan Jam Mewah Puluhan Juta Rupiah Melayang
Bagikan