MerahPutih.com - Kenaikan gaji setelah bertahun-tahun bekerja di sebuah perusahaan menjadi harapan banyak karyawan. Karena itu, membicarakan peluang kenaikan gaji merupakan hal yang wajar, terlebih di tengah kondisi ekonomi yang semakin menantang dan meningkatnya kebutuhan hidup.
Berdasarkan Laporan Salary Pulse Indonesia 2026, sebanyak 83 persen pekerja berhasil memperoleh kenaikan gaji setelah melakukan negosiasi.
Meski demikian, mengajukan kenaikan gaji tidak bisa dilakukan secara asal. Dibutuhkan persiapan yang matang, data pendukung, serta strategi komunikasi yang tepat agar peluang permintaan disetujui perusahaan semakin besar.
Direktur Manajer Indonesia Jobstreet by SEEK, Wisnu Dharmawan, membagikan empat langkah yang dapat dilakukan karyawan sebelum mengajukan kenaikan gaji.
1. Ketahui Nilai Posisi di Pasar Kerja
Langkah pertama adalah memahami standar gaji untuk posisi yang sedang dijalani.
Menurut Wisnu, informasi mengenai kisaran gaji kini semakin mudah diakses melalui berbagai platform lowongan kerja. Karena itu, karyawan sebaiknya tidak hanya mengandalkan informasi dari teman atau sekadar "kata orang".
Menggunakan data yang kredibel akan membuat permintaan kenaikan gaji memiliki dasar yang lebih kuat di mata perusahaan.
Kalau kita pakai data, perusahaan juga akan melihat permintaan itu lebih masuk akal,
Direktur Manajer Indonesia Jobstreet by SEEK, Wisnu Dharmawan.
2. Siapkan Alasan dan Bukti Kontribusi
Sebelum berdiskusi dengan atasan maupun tim HR, pastikan telah menyiapkan alasan yang jelas mengenai kelayakan memperoleh kenaikan gaji.
Wisnu menyarankan agar karyawan dapat menunjukkan kontribusi yang telah diberikan kepada perusahaan, pencapaian selama bekerja, serta nilai tambah yang berhasil diciptakan.
Selain nominal gaji, karyawan juga dapat mempertimbangkan bentuk kompensasi lain, seperti kesempatan pengembangan karier, pelatihan, maupun fasilitas tambahan yang bisa menjadi bahan diskusi.
Baca juga:
Badan Pengelola Keuangan Haji Buka Lowongan Kerja Baru, Klik Syarat dan Cara Daftarnya!
3. Bangun Komunikasi yang Profesional dan Percaya Diri
Saat mengajukan permintaan kenaikan gaji, lakukan pembicaraan secara profesional dan penuh percaya diri.
Menurut Wisnu, pemilihan waktu juga menjadi faktor penting. Sebaiknya hindari berdiskusi ketika atasan atau tim HR sedang sibuk maupun berada dalam tekanan pekerjaan karena kondisi tersebut dapat memengaruhi hasil pembicaraan.
4. Jangan Menyerah Jika Permintaan Ditolak
Wisnu mengingatkan bahwa penolakan bukan berarti akhir dari peluang mendapatkan kenaikan gaji.
Ia menyarankan agar karyawan tetap bersikap positif dan meminta masukan mengenai aspek yang perlu ditingkatkan agar memiliki kesempatan lebih besar memperoleh kenaikan gaji pada masa mendatang.
Karyawan juga dapat menanyakan apakah perusahaan memiliki rencana pengembangan karier yang dapat membantu meningkatkan kompetensi.
Baca juga:
Tak Semua Pekerja Dapat Kenaikan Gaji Tinggi, Ini Temuan Salary Pulse Indonesia 2026
Berdasarkan data Salary Pulse Indonesia 2026, hanya 11 persen karyawan yang tidak berhasil memperoleh kenaikan gaji.
Namun, mereka masih dapat mendiskusikan bentuk kompensasi lain atau perks yang disediakan perusahaan.
Wisnu juga mengingatkan agar karyawan tetap menjaga motivasi dan profesionalisme dalam bekerja. Menurutnya, jangan sampai penolakan membuat semangat kerja menurun karena hal tersebut justru dapat memengaruhi penilaian perusahaan terhadap kinerja karyawan.
Apabila setelah berbagai upaya peluang pengembangan karier masih terbatas, tidak ada salahnya mempertimbangkan posisi lain yang lebih sesuai dengan kemampuan dan tujuan karier. (Tka)