Viral Curhatan Fresh Graduate UI “Cuma” Digaji Rp 8 Juta, Ini Tanggapan Kampus

Thomas KukuhThomas Kukuh - Kamis, 25 Juli 2019
Viral Curhatan Fresh Graduate UI “Cuma” Digaji Rp 8 Juta, Ini Tanggapan Kampus

Insta Story fresh graduate UI yang bikini heboh lantern protest ditawari gaji Rp 8 juta.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Media sosial diramaikan dengan postingan seseorang yang mengaku fresh graduate dari Universitas Indonesia (UI). Dalam postingannya, dia mencurahkan perasaan kecewanya setelah diundang interview kerja dan ditawari gaji “cuma sebesar Rp 8 juta. Netizen pun ramai-ramai menanggapi postingan tersebut.

Dan kini tagar #LulusanUI sempat bertengger di trending twitter. Awalnya seseorang yang belum diketahui identitasnya menulis di Insta Story: Jadi tadi gue diundang interview kerja perusahaan lokal dan nawarin gaji kisaran Rp 8 juta doang. Helloo meskipun gue fresh graduate gue lulusan UI pak!! Universitas Indonesia. Janga disamain sama fresh graduate kampus lain dong ah. Level UI mah udah perusahaan Luar Negeri (LN), kalau lokal mah oke aja asal harga cocok.

Salah satu yang memberikan tanggapan atas postingan tersebut adalah Nadirsyah Hosen. Tokoh NU yang akrab disapa Gus Nadir ini merupakan lulusan IAIN dan kini menjadi Profesor Hukum di Monash University, Melbourne, Australia.

Gus Nadir
Postingan Gus Nadir menanggapi postingan fresh graduate UI yang curhat soal tawaran gaji Rp 8 juta.

Dalam akun twitternya, Gus Nadir menyampaikan sindiran halus. "Saya bukan #LulusanUI cuma lulusan IAIN, yang berganti nama menjadi UIN. Gaji berapa? Yah lumayanlah kalau dibelikan kerupuk, satu keluarga bisa kenyang. Lulusan apa pun atau gak lulus sekalipun, masa depan ada di tangan kita sendiri, bukan orang lain. Maju terus dengan senyum dan doa," kata Gus Nadir dalam akunnya @na_dirs.

Kampus UI pun akhirnya menanggapi postingan tersebut. Kepala Kantor Humas dan KIP UI Rifelly Dwi Astuti menyatakan bahwa sebenarnya postingan tersebut adalah bentuk ekspresi anak muda melalui media sosial.

Tapi karena belum diketahui siapa sejatinya identitas orang yang curhat itu, Rifelly enggan memberikan tanggapan lebih jauh. “Kami tidak bisa banyak berpendapat. Identitasnya tidak ketahuan. Bisa jadi bukan alumni kami,” ujarnya dalam keterangan tertulis Jumat (25/7).

Namun kalau benar itu adalah alumni UI, pihaknya sangat menyayangkan. Riffely berharap masyarakat tak serta merta memberi cap negatif semua lulusan UI karena postingan tersebut. “Sangat tidak bijak menggeneralisir pendapat itu sebagai pendapat seluruh lulusan UI,” kata dia. (*)

#Universitas Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
5 Mahasiswa UI Kembangkan Pendingin Ruangan Padukan Kestabilan Suhu Tanah dan Tenaga Surya
ADEM bekerja dengan memanfaatkan suhu tanah yang relatif stabil pada kedalaman tertentu. Udara dari luar dialirkan melalui jaringan pipa PVC yang ditanam di bawah tanah dan disusun berkelok (serpentine).
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
5 Mahasiswa UI Kembangkan Pendingin Ruangan Padukan Kestabilan Suhu Tanah dan Tenaga Surya
Indonesia
UI Masih Teratas dari 7 Kampus RI di 500 Besar Dunia, Budaya Riset Jadi PR Besar
QS World University Rankings 2027 menempatkan 7 kampus Indonesia di 500 besar dunia. UI tetap teratas, namun budaya riset masih jadi pekerjaan rumah besar.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
UI Masih Teratas dari 7 Kampus RI di 500 Besar Dunia, Budaya Riset Jadi PR Besar
Fashion
Intip Kelebihan Teknologi 'Rekat', Bra Inovasi Terbaru Fesyen Inklusif dari Kampus Kuning UI
Data BPS 2023, terdapat sekitar 22,97 juta jiwa penyandang disabilitas di Indonesia, setara dengan 8,5 persen dari total penduduk.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 Juli 2026
Intip Kelebihan Teknologi 'Rekat', Bra Inovasi Terbaru Fesyen Inklusif dari Kampus Kuning UI
Indonesia
UI Pertahankan Posisi Nomor Satu PTN Indonesia di QS World University Rankings 2027
Bahwa keberhasilan mempertahankan posisi di 200 besar dunia merupakan modal yang harus terus dipacu, bukan titik untuk berpuas diri.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
UI Pertahankan Posisi Nomor Satu PTN Indonesia di QS World University Rankings 2027
Indonesia
BEM UI Serukan Kepung Bundaran HI Setelah Salat Jumat, Ini Tuntutan Mereka!
Aksi yang digerakkan BEM Universitas Indonesia (UI) ini rencananya bakal berlangsung setelah salat Jumat, dengan tema besar “Menuju Indonesia Bangkrut”.
Wisnu Cipto - Jumat, 12 Juni 2026
BEM UI Serukan Kepung Bundaran HI Setelah Salat Jumat, Ini Tuntutan Mereka!
Indonesia
Jadwal Lengkap SIMAK UI 2026, Impian Pakai Jaket Kuning Belum Pupus Meski Gagal SNBT
Universitas Indonesia membuka jalur mandiri 2026 lewat SIMAK UI, SJP, PPKB, dan KKI. Catat jadwal pendaftaran, ujian, pengumuman, serta syarat peserta.
Wisnu Cipto - Selasa, 26 Mei 2026
Jadwal Lengkap SIMAK UI 2026, Impian Pakai Jaket Kuning Belum Pupus Meski Gagal SNBT
Indonesia
Kemendiktisaintek Diminta Rombak Total Aturan Kekerasan Seksual Kampus Buntut Dosen Garap Mahasiswa Hingga Pelecehan Verbal di UI
Habib Syarief menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh membiarkan aksi asusila terus merusak marwah dunia pendidikan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 17 April 2026
Kemendiktisaintek Diminta Rombak Total Aturan Kekerasan Seksual Kampus Buntut Dosen Garap Mahasiswa Hingga Pelecehan Verbal di UI
Indonesia
16 Mahasiswa Fakultas Hukum UI Diskors, Kasus Dugaan Pelecehan Digital Jadi Sorotan Polda Metro
Budi menegaskan kepolisian siap memproses hukum jika pihak korban memutuskan untuk menempuh jalur pidana
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 April 2026
16 Mahasiswa Fakultas Hukum UI Diskors, Kasus Dugaan Pelecehan Digital Jadi Sorotan Polda Metro
Indonesia
Kasus FH UI Jadi Sorotan Publik, Puan: Kekerasan Seksual Harus Ditindak Tegas
Puan Maharani menegaskan tak boleh ada kekerasan seksual di kampus. Ia soroti kasus dugaan pelecehan di FH UI dan minta penanganan adil serta transparan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 April 2026
Kasus FH UI Jadi Sorotan Publik, Puan: Kekerasan Seksual Harus Ditindak Tegas
Indonesia
Status Mahasiswa 16 Pelaku Pelecehan FHUI Nonaktif Hingga 1 Mei, UI Janji Bukan Sanksi Akhir
UI menetapkan penonaktifan akademik sementara terhadap 16 mahasiswa FHUI terduga pelaku kekerasan verbal selama periode 15 April hingga 30 Mei 2026.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 April 2026
Status Mahasiswa 16 Pelaku Pelecehan FHUI Nonaktif Hingga 1 Mei, UI Janji Bukan Sanksi Akhir
Bagikan