Ganjar Tidur di Rumah Warga di Jateng: Program Saya Bisa Tuntaskan Kemiskinan

Mula AkmalMula Akmal - Minggu, 24 Desember 2023
Ganjar Tidur di Rumah Warga di Jateng: Program Saya Bisa Tuntaskan Kemiskinan

Capres 03, Ganjar Pranowo kampanye perdana di Solo, Jawa Tengah dengan tidur di rumah warga, Sabtu (23/12) malam. (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Capres 03, Ganjar Pranowo kampanye perdana di Solo, Jawa Tengah dengan tidur di rumah warga Kampung Krajan, Kelurahan Kadipiro, Kota Solo, Jawa Tengah, Sabtu (23/12) malam.


Pantauan Merahputih.com, Ganjar tiba di Kampung Krajan pukul 23.00 WIB didampingi Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Ganjar Tantang Gibran Debat Terbuka

Warga pun antusias menyambut kedatangan Ganjar yang dinanti sejak pukul 20.00 WIB, dengan meminta foto dan bersalaman dengan mantan Gubernur Jawa Tengah.


Setibanya di kampung Krajan, Ganjar menyempatkan diri menghadiri acara jagongan atau kumpul warga. Pada kegiatan itu, Ganjar berbagi cerita program SMKN Jateng yang sukses mengentaskan kemiskinan keluarga pasangan Susilo (54) dan Madinah (50), yang punya anak lulusan SMKN Jateng, Bagus Prasetyo Kusumaning Susilo bekerja mampu membantu ekonomi keluarga.


“Dia (Bagus) ternyata anak bisa sekolah SMKN Jateng lulus kerja. Saya sempat video call (VC) dengan Bagus yang kerja di Kalimantan gajinya Rp12 juta/bulan,” ujar Ganjar.


Hasil uang gaji bulanan itu, kata dia, dikirim Rp 2 juta kepada orang tuanya di Solo buat beli rumah sendiri dan renovasi. Cerita tersebut sangat membahagiakan.


“Sosok Bagus bekerja selama enam tahun sudah bisa membantu orang tuanya. Saya belum bisa melakukan apa yang telah dilakukan Bagus,” katanya.

Baca Juga:

Istri Ganjar Nilai Debat Cawapres Asik, Tapi Perlu Penggalian Gagasan

Ganjar meyakini jika program ini dibawa tingkat nasional dengan dikawal betutul-betul diyakini bisa menurunkan angka kemiskinan.

Kalau dihitung setiap kabupaten/kota satu saja sekolah ini akan sangat membantu.


“Jadi inilah manfaat luar biasa kenapa ide saya ingin bikin program sekolah semacam ini. Termasuk satu keluarga tidak mampu, satu sarjana inspirasinya dari sini. Hasilnya kelihatan,” kata dia.


Dia meyakini kalau program ini betul-betul dengan kawalan ketat InsyaAllah bisa menurunkan kemiskinan.


Orangtua Bagus Prasetyo, Susilo, mengatakan anaknya masuk SMKN Jateng 2014 dan lulus 2017. Setelah lulus mendapatkan kabar langsung dari anaknya bekerja sebagai pegawai perusahaan pertambangan di Kalimantan.


“Saya tak menyangka ekonomi keluarga berubah drastis setelah anak saya lulus SMKN Jateng. Hasil gaji (Bagus) ditabung untuk beli rumah dan membantu orang tua dari sisi ekonomi. Uang hasil gaji buat renovasi rumah yang sebelumnya dalam keadaan akan roboh,” tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

TPN Ganjar-Mahfud Sebut Gibran Curi Narasi

#Jawa Tengah #Ganjar Pranowo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Mula Akmal

Jurnalis, editor, dan periset dengan pengalaman lebih dari satu dekade di bidang politik, hukum, pertahanan, keamanan nasional, dan ruang digital. Menempuh magister Peperangan Asimetris di Universitas Pertahanan RI, dengan fokus pada perang kognitif, keamanan siber, perang narasi, dan konflik nonkonvensional.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Polres Sukoharjo Kembalikan Barang Ponpes, tak Terkait Perkara Perusakan Warung Mi Babi
Barang-barang tersebut yakni telepon genggam, CPU, kendaraan, dan drone.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
Polres Sukoharjo Kembalikan Barang Ponpes, tak Terkait Perkara Perusakan Warung Mi Babi
Indonesia
Angka Perkawinan Anak di Jateng Turun 53 Persen
Upaya pencegahan dan penanganan perkawinan anak perlu terus diperkuat.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
Angka Perkawinan Anak di Jateng Turun 53 Persen
Indonesia
Pengasuh Ponpes di Sukoharjo Sesalkan Intimidasi saat Penggeledahan, Polres Pastikan Sesuai SOP
Sebanyak 12 santriwati dan 4 ustazah dimintai keterangan sebagai saksi dalam perusakan dan pembakaran warung Mi dan Babi Tepi Sawah Parangjoro, Sukoharjo.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
Pengasuh Ponpes di Sukoharjo Sesalkan Intimidasi saat Penggeledahan, Polres Pastikan Sesuai SOP
Indonesia
15 Santri di Sukoharjo Dibawa ke Kantor Polisi, Diduga Terkait Pembakaran Mi Babi
Penggeledahan tersebut berkaitan dengan kasus pembakaran dan perusakan warung Mi dan Babi Tepi Sawah Desa Parangjoro, Desa Grogol, September lalu.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
15 Santri di Sukoharjo Dibawa ke Kantor Polisi, Diduga Terkait Pembakaran Mi Babi
Indonesia
Polresta Solo Bongkar Kasus Prostitusi Online, 14 Orang Jadi Tersangka
Kapolresta Surakarta AKBP Condro Sasongko mengatakan para korban diduga direkrut dan dipekerjakan sebagai pekerja seks komersial melalui aplikasi daring.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
Polresta Solo Bongkar Kasus Prostitusi Online, 14 Orang Jadi Tersangka
Indonesia
7 Tahun Koma Dikeroyok Bubarkan Bentrok Antarpesilat, Eks Kasatreskrim Polres Wonogiri Meninggal
Aditia berpulang setelah menjalani perawatan intensif panjang setelah insiden pengeroyokan brutal yang dialaminya pada Rabu, 8 Mei 2019 malam.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
7 Tahun Koma Dikeroyok Bubarkan Bentrok Antarpesilat, Eks Kasatreskrim Polres Wonogiri Meninggal
Indonesia
Karhutla Gunung Lawu Belum Padam, Water Bombing Terganggu Cuaca Cuaca
Penanganan karhutla di Gunung Lawu membutuhkan kerja bersama pemerintah, TNI-Polri, BNPB, BPBD, Perhutani, dan masyarakat
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Oktober 2026
Karhutla Gunung Lawu Belum Padam, Water Bombing Terganggu Cuaca Cuaca
Indonesia
Dukung Pembangunan 5.000 Kampung Nelayan di Indonesia, Wamen KKP Gandeng UMS
Kolaborasi tersebut dinilai membutuhkan kontribusi lintas bidang keilmuan yang dimiliki perguruan tinggi, termasuk UMS.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
Dukung Pembangunan 5.000 Kampung Nelayan di Indonesia, Wamen KKP Gandeng UMS
Indonesia
Pekerjakan Orang Luar Sukoharjo, Pabrik Obat Terlarang Raup Omzet Rp 3 Miliar per Hari
Seluruh pekerja yang beraktivitas di dalam pabrik obat ilegal beromzet miliaran rupiah tersebut diketahui berasal dari Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
Pekerjakan Orang Luar Sukoharjo, Pabrik Obat Terlarang Raup Omzet Rp 3 Miliar per Hari
Indonesia
Polda Metro Bongkar Pabrik Obat Keras di Sukoharjo, Palsukan Izin Jadi Pabrik Botol dan Kardus
Pabrik tersebut sebelumnya digrebek Ditresnarkoba Polda Metro Jaya pada pekan lalu.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
Polda Metro Bongkar Pabrik Obat Keras di Sukoharjo, Palsukan Izin Jadi Pabrik Botol dan Kardus
Bagikan