MerahPutih.com - Venezuela diguncang dua gempa besar berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 pada Rabu (24/6) waktu setempat.
Getaran dahsyat itu menyebabkan sebuah bangunan tempat tinggal runtuh, menewaskan sedikitnya tiga orang termasuk seorang anak-anak, serta melukai empat lainnya.
Baca juga:
“Jenazah tiga korban, termasuk seorang anak-anak, dievakuasi dari bawah reruntuhan. Selain itu, terdapat empat orang luka-luka,” tulis laporan Kantor Berita Sputnik, dikutip Kamis (25/6).
Laporan USGS, pusat gempa berada di dekat kota Moron dan San Felipe. Guncangan kuat tersebut memicu kepanikan warga dan diikuti lebih dari 20 gempa susulan.
Dukungan Internasional Mengalir
Sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat, Panama, Qatar, Kuba, Nikaragua, Turkiye, Yordania, Kolombia, Barbados, Inggris, Brasil, dan Meksiko, langsung menyatakan kesiapan membantu.
Saya ingin berterima kasih kepada pemerintah di seluruh dunia yang segera menghubungi Venezuela setelah gempa terjadi untuk menyampaikan rasa solidaritas dan dukungan mereka,
Pelaksana Tugas Presiden Venezuela, Delcy Rodriguez
Dampak dan Penanganan
Selain korban jiwa, gempa ganda ini menimbulkan kerusakan infrastruktur di beberapa wilayah. Pemerintah Venezuela kini fokus pada evakuasi, penanganan korban, dan pemulihan fasilitas vital.
Baca juga:
Venezuela Diguncang Gempa Kembar M 7,2 dan 7,5, Status Darurat Nasional Ditetapkan
Plt Presiden Rodriguez menegaskan telah berkoordinasi dengan lembaga internasional akan mempercepat proses bantuan. Dilansir Antara, dukungan juga datang dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) serta lembaga keuangan internasional yang menawarkan bantuan pascabencana. (*)