Gaya Ngapak Presiden Jokowi Sapa Masyarakat Cilacap

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 15 Juni 2017
Gaya Ngapak Presiden Jokowi Sapa Masyarakat Cilacap

Presiden Joko Widodo melihat dari balik jendela mobil saat warga menyambutnya (ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Presiden Joko Widodo menyapa masyarakat Cilacap dengan menggunakan bahasa khas daerah itu atau yang lebih dikenal dengan sebutan "basa ngapak".

"Kepriwe kabare? Apik? Sae nggih?" Sapa Presiden Jokowi di Pendopo Wijaya Kusuma Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (15/6).

Masyarakat pun riuh rendah mendengar sapaan Presiden Jokowi itu, mereka menjawab serempak sambil tertawa gembira.

Sapaan gaya ngapak Jokowi tersebut disampaikan kepada 2.500 warga yang hadir untuk menerima program sertifikat tanah dari empat kabupaten di Jawa Tengah yakni Cilacap, Banjarnegara, Wonosobo, dan Purbalingga.

Sebelumnya disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bahwa setiap Kamis di Jawa Tengah komunikasi yang digunakan adalah bahasa Jawa.

Sementara di Cilacap, bahasa yang digunakan adalah bahasa Jawa ngapak yang memang merupakan bahasa daerah setempat.

Namun Presiden Jokowi tidak melanjutkan lebih banyak menggunakan bahasa ngapak karena banyak hadirin yang tidak mengerti bahasa Jawa.

Presiden Jokowi pun melanjutkan pidatonya dalam bahasa Indonesia.

"Yang dibagikan adalah 2.550 sertifikat, semua diangkat mau saya hitung," kata Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi pun kemudian menghitung dalam bahasa Jawa dari satu sampai terlompati hingga 2.500 yang kemudian disambut dengan tawa.

Ia pun mengatakan bahwa di Jawa Tengah ini baru separuhnya yang memegang sertifikat dari bidang-bidang tanah yang ada atau baru 49 persen. Dan khusus untuk Jawa Tengah akan dikeluarkan 500.000 sertifikat.

"Seluruh Indonesia 5 juta, tahun depan 7 juta, tahun depannya lagi 9 juta," kata Presiden.

Menurut Presiden, pemerintah ingin kebut program sertifikasi tanah lantaran ingin mengurangi sengketa lahan di lapangan akibat tidak adanya sertifikat.

"Sertifikat adalah tanda bukti hak, kalau ada sertifikat, bukti hukum ada," kata Presiden Jokowi.

Sumber: ANTARA

#Presiden Jokowi #Ngapak #Cilacap #Blusukan #Jawa Tengah
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Penghiliran dan Ketahanan Energi Perlu Meminimalisasi Dampak Sosial
Percepatan penghiliran dan ketahanan energi nasional harus diimbangi dengan meminimalisasi dampak sosial dan ekologis.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Desember 2025
Penghiliran dan Ketahanan Energi Perlu Meminimalisasi Dampak Sosial
Indonesia
Upah Minimum Jateng Ditetapkan Rp2.327.386 Hanya Naik Rp 158.037
Pemerintah Provinsi Jateng juga menyiapkan sejumlah kebijakan pendukung yang berpihak pada buruh, antara lain penyusunan Peraturan Gubernur (Pergub) tentang Koperasi Buruh.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 24 Desember 2025
Upah Minimum Jateng Ditetapkan Rp2.327.386 Hanya Naik Rp 158.037
Indonesia
UMP Jawa Tengah 2026 Naik Jadi Rp 2,32 Juta, UMK 35 Daerah Sudah Ditetapkan
UMP Jawa Tengah 2026 naik menjadi Rp 2,32 juta. Kemudian, UMK di 35 Kabupaten/Kota kini sudah ditetapkan.
Soffi Amira - Rabu, 24 Desember 2025
UMP Jawa Tengah 2026 Naik Jadi Rp 2,32 Juta, UMK 35 Daerah Sudah Ditetapkan
Indonesia
Polres Wonogiri Bongkar Makam Santri, Diduga Korban Bullying Senior di Ponpes
Korban dilaporkan meninggal dunia pada Senin (15/12). Sejumlah orang telah ditahan atas meninggalnya santri itu.
Dwi Astarini - Sabtu, 20 Desember 2025
Polres Wonogiri Bongkar Makam Santri, Diduga Korban Bullying Senior di Ponpes
Indonesia
Ada Penambangan di Gunung Slamet. Pemprov Ajukan Jadi Kawasan Taman Nasional
Langkah lain yang sudah dilakukan adalah membentuk satuan tugas (Satgas) untuk menangani permasalahan tambah yang ada di lereng Gunung Slamet tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 13 Desember 2025
Ada Penambangan di Gunung Slamet. Pemprov Ajukan Jadi Kawasan Taman Nasional
Indonesia
Bengkel Motor Satu Lantai di Solo Terbakar, Warga Geger
Dari keterangan pemilik ruko, disebutkan ada ledakan di lantai bawah sebelum api muncul.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Desember 2025
Bengkel Motor Satu Lantai di Solo Terbakar, Warga Geger
Indonesia
Belasan ASN Solo Terjaring Razia Kendaraan di Balai Kota, Telat Bayar Pajak
Kegiatan ini bisa meningkatkan kedisiplinan ASN dalam membayar pajak kendaraan bermotor.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Desember 2025
Belasan ASN Solo Terjaring Razia Kendaraan di Balai Kota, Telat Bayar Pajak
Indonesia
Gunung Merapi Status Siaga Level III, 7 Pendaki Ilegal Diamankan Polisi
Satu dari tujuh pendaki ilegal Gunung Merapi ialah perempuan. Mereka rata-rata masih berumur belasan tahun, yakni antara 17 dan 19 tahun.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Desember 2025
Gunung Merapi Status Siaga Level III, 7 Pendaki Ilegal Diamankan Polisi
Indonesia
Runner yang Meninggal dalam Ajang Siksorogo Lawu Ultra 2025 Dimakamkan, Wakil Bupati Karanganyar Sebut Kehilangan Putra Terbaik
Sigit Joko Poernomo ialah Kepala Biro Umum dan Hukum Kementerian Pariwisata.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Desember 2025
Runner yang Meninggal dalam Ajang Siksorogo Lawu Ultra 2025 Dimakamkan, Wakil Bupati Karanganyar Sebut Kehilangan Putra Terbaik
Indonesia
DPRD Solo Setujui APBD 2026 Pemkot Rp2,1 Triliun, Makan Minum Rapat Dipangkas
Penurunan APBD tahun ini disebabkan dampak pemangkasan transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat, memaksa pemkot dan DPRD menyesuaikan anggaran menyeluruh.
Dwi Astarini - Jumat, 28 November 2025
DPRD Solo Setujui APBD 2026 Pemkot Rp2,1 Triliun, Makan Minum Rapat Dipangkas
Bagikan