Gempa Jepang, Otoritas Turunkan Status Peringatan Tsunami di Wilayah Pesisir Timur Laut, Peringatkan Guncangan Besar dalam Sepekan Mendatang

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 20 April 2026
 Gempa Jepang, Otoritas Turunkan Status Peringatan Tsunami di Wilayah Pesisir Timur Laut, Peringatkan Guncangan Besar dalam Sepekan Mendatang

Pantai utara wilayah Sanriku, Jepang. Foto Isit

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — OTORITAS Jepang kini telah menurunkan status peringatan tsunami di wilayah pesisir timur laut menjadi imbauan. Peringatan tsunami dikeluarkan setelah gempa berkekuatan 7,5, yang kemudian direvisi menjadi 7,7, magnitudo menghantam Jepang. Gempa dilaporkan berada di kedalaman 19 km.

Sebelumnya, Jepang mengumumkan peringatan tsunami (tsunami warning) sesaat setelah gempa mengguncang. ‘Negeri Matahari Terbit’ memiliki tiga kategori peringatan tsunami, yakni tsunami advisory (imbauan tsunami) yang merupakan tingkat terendah, dikeluarkan untuk gelombang di bawah satu meter. Pada kondisi ini, masyarakat diminta untuk segera keluar dari laut dan menjauhi wilayah pesisir.

Tingkat kedua yakni tsunami warning (peringatan tsunami) yang dikeluarkan untuk gelombang yang diperkirakan mencapai hingga tiga meter. Jika peringatan ini dikeluarkan, warga di wilayah terdampak harus segera mengungsi dari daerah pesisir dan bantaran sungai ke tempat yang lebih tinggi atau bangunan evakuasi. Adapun major tsunami warning (peringatan tsunami besar) menjadi peringatan tingkat tertinggi yang dikeluarkan ketika gelombang tsunami lebih dari tiga meter diperkirakan akan terjadi berulang kali.

Sementara itu, Sekretaris Kabinet Jepang Minoru Kihara memberikan pembaruan dan mengingatkan warga harus tetap berada di daratan hingga peringatan tsunami dicabut. Sekitar 100 rumah tangga dilaporkan mengalami pemadaman listrik dan beberapa layanan kereta peluru saat ini dihentikan sementara.

Baca juga:

Gempa Magnitudo 7,4 Guncang Jepang, Tsunami Dilaporkan Menghantam Pesisir



Gempa Besar Berpotensi Terjadi lagi dalam Sepekan


Japan Meteorological Agency memperingatkan gempa dengan skala serupa dapat terjadi dalam sepekan mendatang. Peringatan seperti ini merupakan prosedur standar setelah gempa besar. Pejabat juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi longsor atau gempa susulan, serta kemungkinan tsunami yang lebih besar setelah gelombang pertama.

Secara statistik, Jepang mengalami gempa bermagnitudo tujuh atau lebih sekitar setiap 16 bulan, atau rata-rata kurang dari sekali setahun. Menurut Japan Meteorological Agency, Jepang menyumbang lebih dari 10 persen dari seluruh gempa bermagnitudo enam atau lebih yang terjadi di dunia.

Gempa besar terbaru terjadi pada Desember 2025 dengan magnitudo 7,6 di lepas pantai Prefektur Aomori. Namun, bencana paling mematikan dalam sejarah modern yakni Gempa dan Tsunami Tohoku 2011 yang berkekuatan 9,0. Getaran gempa tersebut memicu tsunami, menewaskan lebih dari 18.000 orang, serta menyebabkan krisis nuklir di Prefektur Fukushima.

Saat itu, banyak orang tidak menyangka tsunami akan sebesar itu sehingga tidak mengungsi ke tempat yang cukup tinggi.

Kini, pemerintah Jepang secara aktif mengeluarkan peringatan dan imbauan tsunami serta mendesak warga untuk segera mengungsi. Edukasi juga ditingkatkan sejak 2011, termasuk bahwa gelombang setinggi 30 cm pun bisa mengancam jiwa.(dwi)

Baca juga:

Gempa Jepang M 7,4, Gelombang Tsunami Pertama Hantam Pelabuhan Miyako

#Jepang #Gempa Bumi #Tsunami
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Wagub Rano Minta Sekolah Jakarta Rutin Simulasi Gempa Bumi
Langkah tersebut diambil demi memastikan fasilitas pendidikan tidak hanya layak dan nyaman, tetapi juga aman bagi siswa dan tenaga pendidik.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Wagub Rano Minta Sekolah Jakarta Rutin Simulasi Gempa Bumi
Indonesia
Kemampuan Intai di Kawasan Pasifik Lemah, Jepang Betekad Miliki Kapal Selam Nuklir
Jepang terus mempertahankan tiga prinsip anti-nuklirnya yang melarang negara tersebut memiliki, memproduksi, dan membawa senjata nuklir ke wilayahnya.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Kemampuan Intai di Kawasan Pasifik Lemah, Jepang Betekad Miliki Kapal Selam Nuklir
Indonesia
Info Gempa Terkini: Banten Diguncang Gempa Magnitudo 4,6 Berpusat di Laut, Warga Diminta Tetap Waspada
Cari tahu info gempa terkini! Guncangan gempa Banten hari ini bermagnitudo 4,6 berpusat di laut Muarabinuangeun dan terasa hingga Palabuhan Ratu. Cek detailnya di sini.
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Oktober 2026
Info Gempa Terkini: Banten Diguncang Gempa Magnitudo 4,6 Berpusat di Laut, Warga Diminta Tetap Waspada
Indonesia
Janda Presiden Pertama Indonesia Sukarno Didenda Rp 22,5 Juta Oleh Pengadilan Jepang
Dewi melemparkan gelas sampanye ke arah asistennya saat itu di sebuah restoran di kawasan Shibuya, Tokyo, pada 13 Februari tahun lalu
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
 Janda Presiden Pertama Indonesia Sukarno Didenda Rp 22,5 Juta Oleh Pengadilan Jepang
Indonesia
Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Sumba Barat Daya, NTT
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa terjadi pada Selasa pukul 04.40 WIB atau 05.40 WITA.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Sumba Barat Daya, NTT
Indonesia
Duka Gempa Sumba Barat Daya M 6,1 Hari Ini: Lansia Tewas, Bangunan Sekolah Hancur
Simak kronologi lengkap bencana gempa M 6,1 yang merenggut nyawa warga lansia di Kodi Utara Sumba.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Duka Gempa Sumba Barat Daya M 6,1 Hari Ini: Lansia Tewas, Bangunan Sekolah Hancur
Indonesia
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Gempa bumi magnitudo (M) 6,1 mengguncang wilayah Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (4/10) pagi.
Yusuf Abdillah - Minggu, 04 Oktober 2026
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Berita Foto
Asian Games 2026: Bintang/Sofyan Raih Medali Perak Voli Pantai
Pasangan voli pantai putra Indonesia, Bintang Akbar/Sofyan Rachman Efendi meraih medali perak di Hekinan Ryokuchi Beach Court, Hekinan, Sabtu (3/10/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 03 Oktober 2026
Asian Games 2026: Bintang/Sofyan Raih Medali Perak Voli Pantai
Berita Foto
Asian Games 2026: Tim Sepak Takraw Indonesia Raih Perak Nomor Kuadran
Tim sepak takraw putra Indonesia raih medali perak nomor kuadran putra di Nagoya City Mizuho Park Gymnasium, Nagoya, Jepang, Sabtu (3/10/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 03 Oktober 2026
Asian Games 2026: Tim Sepak Takraw Indonesia Raih Perak Nomor Kuadran
Berita Foto
Asian Games 2026: Aksi Desak Made Raih Medali Emas Panjat Tebing
Atlet panjat tebing Indonesia Desak Made Rita Kusuma Dewi saat finish pada final di Jepang, Rabu (30/9/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 30 September 2026
Asian Games 2026: Aksi Desak Made Raih Medali Emas Panjat Tebing
Bagikan