Fresh Graduate Merapat, ini Tips Buat Cari Kerja

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Jumat, 26 Maret 2021
Fresh Graduate Merapat, ini Tips Buat Cari Kerja

Tantangan selanjutnya adalah mencari pekerjaan. (Foto: Unsplash/Steven Aguilar)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DI masa pandemi ini, para lulusan dari seluruh universitas dikenal dengan angkatan COVID-19. Setelah lulus, tantangan selanjutnya adalah mencari pekerjaan yang mungkin tidak mudah bagi sebagian orang. Ada saat-saat surel yang kamu kirim tidak dijawab atau perusahaan yang kamu minati masih belum membuka lowongan.

Kamu juga belum membayangkan seperti apa pekerjaan yang sedang dilamar karena baru lulus dan pertama kali akan bekerja. Yuk, simak tips-tips mencari pekerjaan yang tepat.

Baca juga:

Tips Cari Kerja Fresh Graduate di Tengah Pandemi COVID-19

1. Belajar membuat CV yang baik

Fresh Graduate Merapat, ini Tips Buat Cari Kerja
Buat CV dengan menarik. (Foto: The Balance Careers)

Curriculum Vitae (CV) adalah dokumen wajib bagi setiap orang yang ingin melamar pekerjaan. CV juga menjadi dokumen pertama yang akan diterima oleh perusahaan dan berisi semua prestasi yang sudah kamu capai. Selain itu juga menampilkan pengalaman bekerja yang sudah kamu jalani, seperti organisasi di kampus atau kerja magang.

Untuk memberikan kesan pertama yang baik, kamu harus bisa membuat CV yang menarik dan sesuai kriteria perusahaan. Kamu bisa belajar membuat CV dari tutorial di YouTube, teman-temanmu yang sudah bekerja terlebih dahulu, atau orang tua. Zaman sekarang ini ada banyak platform yang membuat CV jauh lebih menarik.

2. Lakukan riset tentang pekerjaan yang diminati

Fresh Graduate Merapat, ini Tips Buat Cari Kerja
Lakukan riset. (Foto: Unsplash/Glenn Carstens-Peters)


Setelah mengumpulkan skripsi dan dinyatakan lulus, biasanya ada beberapa bulan atau minggu kamu akan mengikuti upacara wisuda. Saat waktu senggang, kamu sebaiknya sudah mulai mencari kerja agar tidak membuang banyak waktu setelah wisuda. Luangkan waktu untuk mencari tahu tentang perusahaan yang menarik untukmu dan apakah ada lowongan yang tepat.

Selain itu, kamu juga dapat mencari tahu lebih banyak tentang bidang kerja yang kamu minati dan seperti apa pekerjaan yang nantinya akan dilakukan.

Baca juga:

Fresh Graduate Enggak Perlu Takut, Omnibus Law Bukan Jadi Halangan

3. Datang ke job fair

Fresh Graduate Merapat, ini Tips Buat Cari Kerja
Jadi tempat buat kamu mencari minat dan pekerjaanmu. (Foto: Unsplash/Evangeline Shaw)


Kegiatan-kegiatan seperti ini biasanya sangat dinantikan para pencari kerja. Kalau kamu masih bingung ingin bekerja di mana atau bidang apa, kamu bisa datang ke job fair, sebuah pameran yang menampilkan beragam perusahaan dari banyak industri. Mereka akan membagikan informasi tentang berkarier di perusahaan tersebut. (and)

Baca juga:

Viral Curhatan Fresh Graduate UI “Cuma” Digaji Rp 8 Juta, Ini Tanggapan Kampus

#Relasi #Pekerjaan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
BPS: Pengangguran di Solo Masih 6.943 Orang, Didominasi Lulusan SMA/SMK
Angka pengangguran di Solo kini masih menembus 6.943 orang. Jumlah itu didominasi oleh lulusan SMA/SMK.
Soffi Amira - Sabtu, 27 Juni 2026
BPS: Pengangguran di Solo Masih 6.943 Orang, Didominasi Lulusan SMA/SMK
Indonesia
4 Tips Negosiasi Naik Gaji di Perusahaan, 83 Persen Karyawan Berhasil dengan Cara Ini
Salary Pulse Indonesia 2026 mencatat 83 persen pekerja berhasil mendapat kenaikan gaji setelah negosiasi. Simak empat tips mengajukan kenaikan gaji ini.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 26 Juni 2026
4 Tips Negosiasi Naik Gaji di Perusahaan, 83 Persen Karyawan Berhasil dengan Cara Ini
Fun
Konten Kreator Kini Wajib Punya NIB? Begini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya
Konten kreator kini wajib punya NIB. Lalu, apa itu NIB dan bagaimana cara mendaftarnya? Berikut adalah penjelasan lengkapnya.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
Konten Kreator Kini Wajib Punya NIB? Begini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya
Indonesia
Denny JA Ungkap Fenomena DVC, Kelas Sosial Baru di Era Kapitalisme Algoritma
Pendiri LSI, Denny JA mengatakan, bahwa Indonesia sedang menyaksikan kemunculan kelas sosial baru, yaitu Digitally Vulnerable Class (DVC).
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
Denny JA Ungkap Fenomena DVC, Kelas Sosial Baru di Era Kapitalisme Algoritma
Indonesia
PHK 2026 Meningkat, DPR Desak Pemenuhan Hak Pekerja dan Pengawasan Ketat
PHK 2026 kini sudah menembus 23.470 orang. Komisi IX DPR pun mendesak hak pekerja segera dipenuhi.
Soffi Amira - Rabu, 10 Juni 2026
PHK 2026 Meningkat, DPR Desak Pemenuhan Hak Pekerja dan Pengawasan Ketat
Indonesia
PHK Krakatau Osaka Steel Jadi Alarm, DPR Desak Pemerintah Selamatkan Industri Baja Nasional
PHK Krakatau Osaka Steel menjadi alarm. DPR mendesak pemerintah untuk menyelamatkan industri baja nasional.
Soffi Amira - Jumat, 08 Mei 2026
PHK Krakatau Osaka Steel Jadi Alarm, DPR Desak Pemerintah Selamatkan Industri Baja Nasional
Indonesia
Pengangguran di Jakarta Tembus 333 Ribu Orang, Lulusan SMA Paling Terdampak
Jumlah pengangguran di Jakarta kini mencapai 333 ribu orang. Lulusan SMA/SMK paling terdampak.
Soffi Amira - Rabu, 06 Mei 2026
Pengangguran di Jakarta Tembus 333 Ribu Orang, Lulusan SMA Paling Terdampak
Indonesia
Jakarta Fair Kemayoran 2026 Buka Lowongan Kerja Part Time, Simak Syarat dan Cara Daftarnya!
Jakarta Fair Kemayoran 2026 membuka lowongan kerja part time. Ada 20 posisi yang dibuka untuk event tersebut.
Soffi Amira - Senin, 04 Mei 2026
Jakarta Fair Kemayoran 2026 Buka Lowongan Kerja Part Time, Simak Syarat dan Cara Daftarnya!
Indonesia
Program MBG Perkuat Ekonomi Rakyat, Sudah Serap 1,18 Juta Tenaga Kerja
Program MBG telah memperkuat ekonomi rakyat. Kini, MBG sudah menyerap sebanyak 1,18 juta tenaga kerja di Indonesia.
Soffi Amira - Kamis, 16 April 2026
Program MBG Perkuat Ekonomi Rakyat, Sudah Serap 1,18 Juta Tenaga Kerja
Indonesia
Perusahaan Bebas Tentukan Hari WFH Pekerja Swasta
Penentuan hari pelaksanaan WFH tidak diatur secara baku oleh pemerintah karena kebijakan tersebut bersifat imbauan sehingga fleksibilitas menjadi pertimbangan utama bagi perusahaan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 April 2026
Perusahaan Bebas Tentukan Hari WFH Pekerja Swasta
Bagikan