Tips Cari Kerja Fresh Graduate di Tengah Pandemi COVID-19

Muchammad YaniMuchammad Yani - Rabu, 19 Agustus 2020
Tips Cari Kerja Fresh Graduate di Tengah Pandemi COVID-19

Begini tipsnya (Foto: Pixabay/FotografieLink)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PANDEMI COVID-19 memunculkan tantangan baru bagi para pencari kerja termasuk fresh graduate. Tidak sedikit perusahaan yang terdampak akibat wabah virus corona baru sehingga melakukan perampingan pegawai dan mengurangi perekrutan. Kondisi ini membuat fresh graduate sulit mendapatkan pekerjaan.

Lalu bagaimana langkah bagi fresh graduate untuk mengatasi persoalan tersebut?

Baca juga:

Belajar Decentralized Finance di Webinar Indonesia Blockchain Week 2020

1. Perkuat brand dan profil digital pribadi

Perkuat brand dan profil digital (Foto: Pixabay/StartupStockPhotos)
Perkuat brand dan profil digital (Foto: Pixabay/StartupStockPhotos)

Profil serta foto atau tulisan yang dibagi dalam dunia digital menjadi penilaian pertama para head hunter atau HRD Perusahaan. Director Coorporate Affairs Microsoft Indonesia, Ajar Edi menjelaskan penting untuk calon pencari kerjamemaksimalkan brand dan profil digital di Sosial Media.

"Jadilah pribadi yang otentik. Tunjukkan bahwa anda tahu tujuan hidup dan bertanggung jawab," kata Ajar Edi.

Berikutnya, cari insight dan trend yang tengah berkembang. Lalu, hal yang tidak kalah penting untuk dilakukan adalah memperkuat soft skill. Dengan langkah-langkah tersebut diharapkan dapat membuka kesempatan yang semakin besar bagi para pencari kerja untuk dilirik perusahaan.

2. Perlu membangun jejaring pertemanan yang positif

Perlu membangun jejaring pertemanan (Foto: Pixabay/StartupStockPhotos)
Perlu membangun jejaring pertemanan (Foto: Pixabay/StartupStockPhotos)

Pepatah 'banyak teman banyak rejeki' itu berlaku dalam mencari kerja. Menjaga tali silahturahmi pertemanan dapat membantu seseorang mendapatkan pekerjaan. Menjaga hubungan yang baik dengan mantan kolega atau atasan di perusahaan sebelumnya juga dapat mempermudah mendapat pekerjaan di masa depan.

Sebab perilaku baik dapat menciptakan image baik dan menumbuhkan kepercayaan. Kepercayaan ini dapat membuat kolega atau mantan bos memberikan rekomendasi kepada perusahaan tempat melamar.

"Dalam membangun jejaring seyogyanya dilakukan secara profesional dan menghormati stakeholder serta berlaku sopan," katanya.

Baca juga:

Plus-Minus Jualan Pakai Cara Pre-Order

3. Berfikir positif dan terus berusaha

Tetap berpikir positif (Foto: Pixabay/StartupStockPhotos)
Tetap berpikir positif (Foto: Pixabay/StartupStockPhotos)

Resah karena tidak segera mmperoleh pekerjaan merupakan fenomena yang seringkali dialami para fresh graduate. Dosen Fakultas Geografi UGM, Wirastuti Widyatmanti, meminta para fresh graduate untuk bisa selalu bersikap positif di masa tunggu mendapatkan pekerjaan.

"Sambil menunggu dipanggil kerja coba untuk meningkatkan kepercayaan diri, soft skill serta meningkatkan keahlian yang disukai dan bermanfaat bagi karir dan kehidupan," kata Wirastuti.

Selain itu Wirastuti menekankan agar pencari kerja terus mencoba dan tidak mudah menyerah. Serta selalu berbuat baik berdoa dan bersukur.

4. Percaya diri dan terus kembangkan kapasitas diri

Tetap percaya diri (Foto: Pixabay/Free-Photos)
Tetap percaya diri (Foto: Pixabay/Free-Photos)

Direktur Utama PT. Danareksa Sekuritas, Dr.Friderica Widyasri Dewi menegasakan salah satu modal kesuksesan di masa depan adalah percaya diri. “Kalau Anda sendiri tidak percaya diri, maka siap ayang akan percaya. Karenanya harus percaya diri kalau Anda memiliki nilai tambah untuk perusahaan,” tuturnya.

Belajar menjadi pribadi yang positif, memiliki pasion dan pantang menyerah. Dengan demikian diharapkan bisa menjadi pribadi yang berintegritas.

Terakhir Frederica menambahkan agar para pencari kerja harus terus selalu ingin bertumbuh mengembangkan kapasitas diri dan tak berhenti belajar. “Ingat bahwa kesuksesan adalah sebuah proses yang tidak akan berakhir, semua butuh waktu,” jelasnya. (Teresa Ika/Yogyakarta)

Baca juga:

Apa Pentingnya Segementasi Pasar Bagi Suksesnya Usaha?

#COVID-19 #Pekerjaan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Terjerat skandal sertifikat COVID-19 palsu, Kapten Swiss Granit Xhaka akui kesalahannya dan mundur dari Timnas. Simak kronologi dan ancaman hukumannya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Indonesia
1,4 Juta Tenaga Kerja Sudah Terserap hingga Agustus 2026, Kemnaker Perkuat Career Day untuk Talenta Muda
Sebanyak 1.411.857 tenaga kerja mendapat penempatan hingga Agustus 2026. Kemnaker memperkuat Career Day dan You RISE untuk talenta muda.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 20 Agustus 2026
1,4 Juta Tenaga Kerja Sudah Terserap hingga Agustus 2026, Kemnaker Perkuat Career Day untuk Talenta Muda
Indonesia
Kemenaker Akan Ubah Regulasi Ketenagakerjaan, Akomodir Gig Economy
Model kerja berbasis platform membuka peluang ekonomi yang semakin luas, tetapi pada saat yang sama memerlukan pendekatan regulasi yang mampu mengakomodasi karakter hubungan kerja
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Agustus 2026
Kemenaker Akan Ubah Regulasi Ketenagakerjaan, Akomodir Gig Economy
Indonesia
DPR Kritik Pembentukan Karakter Pegawai BPJS Ketenagakerjaan Dengan Cara Berjalan di Atas Bara Api
Kualitas insan BPJS Ketenagakerjaan diuji melalui kinerja nyata di lapangan, bukan sekadar ketahanan fisik melintasi rintangan ekstrim.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
DPR Kritik Pembentukan Karakter Pegawai BPJS Ketenagakerjaan Dengan Cara Berjalan di Atas Bara Api
Berita Foto
Angka Pekerja Informal di Jakarta Sentuh 1,98 Juta Orang
Sejumlah pekerja melintas dekat badut yang tertidur di Kawasan JPO Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (20/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 20 Juli 2026
Angka Pekerja Informal di Jakarta Sentuh 1,98 Juta Orang
Indonesia
BPS: Pengangguran di Solo Masih 6.943 Orang, Didominasi Lulusan SMA/SMK
Angka pengangguran di Solo kini masih menembus 6.943 orang. Jumlah itu didominasi oleh lulusan SMA/SMK.
Soffi Amira - Sabtu, 27 Juni 2026
BPS: Pengangguran di Solo Masih 6.943 Orang, Didominasi Lulusan SMA/SMK
Indonesia
4 Tips Negosiasi Naik Gaji di Perusahaan, 83 Persen Karyawan Berhasil dengan Cara Ini
Salary Pulse Indonesia 2026 mencatat 83 persen pekerja berhasil mendapat kenaikan gaji setelah negosiasi. Simak empat tips mengajukan kenaikan gaji ini.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 26 Juni 2026
4 Tips Negosiasi Naik Gaji di Perusahaan, 83 Persen Karyawan Berhasil dengan Cara Ini
Fun
Konten Kreator Kini Wajib Punya NIB? Begini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya
Konten kreator kini wajib punya NIB. Lalu, apa itu NIB dan bagaimana cara mendaftarnya? Berikut adalah penjelasan lengkapnya.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
Konten Kreator Kini Wajib Punya NIB? Begini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya
Indonesia
Denny JA Ungkap Fenomena DVC, Kelas Sosial Baru di Era Kapitalisme Algoritma
Pendiri LSI, Denny JA mengatakan, bahwa Indonesia sedang menyaksikan kemunculan kelas sosial baru, yaitu Digitally Vulnerable Class (DVC).
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
Denny JA Ungkap Fenomena DVC, Kelas Sosial Baru di Era Kapitalisme Algoritma
Indonesia
PHK 2026 Meningkat, DPR Desak Pemenuhan Hak Pekerja dan Pengawasan Ketat
PHK 2026 kini sudah menembus 23.470 orang. Komisi IX DPR pun mendesak hak pekerja segera dipenuhi.
Soffi Amira - Rabu, 10 Juni 2026
PHK 2026 Meningkat, DPR Desak Pemenuhan Hak Pekerja dan Pengawasan Ketat
Bagikan