Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Generasi Muda Mainkan Peran Penting Jaga Lingkungan

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 09 Juni 2021
Generasi Muda Mainkan Peran Penting Jaga Lingkungan

Generrasi muda menjadi agen penjaga lingkungan hidup. (Foto: Unsplash/Hani Fildzah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

GENERASI muda memiliki peran krusial dalam membentuk kebiasaan baru dan memberi dampak bagi keberlangsungan lingkungan di masa depan. Banyak langkah sederhana yang bisa dipilih untuk menjaga lingkungan.

Dosen Teknik Lingkungan Universitas Pasundan (Unpas) Bandung, Yonik Meilawati Yustiani, mengatakan langkah sederhana menjaga lingkungan yang bisa dilakukan anak muda misalnya dengan gemar menggunakan transportasi umum atau bersepeda.

Baca Juga:

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Yuk Terapkan 3 Gaya Hidup Ini

lingkungan
Dosen Teknik Lingkungan Universitas Pasundan (Unpas) Bandung, Yonik Meilawati Yustiani. (Foto: Humas Unpas)

Dengan beralih moda transportasi, ia mengatakan bahwa lingkungan akan terjaga dari emisi pencemaran udara. Selain itu, anak muda juga perlu menjaga lingkungan air dan tanah.

Yonik Meilawati menyatakan, peran anak muda diingatkan momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati tiap 5 Juni. Peringatan ini jadi momen penting untuk membangun kembali kepedulian terhadap lingkungan.

Tahun ini, menurutnya, Hari Lingkungan Hidup Sedunia mengusung tema Ecosystem Restoration atau Restorasi Ekosistem. Kata Yonik, tema tersebut menarik, terlebih jika generasi muda yang menjadi pelopor gerakan restorasi ekosistem.

Misalnya dalam menjaga air, sebelum membuang limbah cair, baik dari rumah tangga, kantor, maupun industri, mesti diolah terlebih dulu agar tidak mencemari sungai. Minimal, skala rumah tangga sudah memiliki septic tank agar tidak mengganggu kebersihan air tanah.

Baca Juga:

Menjaga Lingkungan Hidup dengan TikTok

lingkungan
Menggunakan transportasi umum untuk mobilitas. (Foto: Unsplash/Farel Yesha)

“Tanah juga sama, upaya reduce, reuse, recycle (3R) harus terus dikuatkan, jangan sampai menyampah. Kalau menggunakan sesuatu, usahakan bisa habis, sehingga tidak mencemari lingkungan dan menjadi sampah. Apabila tidak bisa mereduksi, setidaknya daur ulang menjadi barang baru,” jelasnya.

Menurutnya, kegiatan yang kini serba daring juga berperan menurunkan emisi, terutama akibat pergerakan. Walaupun penggunaan kertas makin berkurang, tetapi tetap perlu memperhatikan energi listrik.

Oleh karena itu, ia mengapresiasi generasi muda yang saat ini sudah mulai menggunakan solar panel untuk menggantikan energi listrik. Meski cukup mahal, namun jika bertujuan untuk menekan dampak lingkungan, tentu merupakan langkah yang baik.

Baca Juga:

Mendaur Ulang Popok Bekas untuk Menjaga Lingkungan

lingkungan
Mobiltas dengan sepeda, salah satu bentuk menjaga lingkungan hidup. (Foto: Unsplash/Christin Hume)

“Saya lihat banyak milenial yang bisnisnya sudah bergerak ke arah ramah lingkungan. Pola pikir seperti itu sangat bagus untuk jangka panjang, jadi tidak hanya bergantung pada energi fosil yang sekarang masih banyak, tapi memikirkan dampaknya untuk lingkungan,” imbuhnya.

Ia berpesan, Hari Lingkungan Hiudp Sedunia seharusnya jangan hanya dijadikan seremonial, melainkan pengingat untuk melakukan aksi nyata. Mesti ada generasi yang mau berkorban demi keberlanjutan lingkungan.

“Kalau kita hanya berpikir dan terus menunda, siapa yang mau memulai? Jadi, sekarang saatnya mempraktikkan. Kepada generasi muda, jadilah pelopor restorasi ekosistem, terus berjuang untuk mewujudkan kondisi yang lebih baik dan berkelanjutan.” (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Peti Mati Ini 'Hidup' untuk Lingkungan

#Ramah Lingkungan #Pelestarian Lingkungan #Hari Lingkungan Hidup Sedunia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Berita Foto
Transformasi UOB Plaza Dorong Efisiensi Energi dan Target Net-Zero Emission 2060
Transformasi UOB Plaza berkolaborasi dengan UOB Property ini akan menghadirkan peningkatan yang berfokus pada aspek berkelanjutan.
Didik Setiawan - Rabu, 17 Juni 2026
Transformasi UOB Plaza Dorong Efisiensi Energi dan Target Net-Zero Emission 2060
Indonesia
Aksi Hemat Energi DKI Jakarta Berhasil Kurangi Emisi Karbon 60,14 Ton CO2e
Pemprov DKI Jakarta mencatat pengurangan emisi karbon sebesar 60,14 ton CO2e melalui aksi pemadaman lampu selama 60 menit.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 15 Juni 2026
Aksi Hemat Energi DKI Jakarta Berhasil Kurangi Emisi Karbon 60,14 Ton CO2e
Indonesia
Lampu Monas hingga Bundaran HI Dipadamkan 1 Jam pada 13 Juni 2026, DKI Jakarta Gelar Aksi Hemat Energi
Pemprov DKI Jakarta akan memadamkan lampu di Monas, Bundaran HI, Balai Kota, dan sejumlah titik lainnya selama 60 menit pada 13 Juni 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
Lampu Monas hingga Bundaran HI Dipadamkan 1 Jam pada 13 Juni 2026, DKI Jakarta Gelar Aksi Hemat Energi
Indonesia
Luncurkan Program Sayang Bumi, 50 SMA Jabodetabek Dilibatkan Kumpulkan 5 Sampah Elektronik
Program ini digelar sebagai respons atas meningkatnya persoalan sampah elektronik baik di tingkat global maupun nasional.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
Luncurkan Program Sayang Bumi, 50 SMA Jabodetabek Dilibatkan Kumpulkan 5 Sampah Elektronik
Indonesia
Hadapi Polusi Udara, Pemprov DKI Jakarta Dorong Kolaborasi Lintas Wilayah
Pemprov DKI Jakarta memperkuat sistem pemantauan kualitas udara. Namun, Jakarta memerlukan kolaborasi lintas wilayah.
Soffi Amira - Rabu, 11 Februari 2026
Hadapi Polusi Udara, Pemprov DKI Jakarta Dorong Kolaborasi Lintas Wilayah
Indonesia
Terpidana Kerja Sosial Bakal Dikerahkan Bersihkan Ribuan Tempat Kotor
Pidana kerja sosial sendiri merupakan salah satu tindakan hukum yang diterapkan kepada pelanggar pidana ringan, sesuai dengan yang diatur dalam KUHP yang baru.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 03 Februari 2026
Terpidana Kerja Sosial Bakal Dikerahkan Bersihkan Ribuan Tempat Kotor
Indonesia
28 Perusahaan Tambang Nakal Kena Denda Triliunan, DPR Minta Uangnya Langsung Balik ke Rakyat Terdampak
Namun, keberanian itu harus dibarengi dengan transparansi alokasi dana denda agar tidak terjadi penyimpangan di kemudian hari
Angga Yudha Pratama - Selasa, 27 Januari 2026
28 Perusahaan Tambang Nakal Kena Denda Triliunan, DPR Minta Uangnya Langsung Balik ke Rakyat Terdampak
Indonesia
BRIN Temukan 93 Habitat Paus dan Lumba-Lumba di Barat Sumatra Berada di Luar Area Konservasi
Informasi ilmiah sahih sangat penting guna memberikan masukan bagi pemerintah dalam merancang intervensi relevan dan dapat diimplementasikan secara efektif.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Januari 2026
BRIN Temukan 93 Habitat Paus dan Lumba-Lumba di Barat Sumatra Berada di Luar Area Konservasi
Indonesia
Jakarta Juara Nasional Provinsi SDGs 2025, Disusul Kalsel dan DIY
Visi Jakarta sebagai kota global yang maju, berkeadilan, dan berkelanjutan selaras dengan prinsip SDGs.
Wisnu Cipto - Rabu, 19 November 2025
Jakarta Juara Nasional Provinsi SDGs 2025, Disusul Kalsel dan DIY
Indonesia
Pramono Ingin Kembangkan Sanitasi Ramah Lingkungan
Pramono menilai penguatan ekosistem sanitasi berkelanjutan penting untuk menjadikan Jakarta kota yang lebih sehat.
Dwi Astarini - Sabtu, 15 November 2025
Pramono Ingin Kembangkan Sanitasi Ramah Lingkungan
Bagikan